Header Ads

Malam Pergantian Tahun Segera Tiba, Mampukah Himbauan Walikota Bima Memangkas Kebiasaan Lama Warga?

Pemkab Bima Menyambut Malam Pergantian Tahun Dengan Kegiataan Keagamaan
Walikota-Wakil Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE-Feri Sofiyan, SH

Visioner Berita Kota Bima-Pada perayaan malam pengantin pergantian tahun pada tahun-tahun sebelumnya, banyak hal yang dinilai sia-sia diperankan oleh warga Kota Bima khususnya anak-anak dan kalangan remaja dan bahwa dewasa. Diantaranya ugal-ugalan sepeda motor di jalan raya yang diperparah oleh bisingnya suara knalpot racing, pesta Miras baik yang terang-terangan maupun tersembunyi, pesta Narkoba dilakukan secara sembunyi-sembunyi, pesta petasan dari dari daya kecil hingga paling besar, lantunan nyanyian yang disertai orgen tunggal dan lainnya.

Peristiwa yang terjadi dari setiap pergantian tahun sebelumnya itu, seolah telah menjadi budaya yang nyaris tak mampu dihadapi oleh Pemerintah dan bahkan aparat keamanan baik Polri maupun TNI. Pergantian Kepemiminan dalam dunia Pemerintahan Kota (Pemkot) Bima telah terjadi. Kini Kota Bima sedang dipimpin oleh Walikota-Wakil Walikota, H. Muhammad Lutfi, SE-Feri Sofiyan, SH (Lutfi-Feri) dengan jargon (Motto) “KOTA BIMA BANGKIT menuju PERUBAHAN” ke arah yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Hari ini, Senin (31/12/2018) adalah moment berakhirnya tahun 2018. Nanti malam tepatnya pada  pukul 00.00 Wita, merupakan awal tahun alias 1 Januari 2019. Dan pada moment itu pula, masyarakat di manapun menyatakan selama tinggal tahun 2018 dan selamat datang tahun 2019. Jelang tejadinya malam pengantin pergantian tahun baru dari 2018 ke 2019, pihak Polri yang melibatkan Sat Brimob Pelopor Den A Bima dibawah kendali Kapolres Bima Kota, AKBP Erwin Ardiansyah SH, MH dan pihak TNI dibawah kendali Dandim 1608 Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra terlihat telah memasang personil pasukan dengan kekuatan lengkap di berbagai titik dan sudut Kota Bima, pada rumah-rumah ibadah baik Masjid maupun Gereja, tak terkecuali termasuk pada tempat-tempat paling ramai.

Persiapan pasukan ini, tercatat dilakukan jelang Hari Natal tepatnya beberapa hari sebelum tanggal 25 Desember 2018. Puluhan Posko Utama pelayanan yang di dalamnya terdapat Polisi, TNI dan Sat Pol PP serta personil Dinas Perhubungan setempat-diakui memiliki tujuan penting. Yakni menjaga, mengawasi, memantau keamanan selama pelaksanaan Hari Natal Bagi Umat Krstiani hingga malam pergantian tahun dan beberapa hari setelahnya.

Inilah Jadwal Kegiatan Keagamaan Resmi Pemkot Bima Dalam Menyambut Malam Pergantian Tahun dari 2018 ke 2019
Pertanyaan publik apakah di era kepemimpinan Lutfi-Feri akan mampu memangkas kebiasaan lama warga yang telah menjadi budaya yakni melakukan hal sia-sia pada setiap pergantian tahun-tahun sebelumnya, tentu saja belum bisa dijawab karena malam pergantian tahun akan berlangsung pada beberapa jam kedepan. Tetapi yang pasti, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE secara resmi telah mengeluarkan himbauan agar seluruh warga Kota Bima menyambut malam tahun baru dengan melaksanakan doa dan zikir secara berjama’ah pada Masjid-Masji maupun Musholah di wilayahnya masing-masing.

Himbauan tersebut, diterbitkan oleh Walikota Bima sejak beberapa hari sebelum berlangsungnya malam pergantian tahun baru dari 2018 ke 2019. Pada himbauan tersebut, Walikota Bima mengajak seluruh warga Kota Bima agar tidak keluar rumah, melakukan hal-hal bermanfaat di rumahnya masing-masing, menjaga toleransi antar umat beragama, menjaga Kamtibmas daerah dalam suasana kondusif, menghindari Miras, Narkoba, menghindari ugal-ugalan di jalan raya dengan kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot racing.

“Hindari semua hal-hal yang bersifat sia-sia, untuk itu sebagai Walikota Bima saya mengajak masyarakat agar mengisi pergantian malam tahun baru ini dengan kegiatan doa dan zikir secara berjama’ah, serta bermuhasabah diri di rumahnya masing-masing,” imbuh Lutfi.

Mengantisipasi timbulnya berbagai persoalan yang dianggap dapat mengancam Kamtibmas Kota Bima di malam pergantian tahun ini, Pemerintahan kota Bima dibawah Pimpinan Lutfi-Feri ini, juga telah melakukan koordinasi dengan aparat keamanan baik TNI maupun Polri untuk tujuan melakukan pengontrolan, pengawasan, pemantauan, pengamanan terhadap berbagai kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat Kota Bima. Dalam hal itu, Walikota-Wakil Walikota Bima dihimbau agar memberikan kontribusi positifnya yakni ikut berpartisipasi membantun aparat kemanan baik Polri maupun TNI.

Himbauan agar mengisi pergantian malam tahun baru dengan doa dan zikir secara berjamaah baik di Masjid-Masjid maupun Musholah, bukan saja diarahkan oleh Walikota Bima kepada masyarakat. Tetapi,  Walikota-Wakil Walikota Bima telah mengagendakan pengisian pergantian malam tahun baru dengan kegiatan Ceramah Agama, Doa dan Zikir bersama pada sejumlah Masjid yang dipimpin langsung oleh Tokoh Agama maupun Ulama dari PHBI Kota Bima. Kegiatan tersebut diselenggarakan di 10 Masjid Besar di Kota Bima, dimulai pada pukul 18.00 Wita hingga pukul 19,30 Wita. Sementara Camat di seluruh wilayah Kota Bima, diberi tugas untuk tetap stand by pada masing-masing tempat pelaksanaan kegiataan dimaksud.

Pantauan langsung Visioner jelang pergantian malam tahun baru dimaksud melaporkan, ada sesuatu yang berbeda pada pergantian tahun dari 2018 ke 2019. Jika pada pergantian tahun-tahun sebelumnya, di pasar-pasar terutama di pusat pertokoan Kota Bima terlihat adanya warga yang berbondong-bondong membeli petasan untuk dibunyikan pada detik-detik berlangsung malam pergantian tahun. Namun kali ini, pantauan langsung di pasar-pasar terutama pusat pertokoan di Kota tidak menemukan adanya adanya praktek jual-beli petasan.

Senin (31/12/2018) tepatnya pada pukul 16.00 Wita-17.45, Kota Bima diguyur oleh hujan lumayan deras. Hingga berita ini ditulis, curah hujan masih melanda Kota Bima dan hal yang sama juga terjadi di sebahagian wilayah di Kabupaten Bima. Diperkirakan, curah hujan ini akan terjadi sampai malam nanti.

Masih dalam pantauan langsung Visioner di sejumlah lokasi, hingga berita ini ditulis belum ditemukan adanya tanda-tanda tentang kebiasaan lama warga Kota Biam dalam menyambut pergantian malam tahun baru. Jalan raya baik Gajah Mada maupun Soekarno-Hatta, juga terlihat biasa-biasa saja dengan cenderung sepi. Hal tersebut, didinilai dipicu oleh curah hujan yang sampai saat ini belum kunjung reda.

Bupati-Wakil Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE-Drs. H. Dachlan M. Noer
Pada sesi lainnya, berbagai Ormas Islam di Kota Bima sejak Sabtu sore telah mempersiapkan diri menyambut malam pergantian tahun baru ini dengan kegiatan keagamaan seperti doa, zikir dan Tabligh akbar. Informasi yang diperoleh Visioner melaporkan, sejumlah organisasi sosial kemasyarakatan di Kota Bima yang salah satunya Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Kota Bima akan menyambut malam pergantian tahun baru ini dengan kegiatan Tabligh Akbar yang dipusatkan di sekitar lapangan sera suba.

Sementara pihak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bima dibawah Pimpinan H. Eka Iskandar, S.Ag pun terlihat melakukan pantauan di seluruh wilayah Kota Bima sejak beberapa jelang Natal, pada puncak pelaksanaan hari Natal hingga pada detik-detik berlangsungnya malam tahun baru. Dan dalam kaitan itu, FKUB terlihat bersama-sama dengan aparat keamanan baik TNI maupun Polri.

Pun FKUB Kota Bima, mengapresiasi dan memberikan dukungan penuh terhadap himbauan resmi Walikota Bima dengan menekankan agar seluruh warga Kota Bima tidak melakukan hal sia-sia saat menyambut pergantian malam tahun baru dari 2018 ke 2019.

“Di berbagai wilayah di Indonesia termasuk di Bima, sering dihadapkan dengan cobaan dari Allah SWT. Untuk itu, sebaiknya kita semua menyambut malam pergantian tahun ini dengan kegiataan keagamaan secara bersama-sama, dan bermunajat kepada Allah SWT agar kita semua diberikan kesehatan, keselamatan baik di dunia maupun di Akhirat kelak. Sementara melakukan kegiatan sia-sia pada malam pergantian tahun baru ini, tentu saja sama sekali tidak ada manfaatnya bagi kita semua,” imbuh Eka Iskandar kepada sejumlah awak media.  

Situasi keamanan Kota Bima baik beberapa hari jelang puncak hari Natal tahun 2018 bagi Umat Krstiani di Kota Bima hingga saat ini, terlihat masing sangat aman dan kondusif. Pada saat puncak Hari Natal tersebut, aparat keamanan baik TNI maupun Polri terlihat melakukan penjagaan ketat di seluruh Gereja yang ada di Kota Bima. Hasilnya, pelaksananaan puncak Natal tersebut berlangsung dengan lancar, aman dan terkendali alias tanpa gangguan apapun.

Sementara Pemeintah Kabupaten (Pemkab) Bima dibawah Kepemimpinan Bupati-Wakil Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, Drs. H. Dachlan M. Noer  telah menentukan sejumlah lokasi untuk kegiatan Zikir dan doa bersama serta Tablig Akbar dalam menyambut malam pergantian tahun baru dari 2018 ke 2019. Salah satunya, diinformasikan bahwa hal tersebut dilaksanakan di wilayah Kecamatan Woha. Tak hanya Pemkab Bima yang menggandeng para Ulama untuk mengisi pergantian malam tahun baru sekarang dengan kegiatan keagamaan, tetap hal yang sama juga dilaksanakan oleh Ormas-Ormas Islam yang ada di Kabupaten Bima.

Sedangkan aparat keamanan baik TNI maupun Polri dibawah kendali Kapolres Bima Kabupaten, AKBP Bagus Satriyo Wibowo, SIK telah mensiagakan personil pasukan di sejumlah titik strategis termasuk pada lokasi yang dianggap ramai di sejumlah wilayah untuk tujuan melakukan pengontrolan, pengawasan dan pengamanan secara ketat kegiatan-kegiatan masyarakat baik beberapa hari sebelum puncak pelaksanaan hari Natal hingga sekarang. Sejak kegiatan tersebut dilakukan hingga sekarang, situasi Kamtibmas di Kabupaten Bima masih sangat kondusif. 

Di Mataram NTB, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah beberapa hari sebelum malam pergantian tahun baru secara resmi mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh Bupati dan Walikota se NTB. Dalam surat edaran tersebut, menghimbau kepada Bupati dan Walikota se NTB agar mengingatkan kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing untuk menyambut pergantian malam tahun baru dengan kegiatan zikir dan doa bersama serta Tabligh Akbar.

Hasilnya, surat edaran Gubernur NTB tersebut langsung dijawab secara riel oleh seluruh Bupati dan Walikota se NTB. Buktinya, sejak Sabtu sore tadi (31/12/2018) hingga malam hari, Kabupaten dan Kota di NTB menggelar kegiatan keagamaan dalam bentuk zikir dan doa bersama serta Tabligh Akbar guna menyambut malam pergantian tahun baru dari 2018 ke 2019. 

Liputan langsung Visioner pada Sabtu malam (31/12/2018) tepatnya sejak sore hari hingga malam pukul 22.45 Wita, suasana diberbagai sudut hingga ke jantung Kota Bima masih cenderung sepi. Suara knalpot racing, sejak sore hari dan malam sekitar dua jam sebelum puncak pergantian malam tahun baru pun tak terdengar. Tak hanya itu, suara terompet pun tak terdengar lagi. 

Suasana lengang tersebut, dinilai mencerminkan bahwa Era PERUBAHAN di massa Kepemimpinan Lutfi-Feri myata adanya. Maksudnya, himbauan Walikota-Wakil Walikota Bima agar seluruh masyarakat tidak melakukan hal sia-sia dalam menyambut malam pergantian tahun baru kali ini diakui benar-benar "sakti". Buktinya, sampai dengan pukul 22.55, masyarakat lebih berkonsentrasi di rumahnya masing-masing, dan sebahagiannya mengikuti kegiataan keagamaan bersama para Ulama di Masjid dan Mushola pada masing-masing wilayahnya.

Kendati demikian, sampai saat ini aparak keamanan baik TNI maupun Polri masih terus bersiaga ketat di berbagai berbagai sudut Kota hingga ke titik-titik yang dianggap paling ramai.Hingga berita ini dibaca, suasana Kamtibmas Kota Bima masih berlangsung sangat kondusif. Dan, tak ada kekisruhan yang terjadi hingga Sabtu malam sekitar pukul 23.00 Wita. 

"Alhamdulillah sampai saat ini suasana kamtibmas jelang malam puncak pergantian tahun baru, suasana masih sangat kondisif. Tak ada kecelakaan maupun insiden yang terjadi, semuanya masih sangat aman dan aparat masih terus melakukan siaga ketat," tandas Kapolres Bima Kota melalui Kabag Ops, Kompol Kasman.  (TIM VISIONER)

No comments

Powered by Blogger.