Header Ads

Putra Mahkota Bima Akhirnya Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua Dewan

Dae Yandi
Visioner Berita Kabupaten Bima-“Mimpi” Caleg terpih asal Partai Golkar Kabupaten Bima Ir. Suryadin dan Hj. Suhartini untuk menjadi Ketua DPRD setempat periode 2019-2024, praktis saja terpental. Betapa tidak, pada rapat pleno DPD 2 Partai Golkar Kabupaten Bima dalam rangka memilih figur menjadi Ketua DPRD Kabupaten periode 2019-2024, Putra Mahkota yang juga anak sulung Bupati Bima (Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE) yakni Muhammad Putera Ferryandi S.IP terpilih secara aklamasi dengan perolehan suara terbanyak (lebih dari 20 suara dari 30 lebih suara).

Anak muda ganteng dan lajang serta berbadan tinggi sempai ini, terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bima periode 2019-2024 pada rapat pleno yang digelar di Mutmainah Home Stay-Kota Bima, Minggu (21/7/2019). Liputan langsung sejumlah awak media pada moment tersebut menjelaskan, sebelum Lajang yang akrab disapa Dae Yandi ini terpilih secara aklamasi, dilakukan proses pemilihan kandidat Calon Ketua Dewan.

Tiga nama yang diusulkan yakni Suryadin, Hj. Suhartini dan Dae Yandi. Pada tahapan proses tersebut, perolehan suara Dae Yandi jauh meninggalkan Suryadin yang kini menjabat sebagai Sekretaris DPD 2 Golkar Kabupaten Bima dan Suhartini yang sama-sama mendapatkan suara sangat kecil alias tidak memenuhi quota untuk menjadi Calon Ketua Dewan.

Oleh karenanya, rapat pleno memutuskan Dae Yandi sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bima periode 2019-2024. Catatan lain, hasil keputusan Pleno yang juga dihadiri oleh pihak DPD I Partai Golkar NTB yakni Drs. H. Abdul Hafid (Caleg terpilih periode 2019-2024) itu dinyatakan sah secara prosedurl dan akan teruskan kepada DPD I Partai Golkar NTB dan DPP.
Wakil Sekretaris Partai Golkar Kabupaten Bima, Dafula S.Pd

“Apa yang diberitakan oleh Media Online visionerbima.com sebelumnya bahwa Dae Yandi diyakini akan menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bima, kini telah membuktikan kebenarannya. Terbukti pada rapat pleno yang dilangsungkan di Mutmainah Home Stay tersebut, Dae Yandi terpilih secara aklamatif menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bima. Sekali lagi, semuanya telah clear dan selamat untuk Dae Yandi dengan harapan dapat menjalankan amanah dengan baik,” ungkap Wakil Sekretaris DPD 2 Partai Golkar Kabupaten, Dafula S.Pd, Minggu sore (21/7/2019).

Dosen pada STKIP Bima sekaligus Tokoh Muda Partai Golkar Bima yang diisukan akan menjadi Sekretaris Partai Golkar setempat menggantikan posisi Suryadin ini mengungkap, rapat pleno penentuan Ketua Dewan  Kabupaten Bima yang juga dihadiri oleh Ketua DPD 2 Golkar kabupaten Bima sekaligus Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE ini sukses berlangsung demokratis, aman dan sangat kondusif.

“Semuanya telah menerima hasi pleno dengan kebesaran hati. Selanjutnya kita tinggal menunggu SK pengukuhan Dae Yandi sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bima dari DPP Partai Golkar. Ya, semuanya telah tuntas dan selanjutnya tinggal SK itu yang kita tunggu,” tegas Dafula.

Sementara itu, Ketua DPD 2 Partai Golkar Kabupaten Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE menegaskan bahwa selanjutnya hasil rapat pleno ini akan direkomendasikan oleh DPD 2 Partai Golkar Kabupaten ke DPD I dan ke DPP Partai Golkar.

Ketua DPD 2 Golkar Kabupaten Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE
Menurut Politis wanita pertama yang menjadi Bupati di Indonesia bagian Timur ini menegaskan, tiga nama yang diusulkan pada rapat pleno dimaksud tetap akan diusulkan kepada pihak DPD I Golkar NTB dan selanjutnya disaring menjadi satu nama. Langkah berikutnya adalah, satu nama tersebut akan di kirim ke DPP Partai Golkar.

“Oleh karena itu, tentu saja nantinya pihak DPP yang akan memutuskan nama Ketua DPRD Kabupaten Bima periode 2019-2024. Untuk itu, kita tunggu saja hasil keputusan DPP Partai Golkar,” tegasnya.

Istri dari mendiang mantan Bupati Bima H. Ferri Zulkarnaen, ST (Almarhum) ini mengakui, tiga nama yang disulkan para rapat pleno dimaksud merupakan kader-kader terbaik Partai Golkar. “Dari 9 orang Caleg yang terpilih pada Pileg periode 2019-2024, ada tiga nama saja yang nama yang mengemuka pada saat pleno terbuka ini-sebut saja Ir. Suryadin, Muhammad Putera Ferryandi S.IP, dan Hj.Suhartini. “Insya allah tiga calon yang diusulkan ini adalah kader-kader loyal dan terbaik Partai Golkar Kabupaten Bima,” tandas politis cantik, ramah, komunikatif, murah senyum dan dikenal akan kesolehan sosial yang akrab disapa Dinda ini.

Dinda keudian berharap, siapapun dipilih oleh pihak DPP untuk menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bima nantinya tidak boleh merasa bangga atau bertepuk dada. Sebab, kedepan masih tantangan besar yang akan dihadapi-sebut saja Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025.

“Sebab, orang tidak hanya melihat keberhasilan Golkar sukses tampil sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bima, dan apalagi di NTB seperti, Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kota Mataram yang menjadi Ketua Dewannya adalah dari Partai Golkar. Tantangan yang akan kita hadapi untuk kedepannya, tentu semakin besar. Untuk itu, kerja keras beserta do’a kita semua sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan itu guna mewujudkan cita-cita bersama pula,” terangnya Bupati cantik yang diyakini akan berpasangan dengan Drs. H. Dachlan (Wabup Bima saat ini, Red) pada Pilkada Kabupaten Bima period3e 2020-2025 ini. (TIM VISIONER)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.