Header Ads

Perjalanan Beramal Danrem 162/WB, Brigjend TNI Ahmad Rizal, S.Sos, SH, M.Han Terkait Banjir Bandang di Bima

Danrem 162/WB, Brigjend TNI Ahmad Rizal S.Sos, SH, M.Han Bersama Istri Menyerahkan Tali Asih Kepada Anggota TNI Korban Banjir Bandang di Desa Tangga Kecamatan Monta

Visioner Berita Kabupaten Bima-Jenderal Bintang Satu yang kini menjabat sebagai Danrem 162/WB, Brigjend TNI Ahmad Rizal S.Sos SH, M.Han merupakan salah satu sosok yang sangat tanggap dan cepat dalam menyikapi bencana banjir bandang di empat Kecamatan di Kabupaten Bima pada tanggal 2 April 2021.

Aparat TNI khususnya di wilayah NTB termasuk Kodim 1608/Bima di bawah Komando Letkol Inf Teuku Musta Kamal (Dandim) diperintahkanya untuk segera membantu masyarakat sebagai korban bencana di empat Kecamatan baik soal evakuasi, pembersihan hingga memberikan bantuan tanggap darurat.

Sosok Jenderal ganteng, berbadan tinggi, ramah, tegas, berani, cerdas dan pintar dan tanggap ini juga diakui tak kenal lelah apalagi menyerah dalam menyikapi soal kemanusiaan terutama bencana yang menimpa masyarakat, khususnya di NTB.

“Bagi kami di TNI, membantu masyarakat yang tertimpa musibah sudah menjadi kewajiban baik secara institusi maupun secara personal. Yang terpenting bagi kita semua adalah masyarakat bisa selamat. Dan tugas serta tanggungjawab kita semua adalah membantu sekaligus menyelamatkan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, khususnya yang sedang kita hadapi di Bima saat ini.

Dalam menyikapi bhencana banjir bandang di kabupaten Bima yang terjadi pada tanggal 2 April 2021, sosok jenderal yang dikenal hobi berolah raga ini-sejak awal telah memerintahkan Kodim 1608/Bima untuk membangun dapur umum sebanyak tujuh titik di Kabupaten Bima.

“Tujuanya selain mengcover beragam bantuan dari pihak manapun termasuk dari TNI, selanjutnya Prajurit dan Ibu-Ibu Persit Chandra Kirana memasak dan kemudian hasil masakanya diserahkan kepada para korban bencana banjir bandang di empat Kecamatan di Kabupaten Bima. Dalam satu hari, kami menyerahkan makanan sebanyak tiga kali kepada korban bencana banjir bandang di Bima. Pagi 300 bungkus nasi, siang 300 bungkus nasi dan sore hari juga 300 bungkus. Jadi, dalam satu hari kami menyerahkan sebanyak 900 bungkus nasih kepada korban bencana banjir bandang di Kabupaten Bima,” terangnya.

Danrem 162/WB, Brigjend TNI Ahmad Rizal S.Sos, SH, M.Han Memnyerahkan Bantuan Kepada Korban Bencana Banjir Bandang di Kabupaten Bima

Dapur umum TNI yang tersebar di sejumlah tempat di Kabupaten Bima, dibangun setelah sehari terjadinya banjir bandang di Kabupaten Bima. Namun sebelumnya, pihaknya TNI membagikan ratusan nasi bungkus kepada korban bencana di Kabupaten Bima.

“Mereka tentu saja membutuhkan pertolongan cepat dari kita semua yang tentunya memiliki rezeki lebih dari Allah SWT. Bantuan-bantuan yang diberikan kepada para korban bencana di Kabupaten Bima selain datang dari hamba Allah memalalui dapur umur yang kami bangun, juga datang dari Panglima TNI, Kepala Satuan Angkatan Darat, Pangdam IX/Udayana, Korem 162/WV, dari pribadi saya sendiri dan Kodim se NTB, dan Ibu-Ibu Persit Chandra Kirana,” ungkapnya.

Bagi anggota TNI yang menjadi korban bencana di Kabupaten Bima, bukan saja rumahnya yang akan diperbaiki. Tetapi, juga diberikan santunan dalam bentuk uang, namun tidak dijelaskan nominalnya. Santunan atau tali asih yang diberikan kepada anggota TNI yang tertimpa bencana banjir bandangdi Kabupaten Bima, diketahui bersumber dari saku pribadi sosok Jenderal yang dikenal taat dalam beragama dan disiplin soal waktu ini.

“Sebab, setiap korban bencana baik masyarakat biasa maupun anggota TNI maka wajib hukumnya untuk ditolong. Kita diajarkan untuk membantu sesama baik secara institusi maupun secara individu. Kita wajib membantu sesama selama kita mampu. Sebab, sebahagian rezeki yang kita dapatkan dari Allah SWT tentu saja ada hak mereka yang sudah yang mutlak untuk diserahkan. Islam dan Agama manapun di dunia ini, tentu mengajarkan hal itu,” jelasnya.

Danrem 162/WB ini pun tak membantah tentang bantuan pribadinya untuk korban bencana banjir bandang di Kabupaten Bima tersebut. Hanya saja, ia tidak menjelaskan tentang bentuk-bentuk bantuan yang disalurkanya dalam kaitan itu.

Namun berdasarkan informasi akurat yang diperoleh Visioner melaporkan, salah satu jenis bantuan yang diberikanya kepada para korban bencana di Kabupaten Bima adalah melalui dapur umum yang kemudian hasilnya diberikan kepada para penerima manfaat.

“Sesungguhnya saya tidak ingin menjelaskan hal itu. Tetapi biarkan semuanya menjadi ladang amal di hari kelak. Bagi saya pribadi, membantu masyarakat yang dalam kondisi kesusahan merupakan sebuah kewajiban, dan mutlak untuk diterjemahkan. Namun yang diharapkan, semoga beban korban bencana menjadi ringan dengan apa yang telah kita berikan,” harapnya.

Catatan lain yang diperoleh Visioner mengungkap, membantu masyarakat yang mengalami kesusahan sesungguhnya bukan hal baru bagi Jenderal yang satu ini. Namun, diakui oleh banyak pihak telah menjadi budaya dalam hidupnya.  

“Bagi saya, beramal itu tak mengenal waktu. Kapan saja, di mana saja dan kepada siapa saja bisa dilakukan sepanjang kita memiliki rezeki yang lebih dari Allah SWT. Kita tidak boleh memandang setiap orang yang dalam kondisi kesusahan dengan sebelah mata. Sekecil apapun bantuan yang kita berikan kepada mereka, tentu saja besar manfaatnya, dan sudah pasti ada berkahnya. Mari berbagi kepada mereka yang membutuhkan, sebab dengan hal itu tak akan membuat kita jatuh miskin,” tuturnya.

Danrem 162/WB, Brigjend TNI Ahmad Rizal S.Sos, SH, M.Han Mengangkat Meja Pada Kegiatan Pembersihan SDN 2 Raba Kodo Kecamatan Woha (9/4/2021)

Aksi mulai Brigjend TNI Ahmad Rizal S.Sos, SH, M. Han ini juga terlihat melalui keterlibatanya secara personal pada kegiatan pembersihan sebuah sekolah di SDN 3 Rabakodo Kecamatan Woha, Jum’at (9/4/2021). Pada moment tersebut, ia terlihat rela basah kuyub dan menikmati lumpur demi membuat sekolah tersebut terlihat bersih. Dan pada moment tersebut, ia melakukan kegiatan pembersihan dengan puluhan personil TNI, dan sejumlah personil dari BPBD Kabupaten Bima.

“Kalau kita tidak membersihkanya sekarang, lantas kapan anak-anak kita bisa masuk sekolah. Sementara Ujian Alhir Sekolah (UAS) dan Kegatan Belajar Mengajar (KBM) akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Untuk itu, maka kewajiban kita semua untuk memberishkan genangan air dan lumpur dari banjir bandang di sekolah ini,” tegasnya.

Liputan langsung Visioner pada moment tersebut, Jenderal yang satu ini terlihat slaing bahu-membahu dengan prajurit (bejerka sama) memberishkan lumpur dengan cara menyemprotnya dengan air, mengangkat bangku dan meja serta membersihkan pada sisi-sisi lainya di sekolah itu pula. Dan pada moment itu pula, ia seolah menempatkan dirinya adalah sama dengan para Prajurit (membersihkan lumpur dan menuntaskan genangan air).

Atas hal itu pula, pihak Sekolah tersebut menyatakan apreasiasi, terimakasih, bangga dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Brogjend TNI Ahmad Rizal S.Sos, SH, M. Han. Dan atas hal itu pula, pihak sekolah dimaksud berharap agar Brigjend Ahmad Rizal S.Sos, SH, M.Han panjang umur, sukses dan sehat selalu.

Danrem 162/WB, Brigjend TNI Ahmad Rizal S.Sos, SH, M.Han Mengangkat Semen Bersama Sejumlah Anggota TNI Untuk Perbaikan Infrastruktu Yang Dihajar Banjir Bandang di Bima

Beranjak dari sekolah tersebut, Brigjend Ahmad Rizal S.Sos, SH, M.Han langsung mengjungi Posramil Monta. Di Pos Ramil itu, ia selain mengontrol kegiatan dapur umum juga menyerahkan tali asih kepada dua orang anggota TNI yang menjadi korban bencana banjir bandang. Hanya saja, ia tidak menjelaskan nominal terhadap dua orang anggota TNI yang tertimpa banjir bandang tersebut.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh istrinya yang juga Persit Kartika Chandra Kirana Kooorcab Rem 162 PD IX/Udayana yakni Ny. Kirana Ramdhani. Dan diakuinya pula, bahwa bantuan yang sama juga diberikan kepada anggota TNI yang lainya yang tertimpa bencana banjir bandang di Kabupaten Bima.

Pada Jum’at (9/4/2021) itu, Brigjend TNI Ahmad Rizal S.Sos, SH, M. Han juga melaksanakan kegiatan yang dinilai mulia. Yakni melakukan trauma healing (pemulihan prsikologi) terhadap ratusan anak-anak yang menjadi korban bencana banjir bandang. Kegiatan mulia tersebut dilaksanakan di Kantor BPD Desa Tangga Kecsamatan Monta.

Pada moment tersebut, seorang anak kecil pun dimintanya untuk menghafal ayat pendek. Dan permintaanya itu pun sukses dilaksanakan oleh anak kecil dimaksud. Masih dimoment pemulihan psikologi anak-anak korban banjir bandang ini, ia juga meminta kepada anak-anak agar tetap semangat, tetap fokus untuk terus belajar demi keberlangsungan hidup dan masa depanya.

Bukan itu saja, Brigjend Ahmad Rizal S.Sos, SH juga menyerahkan ratusan buah mainan berupa mobil-mobilan kepada ratusan anak yang menjadi korban banjir bandang. Atas pemberian tersebut, anak-anak korban bencana terlihat menerimanya dengan senang hati, dan selanjutnya menyatakan terimakasih kepada Jenderal bintang satu ini.

“Kegiatan ini kami lakukan di wilayah-wilayah yang diterjang oleh banjir bandang di Kabupaten Bima. Bantuan berupa mobil-mobilan dan mainan anak-anak dalam bentuk lainya telah kami berikan kepada mereka. Esensi dari kegiatan pemulihan prikologi dan bantuan tersebut adalah agar mereka melupakan sejarah kelam yakni banjir bandang,” harapnya lagi.

Masih soal bantuan kepada korban bencana banjir bandang di Kabupaten Bima, ia juga menyampaika apreasia, terimakasih, bangga dan penghomatan yang setinggi-tingginya kepada Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo karena telah menghadirkan bantuan logistik sebanyak 13 ribu paket Sembako kepada korban banjir bandang di Kabupaten Bima.

Bantuan tersebut, diakuinya sebagai wujudnya nyata dari perhatian Presiden RI, Jokowi kepada para korban banjir bandang di Kabupaten Bima. Ucapan yang sama juga disampaikanya kepada Mensos RI, Panglima TNI dan KSAD, Kepala BNPB RI, dan Pangdam IX Udayana, serta pihak-pihak lainya yang telah membantu meringankan beban para korban bencana banjir bandang di Kabupaten Bima.

Jembatan Acrow Panel di Desa Rade Kecamatan Madapangga Sedang Dikerjakan Oleh TNI (10/4/2021)

Upaya lain yang dilakukan oleh Danrem 162/WB ini adalajh berjuang keras dalam bentuk berkoordinasi dan Komunikasi yang intens dengan Panglima TNI dan Kepala Satuan Angkatan Darat (KSAD) untuk menghadirkan jembatan Acrow Panel untuk dibangun di Desa Rade dan Desa Campa Kecamatan Madapangga. Sebab, dua jembatan tersbeut mengalami kerusakan teramat parah dan harus diatas segera dengan jembatan Acrow Panel.

Jembatan Acrow Panel sedang dibangun oleh pihak Batalyon Zeni Konstruksi (Yonzikon) 13/Karya Etmaka Solo-Bandung. Rencananya, target penyelesaian pembangunan dua jembata Acrow Panel tersebut selama 20 hari, namun tergantung kondisi cuaca.

Pengerjaan pembanguna jembatan Acrow Panel tersebut juga juga melibatkan partisipasi warga setempat, dan aparat TNI. Sementara untuk jembatan yang satunya lagi di Desa Campa yang rusak karen abnjir bandang, juga akan tetap diperbaiki dengan melibatkan anggota TNI yang tentu saja diharapkan adanya pasrtisipasi masyarakat sekitar.

“Kita berharap agar pembanguna jembatan ini bisa dituntaskan dalam waktu 20 hari. Jika cuacanya bagus, tentu akan dapat dituntaskan selama 20 hari. Sebaliknya, bisa lebih dari itu. Doakan saja aja pembangunan jembatan tersebut bisa dituntaskan selama 20 hari agar akses ekonomi masyarakat sekitar bisa lancar sebagaimana mestinya. Intinya, TNI pantang pulang sebelum semuanya tuntas,” tegas Danrem 152/WB ini.

Singkatnya, pasca terjadinya bencana banjir bandang di Kabupaten Bima, Danrem 162/WB ini didampingi oleh Kasi Ops Rem 162/WB, Kolonel inf Susilo, Kasi Log Rem 162/WB, Letkol Inf Fajar Ali Nugraha, Pasi Ops Rem 162/WB, Mayor inf Yudha Bhakti, Dantim Intel Rem 162/WB, Lettu Chb, Wahyu Amri, Paurpen Rem 162/WB, Lettu Inf Irfan Jayadi, Pen Rem 162/WB, Praka I.Nyoman Ediyana, dan Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal beserta jajaranya. (TIM VISIONER) 

No comments

Powered by Blogger.