Header Ads

Setelah Dokter Specialis Gadungan, Retno Asih Kini Beredar ID Card Dokter Berinisial FH Gadungan?

Dirut RS Asakota:Tidak Ada Nama Itu di Sini !

Inilah ID Card dan KTP Milik FH Yang Beredar

Visioner Berita Kota Bima-Beberapa bulan silam sempat viral kasus oknum Dokter gadungan SpecialisAnak bernama Retno Asih. Setelah kasus ini viral dan sempat ditangani oleh Polisi, yang bersangkutan kemudian meminta maaf kepada publik. Dan dia mengaku bahwa dirinya bukan Dokter Specialis Anak. Tetapi berprofesi sebagai pembantu rumah tangga.

Dia hadir di Bima dan diduga sempat membuka praktek ilegal karena mengikuti suaminya yang juga berkapasitas sebagai "oknum anggota". Uniknya, saat proses melahirkan di RSUD Bima waktu itu dia masih mengaku diri sebagai Dokter Specialis Anak. 

Anehnya, di salah satu ruang bersalin di RSUD Bima waktu itu dia menggunakan BPJS warga miskin. Padahal, lazimnya perawatan (pelayanan) bagi Dokter dibebaskan dari biaya.

Singkatnya, Retno sudah melahirkan beberapa bulan silam. Hanya saja tentang sejauhmana penanganan kasusnya, hingga kini belum diketahui. Polres Bima Kota mengaku tak bisa melanjutkan penanganan kasus itu karena Tempat Kejadian Perkaranya (TKP) berada di wilayah Kabupaten Bima. Lagi pula domisilinya Retno Asih berada di salah satu Desa di Kecamatan Bolo-Kabupaten Bima.

Setelah kasus Retno Asih viral terutama di beranda Media Sosial (Medsos), kini beredar sebuah ID Card seseorang berinsial FH. Pada ID Card tersebut, tertulis bahwa FH berprofesi sebagai Dokter dan bekerja di Rumah Sakit (RS) Asakota-Kota Bima.

Pertanyaan apakah FH adalah oknum Dokter gadungan atau sebaliknya, hingga kini belum diketahui. Namun Direktur Utama (Dirut) RS Asakota-Kota Bima yakni dr. Agus memastikan bahwa tidak ada nama itu yang bekerja di RS Asakota-Kota Bima.

"Tidak Dokter yang bernama FH yang bekerja di RS asakota-Kota Bima. Sekali lagi, saya pastikan tidak ada nama itu di sini," tegas dr.Agus menjawab Media ini, Kamis malam (9/12/2021).

Lepas dari itu, Media ini juga mendapat informasi bahwa nama itu juga tidak ada di RSUD Bima yang berlokasi di sebelah barat Lapangan Pahlawan Raba Kecamatan Raba-Kota Bima.

Konon pihak Managemen RSUD Bima sudah mengklarifikasi terkait ID Card milik FH yang sudah beredar dan mencantumkan profesinya sebagai Dokter.

"Tidak ada nama itu di RSUD Bima. Pihak Management RSUD Bima juga sudah melakukan klarifikasi. Dan memastikan bahwa nama yang bersangkutan tidak ada di RSUD Bima," ungkap sejumlah sumber terpercaya, Kamis malam (9/12/2021).

Secara terpisah Kadis Kesehatan Kota Bima, Drs. H. Azhari, M.Si yang dimintai tanggapannya menegaskan jika pihak Management RS Asakota-Kota Bima menyatakan bahwa tidak ada nama itu di sana berarti hal tersebut tidak bisa dibantah oleh siapapun juga.

"Kalau Dirut RS Asakota-Kota Bima memastikan bahwa tidak ada nama itu di sana, tentu saja kita tidak bisa membantahnya," tegas Azhari menjawab Media ini, Kamis malam (9/12/2021).

Seperti apa kisahnya sehingga Media ini berhasil memperoleh informasi terkait ID Card milik FH ini?, nantikan kupasan selanjutnya. Namun gambaran umumnya, Media ini memperoleh Informasi penting dari seorang sumber terpercaya.

Menurut sumber, ID Card ini dia berikan kepada seseorang untuk "salah satu tujuan". Yakni diduga berkaitan dengan "jual-beli" barang. Namun yang pasti, hal tersebut ditegaskan sama sekali tidak ada kaitanya dengan barang haram seperti Narkoba, Miras maupun sejenisnya.

Catatan lainya, yang beredar bukan saja ID Card itu. Tetapi juga ada KTP atas nama yang bersangkutan. Pada KTP tersebut, yang bersangkutan dijelaskan sebagai warga asal Rabangodu-Kota Bima. (TIM VISIONER)

No comments

Powered by Blogger.