Wisuda UM Bima Angkatan ke-IV Sangat Menarik, Gunakan Concept Party Garden Perdana di Bali-Nusra
Para Pelaku UMKM Disiapkan Tenda Gratis, Arus Lalu Lintas Macet Total
![]() |
Moment Wisuda Angkatan Ke-IV UM Bima Tahun 2025 Menggunakan Concept Garden Party di Kampus II UM Bima, Sabtu (30/8/2025) |
Yakni mulai dari menggenjot dominasi Sumber Daya Manusia (SDM) Dosen rata-rata bergelar Doktor (Dr) sebagai upaya mewujudkan target tahun 2028 menuju Indonesia Emas tahun 2025 sebagaimana pesan Asta Cita yang digagas oleh Presiden RI, Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto (semua Dosen UM Bima bergelar Dr). Dalam kaitan itu, kini UM Bima mengantarkan lagi 3 orang Dosen untuk mengikuti kegiatan Program Doktoral di Taiwan yang dibiayai menggunakan beasiswa Pemerintah Taiwan pula.
Namun sebelumnya, tercatat 6 orang Dosen untuk mengikuti kegiatan Program Doktoral di Taiwan dengan biaya dari Pemerintah setempat pula. Upaya yang dinilai sangat mantap ini, diakui terbangun atas hubungan komunikasi berkualitas antara pihak UM Bima dengan Pemerintah Taiwan Pula. Sementara sarana yang digunakan untuk itu, diakui memanfaatkan perkembangan dunia digital (5.0) dan selaras dengan perkembangan zaman.
Seiring dengan 4 tahun perubahan status dari STIH Bima menjadi UM Bima tersebut, berbagai inovasi berbasis pemberdayaan masyarakat pun tumbuh dan berkembang. Antara lain pengilahan sampah organik, biji dan kulit duren dirubah menjadi kue yang sangat lezat untuk dinikmati serta memilki pangsa pasar dan mesin penetes tanaman jagun dan lainya di Desa Bumi Pajo KecamatanDonggo-Kabupaten Bima serta sejumlah inovasi lainya, tak terkecuali pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha jamur tiram di Provinsi Riau-Indonesia melalui Kelompok Kerja (Pokja) KKN Tematik Angkatan ke-IV tahun 2024.
Sabtu (30/8/2025) dikejutkan oleh sebuah peristiwa di Kampus II UM Bima dan dinilai sangat menarik dan diakui sebagai yang perdana di Bali-Nusra. Yakni moment wisuda sebanyak 600 orang wisudawan-wisudawati (Sarjana dan Pasca Sarjana) menggunakan concept Garden Party alias full out dor di depan gedung Kampus II UM Bima yang berlokasi di Kelurahan Ule Kecamatan Asakota-Kota Bima.
Podium sebagai tempat penyematan toga, tempat duduk para penyemat Toga bagi wisudawan dan wisudawati, tempat duduk Bupati-Wakil Bupati Bima, tempat duduk Majelis Dikti dan LL Dikti dan lainya dirancang dengan sangat apik penuh warna-warni yang sangat indah serta hiasan kursi di halaman Kampus II UM Bima sebagai tempat duduk wisudawan-wisuda wanita pun dihiasi dengan warna-warni yang sangat indah. Suasana nan indah dan sejuk tersebut mencerminkan moment spektakuler ini seolah menawarkan "wisata psikologis" bagi seluruh yang hadir di moment tersebut pula.
Selama moment sejuk nan indah tersebut terlaksana, tak ditemukan adanya keringat yang bercucuran. Tetapi yang terlihat nyata adalah senyuman, kelembutan dan suasana kekeluargaan yang sangat tinggi. Hal yang sama juga dirasakan oleh para Foto Grafer, Media Massa dan pihak Vendor yang dipercayakan sejak awal untuk mendokumentasikan pengambilan gambar, baik dalam bentuk foto maupun video live streamin. Kesejukabn bagi pelaksanaan wisuda tersebut juga didukung oleh lokasi Kampus II UM Bima yang berada di tengah-tengah pegunungan, sawah pada bagian baratnya, kebun warga yang berisi pohon rindang pada bagian utaranya, pemukiman warga tergolong elit pada bagian selatanya dan BTN pada bagian timurnya.
Dan pilihan lokasi bagi bangunan Kampus II UM Bima ini, dijelaskan sangat tempat. Dan suasana sejuk di kampus itu pula kian dipertajam oleh pephonan yang ditanam beberapa bulan silam yang kini sudah mulai tumbuh dan besar. Concept Garden Party ini diakui dirancang secara matang jauh sebelum kegiatan wisuda itu dihekat. Salah satu inovasi terbaik ini diakui lahir atas kesepatan seluruh Civitas Akademika UM Bima yang dikendalikan secara langsung oleh sosok Rektor berpenampilan sederhana, humble (hangat), kaya inovasi, tak pernah lepas dari buku, kaya akan kesolehan sosial dan dikenal sangat baik dengan semua orang ini (Dr. Ridwan M. Said, SH, MH).
Liputan langsung Media Online www.visionerbima.com melaporkan, para undangan dan wisudawati serta seluruh keluarganya yang berasal dari Kota Bima, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu dan bahkan dari Nusa Tenggara Timur (NTT) terlihat dimanjakan dengan suasana sejuk pada arena kegiatan wisuda dimaksud. Tak ada keluhan yang terkuak pada moment wisuda menggunakan concept Garden Party dimaksud.
Tetapi disambut dengan ucapan apresiasi, terimakasih, rasa bangga dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Civitas Akademika UM Bima. Pernyataan tdersebut disampaikan secara singkat oleh salah seorang warga, Suryadin kepada Media ini di tengah-tengah kegiatan wisudah dimaksud dihelat.
“Sungguh luar biasa. Kami nyatakan apresiasi, terimakasih, bangga dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Rektor UM Bima serta seluruh Civitas Akademikanya. Jika pada moment sebelumnya, ribuan wisudawan-wisudawati dan seluruh keluarganya berada di ruangan yang kurang memadai serta berdesak-desakan untuk masih ke dalamnya, namun kini justeru bisa menyaksikan secara langsung dan merasakan sejuknya udara di ruangan terbuka. Semoga concept Garden Party ini bisa dipertahankan sampai kapanpun,” harap Suryadin.
Peristiwa spektakuler tersebut terpantau bukan saja mendapat apresiasi di dunia nyata. Tetapi juga beredar luas di beranda Media Sosial (Medsos). Salah seorang Netizen, Ikbal Tanjung melalui postinganya menyatakan bahwa kegiatan wisuda menggunakan concept Garden Party ini tercatat sebagai yang “pertama kali” di Indonesia.
“Sebagai orang Bima, tentu saja kita sangat bangga. Ini merupakan salah satu inovasi terbaik dari UM Bima. Dan moment wisuda menggunakan Concept Garden Party ini, tercatat sebagai yang perdana di Indonesia, bukan saja di Bali-Nusra. Congratulation bagi wisudawan Sarja (S1) dan Pasca Sarja (S2) yang baru saja di wisuda. Pun apresiasi dan penghormatan tertinggi kami persembahkan kepada Rektor UM Bima dan seluruh Civitas Akademikanya,” tutur Ikbal.
Rektor UM Bima, Dr. Ridwan M. Said sdalam sambutanya di moment wisuda angkatan ke-IV tahun 2025 tersebut mengaku engganbanyak berkata-kata. Tetapi ia memastikan bahwa Cocncept Garden Party yang disuguhkan tersebut lebih kepada menjawab tuntutan dan kebutuhan serta keluhan yang terjadi pada moment wisuda sebelumnya.
“Pada moment wisuda yang dilaksanakan di ruangan yang kurang memadai sebelumnya, ribuan orang baik wisudawan-wisuda wati harus berdesak-desakan di dalam ruangan sempit dan sangat panas, pihak keluarga yang mengantarkanya memaksakan diri masuk kedalam ruangan sempit dimaksud hanya karena ingin menyaksikan secara langsung anak-anaknya yang di wisuda. Maka Concep Garden Party ini adalah jawaban dari tuntutan, kebutuhan sekaligus keluhan dimaksud. Hanya ini yang bisa kami persembahkan. Jika ditemukan adanya kekurangan, kami di UM Bima memohon maaf yang setinggi-tingginya,” ujarnya.
Concept Garden Party yang dipersembahkan pihaknya di moment wisuda tersebut, diakuinya lahir atas dasar kesepakatan kolektif dari seluruh Civitas Akademika UM Bima, baik dari Kampus I, Kampus II maupun di Kampus III. Selain itu, Ridwan juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang sejak awal hingga saat ini memberikan dukung moral kepada UM Bima.
“Kami tidak banyak berkata-kata. Sebelum kegiatan wisuda ini dilaksanakan, selutuh Civitas Akademika UM Bima bergulat dengan berbagai material untuk membangun Majid Haedar Nashir. Alhamdulillah hari ini juga lantai satu Masjid Haedar Nashir mulai bisa dimanfaatkan untuk kegiatan Sholat Berjamaan. Usai menjadi buruh bangunan Masjid Haedar Nashir, kembali kembali dihadapkan dengan kegiatan wisuda ini. Congratulation bagi bagi semua yang di wisuda hari ini, semoga ke depan sukses dan sehat selalu,” harap Ridwan.
Masih dalam liputan langsung Media Online www.visionerbima.com, moment spektakuler tersebut dihadiri oleh Majelis Pendidikan Tinggi (Dikti), LL Dikti, Rektor Universitas Mbojo (Unmbo), Rektor Universitas Nggusu Waru (Unsuwa), delegasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, delegasi dari Ketua STKIP Tamsis Bima dan seluruh Ketua Perguruan Tinggi Swasta lainya yanga da di Kota Bima dan di kabupaten Bima.
Tak hanya itu, moment penting tersebut dinilai kian spektakuler karena kehadiran Bupati-Wakil Bupati Bima, Ady Mahyudi-dr. H. Irfan Zubaedy, para sesepuh Muhammadyah baik di Kota Bima maupun di Kabupaten Bima, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, seluruh Civitas Akademika UM Bima dan lainya.
Di moment spektakuler ini juga terkuak hal yang sangat menarik lainya. Ratusan pelaku UMKM di Kota Bia diberikan kesempatan untuk mengait rezeki di seluruh sisi di kampus II UM Bima tersebut. Tenda-tenda penjualanya sengaja disiapkan secara gratis oleh pihak UM Bima.
Dan dari suasana sangat ramai dan bersahabat itu, para pelaku UMKM mengaku mendapatkan banyak keuntungan bagi oenambahan ekonomi dan kesejahteraan keluarganya. Kesempatan itu juga dimanfaatkan oleh Kelompok UMKM jurusan Ekonomi dan Kewirasausahaan UM Bima. Kelompok Mahasiswa memajang hasil karyanya berupa makanan dan minuman siap saji.
Di moment itu pula, para Foto Grafer (FG) baik di Kota Bima maupun di Kabupaten Bima disediakan tempat oleh pihak UM Bima. Sejak awal, tenda dan aliran listrik disiapkan oleh UM Bima untuk para Foto Grafer dimaksud. Dari suasana ramai itu pula, mereka mengaku mendapatkan keuntungan bagi untuk menambah dinilai ekonomi dan keejahteraan bagi keluarganya.
Moment wisuda menggunakan concept Garden Party tersebut buka saja sebagai yang pertama kali di wilayah Bali-Nusra. Tetapi juga diakui sebagai yang paling ramai dalam sejarah wisuda, khususnya di Pulau Sumbawa. Kemacetan arus lalu lintas, terlihat dari arah selatan ke utara yakni dari Lingkungan Gilipanda Kelurahan Sarae Kecamatan Rasanae Barat-Kota Bima hingga ke lokasi kegiatan dan sekitarnya di wilayah Kelurahan Ule Kecamatan Asakota-Kota Bima, dan seluruh pekarangan Kampus II UM Bima disesaki oleh tamu undangan serta para pelaku UMKM.
Kegiatan spektakuler tersebut dimulai sejak pukul 14.00 Wita dan berakhir hingga pukul 15.50 Wita. Untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan terjaga, seluruh Civitas Akademika setempat kembali menjadi “buruh” untuk mengumpulkan sampah-sampah dan kemudian dibuang pada tempat yang telah disediakan.
Tak ada riak-riak negatif selama kegiatan spektakuler tersebut dilaksanakan. Tetapi terlaksana dengan riang gembira dan penuh senyuman. Dan Concep Garden Party tersebut, diakui membawa misi senyuman. (RIZAL/AL/DK/DINO)
Tulis Komentar Anda