Heboh Video Pena Bumi “Isap Sabu”, ‘Sumber Sabu Dari FT Oknum ASN Yang Juga Istri Anggota Polri’

Pena Bumi: Video 2 tahun lalu dan saya tahu dia istri orang setelah putus

Kisah Pena Bumi Isap Sabu Yang Bersumber Dari Oknum ASN Yang "Masih Istri Sah Anggota Polri itu"

Visioner Berita Kota Bima-Minggu ini (Juli tahun 2026) jagat Media Sosial (Medsos) di NTB dihebohkan oleh salah satu peristiwa. Yakni video seseorang yang akrab disebut Pena Bumi alias SR yang diduga sedang menghisap narkotika jenis sabu beredar luas di beranda maya (Medsos).

Dugaan menghisap sabu oleh Pena Bumi tersebut berangsung di atas kendaraan roda empat (mobil). Tempat kejadian perkara tersebut diduga diberlangsung di jalan raya Kota Bima-Kolo Kecamatan Asakota. Hasil investigasi Media Online www.visionerbima.com mengungkap, di dalam kendaraan tersebut Pena Bumi tak sendiri. Tetapi juga ada “kekasihnya” berinisial FT yang didtengarai masih berstatus sebagai Aparat Sipil Negara (ASN) adal Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima.

Investigasi “semi detail” Media ini juga menguak sesuatu yang dinilai sangat menarik. Yakni diduga keras bahwa hingga kini FT masih berstatus sebagai istri sah salah seorang Anggota Polres Bima Kota yang kini bertugas di Polsek Wawo berinisial TS. Oleh sebab itu, sejumlah sumber “penting” menegaskan bahwa hingga kini FT masih berstatus sebagai Ibu Bhayangkari Polres Bima Kota.

“FT masih berstatus sebagai ASN pada Dikes Kota Bima yang kini bertugas di salah satu Puskesmas di Kota Bima. FT dengan TS sudah lama pisah ranjang, tetapi diduga keras belum cerai. Kami mengetahui soal dugaan hubungan gelap antara FT dengan Pena Bumi yakni setelah video soal Pena Bumi itu beredar luas di beranda maya,” ujar sejumlah sumber “penting” tersebut sembari meminta identitasnya dirahasiakan kepada Media ini, Sabtu siang (11/7/2026).

Sejumlah sumber tersebut pun mengingatkan agar menjadi perhatian serius dari instansi terkait. Yakni Dikes Kota Bima dan Organisasi Bhayangkari Polres Bima Kota. Sebab, FT masih berstatus sebagai ASN dan ditengarai keras hingga hari ini masih menjadi istri sahnya TS.

“Dugaan hubungan gelap keduanya itu sangat tidak pantas. Sebab, hingga kini FT diduga keras masih berstatus sebagai istri sahnya TS,” tegas sejumlah sumber “penting” dimaksud.

Video Pena Bumi yang diduga sedang menghidap sabu tersebut pun hingga kini masih menjadi salah satu “topik terpanas” di beranda maya, khususnya di NTB. Awal mula video itu diketahui publik yakni setelah diposting oleh salah seorang di NTB di beranda maya dan kemudian dishare oleh ratusan orang Netizen melalui akun Medsosnya pula.

Hingga berita ini dipublikasi, terpantau bahwa Video tersebut masih diperbincangkan oleh berbagai pihak. Dan berbagai pihak mendesak agar Instansi terkait sesegera mungkin mengambil langkah serta sikap tegas.

Secara terpisah, pena Bumi yang dimintai tanggapanya pun tidak membantahnya. Namun ia menjelaskan bahwa kisah itu terjadi pada dua tahun silam. Pun Pena Bumi mengakui bahwa TKP soal itu berlangsung di jalan raya Kota Bima-Kolo.

“Kisah itu terjadi pada 2 tahun silam. Sumber sabu itu dari FT. Lebih jelasnya, sabu yang saya hisap itu dibawa dari FT. Soal dari mana ia memperoleh sabu tersebut, tentu saja saya tidak tahu.Kisah itu merupakan yang terakhir kali buat saya. Dan selanjutnya san sampai saat ini, saya tidak lagi memakai sabu,” tegas Pena Bumi kepada Media ini, Jum’at malam (10/7/2026).

Pena Bumi kemudian menjelaskan tentang kronologis kejadianya. Saat itu ia mengaku bahwa dirinya sedang berada di salah satu tempat di Kolo-Kota Bima. Tak lama kemudian ungkapnya, FT menelephone dan selanjutnya mendatanginya. Di tahun dan bulan serta hari yang sama, hubungan antara dirinya dengan FT sedang tidak baik-baik saja.

“Usai menelephone, ia mendatangi saya. Selanjutnya kami pula ke Kota Bi a menggunakan mobil. Di atas mobil tersebut pula ia memberikan sabu kepada saya mulai menghisapnya. Namun saat mulai menghisap sabu itu, kondisi di dalam mobil itu gelap. Oleh karena itu saya meminta agar FT menyalan lampu Handphonenya (HP). Pada saat yang sama, nampaknya ia menyalakan lampu HPnya sembari merekam saya yang sedang hisap sabu. Demi Allah dan Demi Rasulullah, saya tidak tahu kalau pada saat menyalakan lampu HP itu dia juga merekamnya,” tandas Pena Bumi.

Pena Bumi kemudian memastikan bahwa FT yang menyebar luaskan video tersebut, termasuk yang awal mulanya memberikan kepada seseorang untuk menyebarluaskanya di beranda maya. Sebab, Pena Bumi mengaku paling tahu soal dua TKP perekaman video itu berlangsung. Ytakni di atas mobil dan di salah satu kontrakan dirinya dengan FT di salah satu wilayah di Kecamatan Asakota-Kota Bima.

“Kontrakan itu adalah tempat kami berdua hidup bersama jauh sebelum video itu disebarluaskan di beranda maya. Sekali lagi, saya bisa memastika bahwa FT lah yang merekam video tersebut dan kemudian disebar luaskan hingga memberikan kepada seseorang untuk diposting di beranda maya,” tegas Pena Bumi sembari menegaskan bahwa video di TKP di salah satu kontrakan itu juga dilakukan oleh FT 2 tahun silam.

Diakuinya pula, “hubungan khusus” antara dirinya dengan FT berlangsung lumayan lama. Kadang harmonis dan diakuinya dominan sering terjadi kekisruhan karena alasan tertentu. Dibalik itu apakah Anda tahu bahwa FT masih berstatus sebagai istri berstatus sebagai ASN dan juga istri sahnya TS?.

“Ya saya tahu bahwa statusnya sebagai ASN. Dan sampai saat ini dia masih berstatus sebagai ASN. Sementara soal statusnya sebagai istri orang, itu saya ketahui setelah kami berdua putus. Sebab awal mula kami berpacaran, FT menujukan kepada saya Akta cerai dengan suaminya itu.  Dan baru-baru ini pula saya mengetahui bahwa Akta cerai yang ditunjukan kepada saya oleh FT itu ditengarai keras bersifat palsu (“Akta cerai palsu”),” beber Pena Bumi.

Kendati video soal dugaan isap sabu itu sudah tersebar luas di beranda maya dan terpantau memicu beragam stigma “berbeda” dari berbagai kalangan, Pena Bumi nampaknya terlihat sangat santai dan sesekali tersenyum lebar serta tertawa. Sebab, ia menegaskan bahwa itu kisah lama, bukan setelah dirinya bekrtaubat dan lulus menjadi ASN PPPK di salah satu Instansi.

“Alhamdulillah sejak video itu beredar luas di beranda maya dan sampai saat ini saya masih sangat santai. Akan berbeda kondisinya ketika kisah itu terjadi setelah saya lulus menjadi ASN PPPK. Lha, ngapain saya tegang, sebab kisah itu terjadi pada 2 tahun silam. Selanjutnya dan sampai sekarang saya sudah tidak lagi memakai sabu kok,” paparnya menegaskan.

Atas video di dua TKP yang beredar luas di beranda maya tersebut, Pena Bumi mengaku telah menerima surat panggilan dari Pimpinanya pada Isntansinya. Dan dalam kaitan itu, Pena Bumi mengaku akan hadir memenuhi panggilan untuk klarifikasi di Instansi tersebut pada hari Senin besok (13/7/2026).

“Insya Allah saya akan hadir memenuhi panggilan tersebut untuk memberikan klarifikasi dengan sejujur-jujurnya. Terimakasih kepada sejumlah Awak Media serta berbagai pihak yang tekah memberikan perhatian penuh kepada saya. Dan Alhamdulillah sejak meninggalkan dunia itu (sabu) sampai saat ini kondisi saya sangat baik,” tandasnya.

Hingga berita ini dipublikasi, kisah video yang sudah beredar luas di beranda maya yang memicu beragam “stigma” tersebut masih diperbincangkan oleh berbagai pihak. Dan hingga berita ini ditulis dan dipublikasi, FT belum berhasil diperoleh penjelasanya. Sementara Pertanyaan “serius” soal FT juga sebagai pengguna sabu dan dari mana sumber sabu itu diperllehnya, pun hingga kini belum diketahui. (RIZAL/JOEL/RUDY/AL/AA/DK/DINO) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama