Header Ads

Usai Kebakaran Rumah Warga, Wakil Walikota Bima Perintahkan BPBD Segera Salurkan Tanggap Darurat

Sudirman Juniaidin, SE: Menjawab Penderitaan Korban Kebakaran Bersifat Mutlak dan Segera

Nampak Feri Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan SH dan Wakil Ketua Dewan setempat, Sidirman Junaidin SH sedang berdialog dengan warga di lokasi kebakaran
Visioner Berita Kota Bima-Api menjalar dengan hebatnya di RT 02/04 Kelurahan Sarae Kota Bima, Sabtu (13/10/2018) sekitar pukul 13.15 Wita. Lebih dari lima rumah warga (klarifikasi berita sebelumnya yang menyebutkan lima unit rumah terbakar), jadi korban amukan si jago merah itu (api) yang kini diketahui bersumber dari ledakan kompor di salah satu rumah warga yang juga ikut rata jadi tanah karena peristiwa hebat ini. Namun, kerja keras Pasukan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bima yang juga dibantu oleh dua unit Mobil Damkar Kabupaten Bima berhasil memadamkan api dalam waktu kurang lebih satu setengah jam lamanya.  

Pasca terjadinya peristiwa itu, korban kebakaran tentu saja membutuhkan bantuan baik dari masyarakat biasa maupun kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bima. Tak butuh waktu lama-Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, SH langsung turun ke lokasi terjadinya kebakaran. Di lokasi itu, Feri turun bersama Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Sudirman Junaidin, SH dan Wakil Ketua Dewan setempat, Alfian Indrawirawan, SE.

“Beberapa saat setelah kebakaran itu terjadi, saya bersama dua Wakil Ketua DPRD Kota Bima tersebut langsung turun ke lokasi dalam rangka melihat secara langsung kondisinya sekaligus berdialog dengan korban kebakaran di Kampung Sarae,” jelas Feri kepada Visioner melalui saluran selulernya, Sabtu sore (13/10/2018).

Setelah melihat kondisi korban kebakaran berikut rumahnya yang hancur karena amukan api, Feri mengaku merasakan betul tentang penderitaan yang dialami warganya itu. Oleh karenanya, Feri langsung memerintahkan agar Kepala BPBD Kota Bima yang saat itu juga ada di lokasi untuk segera menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada korban kebakaran.

Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, SH-Sudirman Junaidin SH di sebuah Pos jaga di lokasi kebakaran di Kampung Sarae Kota Bima
“Sore ini juga saya perintahkan kepada Kepala BPBD Kota Bima untuk menuntaskan bantuan tanggap darurat kepada korban kebakaran tersebut. Sebab, korban kebakaran ini sangat membutuhkan sentuhan tercepat dari Pemerintah. Oleh karenanya, kita harus pintar merasa tentang kondisi riel yang dirasakan oleh para korban kebakaran dimaksud. Sekali lagi, pokoknya sore ini juga bantuan tanggap darurat harus segera sampai kepada korban kebakaran,” Desak Feri yang juga Ketua DPD 2 PAN Kota Bima, Ketua KONI Kota Bima dan juga Ketua Pordasi Kota Bima ini.

Setelah melihat langsung tentang rumah-rumah warga dan korban kebakaran dimaksud, Feri kemudian menyatakan keprihatinannya yang luar biasa. Berangkat dari itu, feri dengan tegas menyatakan bahwa korban kebakaran tersebut harus segera dijamah dengan bantuan tanggap darurat.

“Di lokasi tadi, saya bersama dengan dua orang Wakil Ketua Dewan sempat berdialog agak lama dengan korban kebakaran. Sementara total kerugian yang dialami oleh korban kebakaran, samai sekarang belum dihitung. Untuk hal itu, ada instansi terkait yang mencatat sekaligus menanganinya,” terangnya.

Bantuan tanggap darurat yang paling dibutuhkan oleh para korban kebakaran tersebut, selain Sembako, juga selimut dan lainnya. Dan penyaluran bantuan yang bersifat segera, tentu saja diakuinya sangat dibutuhkan oleh para korban kebakaran ini. “Di lokasi tadi, kami melihat langsung ada tujuh rumah yang rusak berat dan lima rumah mengalami rusak ringan akibat peristiwa kebakaran tersebut.

Tampak Keprihatinan Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan (berbaju kaus warna merah hati pada bagian tengah) saat melihat langsung kondisi pasca terjadinya kebakaran
Bantuan pemerintah untuk membantu membangun kembali rumah warga yang hancur karena amuka api tersebut, pun diakuinya sebagai tanggungjawab yang tidak boleh diabaikan. Hanya saja upaya tersebut, Feri belum bisa memberikan kepastian saat ini.

“Yang menimpa korban kebakaran tersebut merupakan musibah yang tentu saja menjadi perhatian sekaligus tanggungjawab Pemerintah. Hanya saja, kami belum bisa memastikan kapan waktunya Pemerintah membantu memperbaiki sekaligus membangun kembali rumah warga yang terbakar itu. Tetapi sebelum kebijakan membantu tersebut diterapkan, tentu saja harus didahului oleh adanya koordinasi kami dengan instansi terkait,” tegas Feri.

Peristiwa kebakaran yang mengorbakan 12 rumah warga tersebut paparnya, terjadi bertepatan dengan angin kencang yang melanda Kota Bima dan sekitarnya yang diperparah lagi oleh kondisi cuaca yang sangat panas. Kepada korban kebakaran, Feri berharap agar bersabar, tawakal, dan ikhlas menerima ujian ini.

“Kompor meledak di salah satu rumah warga tadi, terjadi ketika pemilik rumah itu keluar dalam waktu beberapa saat. Saat itu pula angin kencang terjadi yang ditambah lagi oleh cuaca yang sangat panas. Dan saat itu, seorang ibu sekaligus pemilik rumah itu sedang memasak dan kemudian dia tinggalkan rumahnya. Akibatnya, api menjalar kemana-mana hingga menghantam belasan rumah warga di lokasi itu. Untuk kedepan, kami berharap agar siapapun tetap berhati-hati dan waspada agar kejadian yang sama tak terjadi lagi,” imbuhnya.

Secara terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Bima Sudirman Junaidin SH juga mengaku telah melihat secara langsung tentang kondisi rumah warga termasuk korban kebakaran pasca peristiwa itu terjadi. Oleh karenanya, lepas dari menyatakan keprihatinan dan dukanya yang mendalam-Dirman mengaku bahwa kondisi warga tersebut harus segera dibantu.

Potret yang tersisa dari peristiwa kebakaran itu, nampak warga melihat langsung lokasi kejadian
“Alhamdulillah bantuan tanggap darurat sudah diturunkan oleh pihak BPBD Kota Bima kepada korban kebakaran. Antara lain selimut, kompor, makanan tanggap darurat dan lainnya,” tandas Dirman melalui saluran selulernya.

Peristiwa kebakaran tersebut, diakuinya bukan saja menghangus rumah warga. Tetapi seluruh harta milik korban pun ludes dilalap oleh si jago merah (api). Oleh karenanya, peristiwa hebat itu selain berdampak kepada psikologis korban-harta bendanya di dalam rumahnya pun hangus oleh amukan api.

“Perhatian Pemerintah sebagai bentuk tanggungjawabkan kepada korban kebakaran mulai dari bantuan tanggap darurat maupun membangun kembali rumahnya itu adalah bersifat mutlak dan segera. Semuanya harus bersifat segera, sebab kita semua tahu tentang bagaimana kondisi yang mereka rasakan. Untuk membangun kembali rumah mereka yang terbakar, kami di Dewan akan mendorongnya dengan program bedah rumah dalam waktu segera pula. Sebab, peristiwa kebakaran itu juga membuat korban kebakaran kehilangan tempat tinggal,” desaknya.

Langkah-langkah cepat Dewan untuk enjawab penderitaan yang dialami oleh para korban kebakaran tersebut paparnya, tentu saja akan melakukan koordinasi dengan Walikota-Wakil Walikota Bima dalam waktu segera.

“Proses pendataan yang dilakukan oleh Lurah dan camat setempat, juga harus dilakukan secepatnya. Hal tersebut tentu saja mutlak dibutuhkan sebagai salah satu point penting bagi Pemerintah untuk membantu korban kebakaran ini pada waktu yang cepat pula. Insya Allah, pada pertemuan dengan Walikota-Wakil Walikota Bima dalam waktu dekat ini tentu saja akan kita tahu tentang model kebijakan untuk menjawab penderitaan korban kebakaran dimaksud,” pungkas Dirman. (TIM VISIONER)

No comments

Powered by Blogger.