Header Ads

Sekelompok Warga Bersajam Serang Kampung Gilipanda, 21 Orang Diamankan Tim Puma Polres Bima Kota

Dokumen Polres Bima Kota.

Visioner Berita Kota Bima-Peristiwa penyerangan yang dilakukan sekelompok warga bersajam di kampung Gilipanda lantaran Ardiansyah (24) warga lingkungan Sarata meninggal dunia akibat ditikam, Tim Puma Polres Bima Kota yang dipimpin Aipda Abdul Hafid bersama Personil Gabungan PUMA II, Sat Intel, Sabhara, dan Polsek Rasanae Barat, berhasil mengamankan 21 orang terduga pelaku penyerangan, Selasa (18/1/2022) sekitar pukul 13.50 Wita. 

TKPnya di jalan lintas Kampung Sarae (Depan Masjid Raya) Kelurahan Sarae, Kota Bima.

Kapolres Bima Kota melalui Kasat Reskrim, Iptu M. Rayendra RAP, S.T.K, S.I.K mengatakan, 21 orang yang diamankan yakni, 4 orang warga Kecamatan Sape, Kabupaten Bima dan 17 warga Lingkungan Sarata Kota Bima.

"4 orang warga Kecamatan Sape itu, inisial A (26) asal Desa Naru Sape, S (37) asal Desa Sangiang Sape, M (37) asal Desa Bugis Sape, MA (16) asal Naru Barat Sape. Sementara 17 warga lingkungan Sarata Kota Bima, inisial TA (17), A (16), HA (22), B (17), A (17), VDA (17), MA (17), MRM (17), MA (15), H (17), BI (13), FR (21), A (17), I (26), MR (17), R (20), A (19)," ungkap Rayendra.

Adapun Barang Bukti (BB) yang diamankan dari para terduga pelaku penyerangan, jelas Rayendra, 6 bilah parang, 1 pedang, 1 cerurit, 19 anak panah, 5 ketapel panah, 2 tas panah/paralon, 1 linggis dan 3 HP.

Dokumen Polres Bima Kota.

Diceritakan kronologis pengamanan para terduga pelaku penyerangan, kata Rayendra, sebelumnya tim mendapatkan informasi bahwa ada sekelompok anak muda campuran dari Kampung Sarata dan Sape melakukan penyerangan terhadap warga Kampung Sarae, hingga erjadi keributan antar kampung (perang Kampung).

Menindaklanjuti infomasi itu, selanjutnya Tim Gabungan Puma, Sat Intel, Reskrim, Sabhara dan Polsek menuju ke TKP dan lansung membubarkan paksa sekaligus mengamankan para pelaku yang melakukan penyerangan dan para pelaku yang membawa senjata tajam seperti parang, panah, pedang, cerurit.

"Alasan dari para terduga pelaku melakukan penyerangan, dipicu karena adanya salah satu rekannya yang meninggal dunia setelah di tusuk oleh terduga pelaku dari kampung Sarae. Katanya aksi balas dendam," terangnya.

"Sekali lagi, kini para terduga pelaku penyerangan dan BB sudah diamankan ke Mako Sat Reskrim Res Bima Kota," tandasnya. (FAHRIZ)

No comments

Powered by Blogger.