Header Ads

Lutfi Ngaku Dapat Dapat Hadiah Besar Dari Gubernur NTB Untuk HUT Kota Bima ke 17

Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE

Visioner Berita Kota Bima-Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE mengaku banyak hal-hal baru yang dilakukannya pada HUT Kota Bima ke 17 tahun 2019. Hal-hal baru tersebut, diakuinya belum pernah dilakukan oleh Pemerintahan sebelunya. Untuk kedepannya, dijelaskannya bahwa masyarakat dan daerah ini harus bangkit dan berbenah agar lebih baik dari sebelumnya.

Kendati tanpa menjelaskan tentang apa yang sudah, sedang dan akan ditorehkannya sebagaimana Visi-Misi Kota Bima Bangkit Menuju PERUBAHAN dimasa Pemerintahan Lutfi-Feri ini, namun Walikota Bima mengaku akan banyak hal-hal baru yang akan muncul. Pernyataan tersebut, disampaikan secara langsung oleh Lutfi pada moment puncak HUT Kota Bima ke 17 tahun 2019 yang disaksikan oleh ribuan undangan beberapa hari lalu.

Bukan itu saja, tahun 2019 ini Kota Bima berhasil mendapatkan kado terbesar dan bermakna dari Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah. Kado yang sangat berarti tersebut, yakni berupa penyerahan lahan Kantor Walikota Bima dari Pemprov NTB ke Pemkot Bima.

“Belasan tahun lahan yang kita tempati ini masih berstatus sebagai tanah milik Pemprov NTB. Namun pada awal Januari 2019, lahan ini secara resmi diserahkan oleh Pemprov NTB kepada Pemkot Bima. Penyerahan lahan oleh Pemprov NTB ini, merupakan hadiah terbesar yang sangat bermakna dari Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah untuk HUT Kota Bima ke 17 tahun 2019,” terang Lutfi yang disambut yel-yel oleh ribuan undangan pada moment dimaksud.

Di atas lahan tersebut tepatnya di sebelah utara kantor Walikota Bima, akan dibangun Masjid bernama Muhammad Nur Latif. Pemberian nama ini, sebagai bentuk penghargaannya kepada mantan Walikota Bima, Drs. HM. Nur HA. Latif yang diakui memiliki jasa besar bagi kemajuan Kota Bima dan masyarakatnya terutama di bidang pembangunan fisik.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah
Rencana pembangunan Masjid tersebut telah dimatangkan dalam APBD 2 Kota Bima tahun 2019 alias telah disetuju oleh DPRD setempat. Anggaran yang telah dipersiapkan bagi pembangunan masjid tersebut yakni sebesar Rp5 Miliar. Pembangunan Masjid ini, ditangani langsung oleh Bagian Administrasi Pemerintahan Setda Kota Bima. Dan dipastikan bahwa pembangunan Masjid ini akan dimulai pada tahun 2019. Sementara Master Plan dan bahkan Detail Enginering Design (DED) bagi pembangunan Masjid tersebut pun diakui sudah ada.

Pada puncak HUT Kota Bima ke 17 tahun 2010 yang diselenggarakan di halaman kantor Walikota Bima, Gubernur NTB Dr. H. Zulkielimansyah iikut menghadirinya. Gubernur NTB pertama yang mengunjungi Kampus STISIP Mbojo Bima sekaligus pengelola dunia pendidikan dan sukses mengirim putra-putri terbaik NTB melanjutkan study ke luar negeri ini, tampak sangat ceriah pada moment HUT Kota Bima ke 17 ini.

Politisi tiga periode di DPR RI asal PKS sekaligus yang baru saja menjabat sebagai Gubernur NTB namun sukses melahirkan sebuah terobosan spektakuler dalam bentuk membangun Sirkuit MotoGP di Mandalika-Loteng ini, masih tetap dengan keramahan serta gaya komunikasinya yang sangat pelan tetapi diakui bermakna.

Di atas panggung kegiatan puncak kegiatan HUT Kota Bima ke 17 itu, Zul hanye mnitipkan pesan sekaligus ketegasan kepada Walikota-Wakil Walikota Bima beserta seluruh elemen masyarakatnya agar mampu menghentikan permainan uang pada Pemilu serentak yang akan diselenggarakan pada 17 April 2019. Jika itu bisa mampu dilakukan, maka hal tersebut diakuinya sebagai hadiah terbesar bagi HUT Kota Bima ke 17 tahun 2019. “Ini soal moral, oleh karenanya kita semua harus segera mendeklarasikan untuk menghentikan permainan uang pada Pemilu serentak ini,” desak Dr. Zul. (TIM VISIONER)

No comments

Powered by Blogger.