Header Ads

Ditemukan Mayat Tanpa Identitas Dengan Leher Tersayat di Kompleks Pertokoan Sultan Square Kota Bima

Diduga Korban Adalah Pegawai DLH Kota Bima

Inilah Sosok Mayat Yang Ditemukan Dalam Kondisi Leher Tersayat Oleh Pemulung, Suaeb (4/4/2021)

Visioner Berita Kota Bima-Kabar mengejutkan kini datang dari Kota Bima, Minggu (4/4/2021). Di tengah masyarakat Kabupaten Bima sedang berduka karena dihajar banjir bandang, kini ditemukan sosok mayat tanpa identitas dalam kondisi mengenaskan dengan leher tersayat di kompleks pertokoan Sultan Square yang berlokasi di sebelah barat terminal Dara Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima.

Mayat tersebut ditemukan oleh seorang pemulung asal Kelurahan Dara yakni Suaeb (56) pada Minggu sore (4/3/2021) sekitar pukul 16.30 Wita. Dari gambar yang beredar luas, ditemukan dalam kondisi tergeletak dan bersimbah darah. Darah tercecer di pakaian korban hingga ke tanah.

Masih dari gambar yang beredar luas, korban tewas dalam kondisi tergeletak dan terlihat ada bungkusan plastik warna putih di samping semak-semak di Tempat Kejadian Perka (TKP). Awal mulanya, Suaeb menemukan mayat tanpa identitas di saat mencari botol plastik bekas.

Dan saat itu pula Suaeb sontak saja kaget ketika melihat sesosok mayat tanpa identitas yang ditutupi dengan plastik warna putih di TKP. Selanjutnya pada pukul 16.05 Wita, Suaeb melaporkan hal tersebut kepada pihak Polsek Rasanae Barat-Polres Bima Kota, tepatnya melaporkan kepada Ipda Agus Supriyanto.

Setelah menerima laporan tersebut, pihak Polsek Rasanae Barat langsung memerintahkan anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Dara yakni Bripka Ramli untuk mengkroscek kebenaran dari informasi di TKP. Tak butuh waktu lama, Bripka Ramli langsung meluncur ke TKP.

Hasilnya, ternyata informasi benar. Pada saat itu Pula Bripka Ramli menemukan mayat tanpa identitas dalam posisi terlentang dan terdapat luka sayatan pada bagian lehernya. Kuat dugaan bahwa korban dibunuh.

Atas ditemukannya mayat tanpa identitas tersebut, akhirnya Bripka Ramli melaporkannya ke Kapolsek Rasanae Barat. Selanjutnya, pihak Polsek Rasanae Barat, Bhabinkamtibmas Dara dan Tim Inafis Polres Bima turun ke TKP guna mengevakuasi jenazah korban dan memasang police line (garis polisi).

Minggu sore sekitar pukul 18.15 Wita jenazah dievakuasi di RSUD Bima untuk dilakukan visum. Namun hingga berita ini ditulis, sejumlah Awak Media belum memperoleh kejelasan hasil visum terhadap korban oleh Tim Medis RSUD Bima.

Kapolsek Rasanae Barat-Polres Bima Kota, Iptu Dediansyah yang dimintai komentarnya membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat tanpa identitas oleh seorang pemulung dimaksud. Di leher korban ditemukan adanya luka sayatan. Namun, Dediansyah belum bisa memberikan keterangan tentang motif dari kejadian ini.

“Mayat korban sudah dibawa ke RSUD Bima guna dilakukan visum. Namun tahapan yang sudah dilakukan Polisi adalah memasang police lain di TKP, membawa jenazah korban untuk di visum di RSUD Bima, dan masalah ini sedang dalam penyelidikan,” tandas Dediansyah dengan nada singkat.

Sementara data terkini yang diperoleh Visioner menduga, korban diduga pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima asal warga Kelurahan Rontu Kecamatan Raba-Kota Bima bernama Hasanudin alias Aba Kuba. Konon identitas tersebut dijelaskan oleh tetangga korban di Rontu. Namun untuk memastikan identitas lengkap korban, Visioner akan mengkroscek lebih lanjut. 

Namun informasi yang meyakinkan mengungkap, korban adalah berprofesi sebagai ASN pada DLH Kota Bima. Dan informasi terkini yang diperoleh Visioner, diduga korban dibunuh oleh penduri, dan sepeda motornya juga dikabarkan sudah dibawa kabur oleh pencuri. (TIM VISIONER)

No comments

Powered by Blogger.