Header Ads

Walikota Jadi Inspektur Upacara HUT Kota Bima ke-19, Ungkap Capaiannya Selama Memimpin

Upacara HUT Kota Bima Ke-19.

Visioner Berita Kota Bima-Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kota Bima berlangsung di halaman kantor Walikota Bima di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Sabtu (10/4/2021) pagi. 

Upacara bertema Bangga Membangun Kota Bima yang Berbudaya ini dipimpin Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE. kegiatan dihadiri 100 tamu undangan. Kegiatan berlangsung dengan mengikuti standarisasi protokol pencegahan Covid-19. 

Dalam amanatnya, Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi SE mengatakan, sudah menjadi tradisi bahwa peringatan hari ulang tahun menjadi momen untuk menapak-tilas pencapaian dan tantangan selama setahun terakhir. 

“Demikian pula yang kita lakukan pada peringatan HUT ke-19 ini. Namun, jika kita harus menghitung antara pencapaian dan tantangan, antara nikmat dan cobaan, maka sesungguhnya nikmat Allah kepada Kota Bima ini tidak terhitung,” katanya. 

Dijelaskannya, kendati sedang dilanda ujian pandemi Covid-19 yang memengaruhi tenaga, pikiran dan kemampuan anggaran. Namun beberapa agenda pembangunan di Kota Bima tetap berhasil dilaksanakan dengan baik. 

“Kita telah mampu membuat Kota Bima bersolek menjadi lebih indah dan mengembangkan beberapa destinasi wisata kita sebagai sektor pengungkit utama. Ada pula berbagai program pemberdayaan masyarakat yang diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru,” ungkapnya. 

Lutfi mengungkapkan, berbagai capaian itu, menjadi salah satu dasar pemilihan tema peringatan hari ulang tahun ke-19 Kota Bima, yaitu Bangga membangun Kota Bima yang berbudaya. Di mana tema itu sekaligus pengingat bahwa tujuan dibentuknya Kota Bima salahsatunya mewujudkan masyarakat yang berkarakter. 

“Kita harapkan dengan karakter budaya ini, Kota Bima bangkit menjadi salah satu kota besar yang memiliki ciri khas yang unik, berkarakter dan mendunia,” ujarnya. 

Menurut Lutfi, untuk mewujudkan harapan bersama, harus diawali penelitian, perencanaan yang sistematis dan efisien serta berkesinambungan, berdaya guna serta berhasil. 

“Menapaktilasi perjalanan kita satu tahun terakhir, banyak suka dan duka yang kita lewati, ada pencapaian yang sedikit melegakan, tetapi di lain pihak masih banyak aspirasi masyarakat yang belum kita penuhi. Kita masih banyak bermimpi untuk kota ini, kita harus menyadari saat ini kita tengah diuji dengan pandemi Covid-19 dan ini berpengaruh tidak hanya di daerah kita, seluruh daerah di indonesia juga terkena dampak tersebut,” katanya. 

Dia mengisyaratkan akan terus berikhtiar mewujudkan berbagai mimpi itu melalui didikasi dan kerja-kerja terbaik. Beberapa program dan pusat pelayanan public yang represetantiv telah mampu dihadirkan di Kota Bima, antara lain pada bidang kesehatan yakni pos anggaran bidang kesehatan 10% dari APBD Kota Bima setiap tahun, pembangunan tiga Puskesmas megah yaitu Puskesmas Paruga, Puskesmas Mpunda dan Puskesmas Rasanae Timur, pengadaan enam mobil ambulance secara bertahap. 

Selain itu, sebanyak 12.842 jiwa warga kurang mampu Kota Bima memperoleh layanan JKN/ BPJS Kesehatan gratis. Kota Bima juga telah memiliki Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bima tipe D. Sementara pada bidang sosial dan keagamaan, pemerintah telah berhasil membangun masjid kantor Wali Kota Bima yakni Masjid Nur A. Latief”, mengalokasikan Rp10 miliar untuk pembangunan Masjid Agung Al Muwahiddin Bima, mewujudkan anggaran pembangunan masjid dan musalahpada tahun 2020 sebesar Rp5 miliar dan pada tahun 2021 naik menjadi Rp7,4 miliar dan meningkatkan insentif bilal, marbot dan guru ngaji. 

Lutfi juga menyebut, pada bidang sosial, budaya, pariwisata dan UMKM, Pemerintah Kota Bima yang dipimpinnya telah berhasil memberi bantuan permberdayaan kepada kelompok yang bergerak pada bidang peternakan, perikanan dan pedagang bakulan. Selain itu, mewujudkan pembangunan destinasi Pantai Lawata dan Kolo, Kecamatan Asakota. 

Adapun pada bidang Infrastruktur dan peningkatan pelayanan public, Pemkot Bima berhasil membangun RTP Taman Kodo, membangun RTP Lapangan Pahlawan dan foodcourt Lapangan Pahlawan, melaksanakan pengadaan lampu hias pada tiga jembatan yaitu Jembatan Padolo 1, Penatoi, Kodo, membangun command center, meningkatkan tunjangan kinerja (Tukin) pegawai dan meningkatkan insentif bagi RT/RW se-Kota Bima. 

“Untuk tahun 2021 ini, akan ada tiga pembangunan besar. Yaitu pembangunan sayap kantor Wali Kota Bima sebesar Rp 23 miliar, gedung Perpustakaan Kota Bima sebesar Rp 9,9 miliar dan kantor Kelurahan Santi Kecamatan Mpunda sebesar Rp1,4 miliar. Adapula agenda penting lainnya yakni rencana pembangunan kampus IAIN Bima yang saat ini sedang dilakukan proses pengajuan kepada Presiden Republiki Ndonesia. Kampus IAIN Bima ini nantinya akan menjadi salah satu kampus negeri pertama di Pulau Sumbawa,” ujar Lutfi. 

HM Lutfi juga mengungkapkan sejumlah capaian dan penghargaan yang diraih Pemkot Bima yang dipimpinya, yaitu piagam penghargaan atas prestasi dalam akuntabilitas kinerja tahun 2019 dengan predikat nilai b, dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, piagam penghargaan atas dukungan pelaksanaan sosialisasi pelayanan kantor bayar Bank Syariah Mandiri (BSM) sebagai mitra PT Taspen dan pembiayaan pra-pensiun BSM, piagam penghargaan sinergisitas terbaik kedua dari Danrem 162/Wira Bhakti, piagam penghargaan kepada Pemerintah Kota Bima sebagai kota cukup peduli Hak Asasi Manusia pada tahun 2019 dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia , penghargaan Keterbukan Informasi Publik tahun 2020 tingkat provinsi NTB sebagai badan publik informatif dari Komisi Informasi Provinsi NTB. 

Penghargaan lainnya, piagam penghargaan sebagai kota sangat inovatif government award 2020 dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, piagam penghargaan atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 6 kali berturut-turut, dan penghargaan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) karena dianggap berkomitmen penuh terhadap peningkatan kompetensi pekerja migran.

“Masih banyak catatan keberhasilan yang tidak dapat disebut satu persatu, salah satunya pembangunan di bidang pendidikan sebesar 23% dari APBD Kota Bima,” ucap Lutfi. 

Diakuinya, semua pencapaian itu tidak akan dapat terwujud tanpa dukungan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi NTB, DPRD Kota Bima, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Bima, organisasi nonpemerintah, BUMN/BUMD maupun berbagai komunitas masyarakat. 

“Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang telah terlibat dalam membangun Kota Bima tercinta ini,” ungkapnya. 

Lutfi juga menyampaikan, masih banyak tantangan pada masa mendatang. Tetapi Kota Bima sudah memiliki modal yang kuat, yaitu hubungan yang harmonis antara unsur eksekutif, legislatif, yudikatif, dan TNI/POLRI serta modal yang paling besar, yaitu masyarakat Kota Bima yang berkeinginan besar untuk maju serta memiliki kesetiakawanan sosial. 

“Inilah kekuatan kita yang paling besar. peserta upacara yang saya hormati, pada perayaan tahun ini saya sangat merasa terharu sekaligus bangga atas dukungan semua pihak, di mana pada perayaan hari jadi ke-19 Kota Bima tahun 2021 ini benar–benar dimaknai spesial meskipun dilaksanakan dengan sederhana. Saat yang sama seluruh perangkat daerah, camat dan lurah melaksanakan upacara peringatan secara serentak,” katanya. 

Lutfi juga mengingatkan seluruh aparatur/ OPD agar bekerja sesuai Tupoksi masing-masing, disiplin dan penuh tanggung jawab sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Untuk itu, diharapkan mengubah mindset dan paradigma pelayanan yang selama ini bahwa pegawai harus dilayani, diubah bahwa harus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Kota Bima tanpa kecuali. 

“Layani masyarakat sesuai aturan yang ada secara efesien dan efektif dengan sepenuh hati. Hidupkan kondisi kerja intern dan antarinstitusi secara mantap dan terus menerus, sehingga dicapai suatu kesatuan dalam membangun daerah. Penegakkan supremasi hukum harus dimulai dari diri sendiri bukan selalu dimulai dari aparat penegak hukum, ASN harus menjadi contoh ketaatan dan ketertiban terhadap hukum,” katanya. 

Selain Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi SE, upacara HUT ke-19 Kota Bima yang berlangsung di halaman kantor Walikota Bima, juga dihadiri Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani S. Sos, SH M. Han, Bupati Bima Hj Indah Damayanti Putri, Bupati Dompu H Abdul Kadir Zailani, Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH, Dandim 1608 / Bima Letkon Inf Teuku Mustafa Kamal, Kapolres Bima Kota AKBP Heryo Tejo Wicaksono S.I.K SH, Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo S.I.K, Ketua DPRD Kab. Bima M Putra Feriandi SIP, Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawan SE, Kepala Kejaksaan Surotoa SH MH, Kepala Pengandilan Haris Tewa SH MH, OPD dan jajaran Pemerintah Kota Bima. 

Adapun pasukan upacara terdiri dari 1 SST Kodim 1608/ Bima, 1 SST Brimob, 1 SST Polres Bima Kota, 1 SST Satuan Pol PP Kota Bima, 1 SST Dishub, 1 SSK ASN Kota Bima. Selain upacara dilanjutkan peluncuran tamanan sorgun. Seluruh rangkaian upacara HUT ke-19 Kota Bima berakhir dengan aman dan tertib sekira pukul 10.10 Wita. (FAHRIZ)

No comments

Powered by Blogger.