Header Ads

Tim Opsnal Brimob NTB Unjuk Taring, Dua Pelaku Pembobolan Sekolah Berhasil Diringkus

Foto Terduga Pelaku.

Visioner Berita Kabupaten Bima-Tim opsnal Brimob NTB berhasil mengamankan 2 pemuda terduga pelaku pencurian beserta 4 (empat) unit laptop hasil curian merk acer dengan sebilah parang yang digunakan untuk malakukan aksinya. Penangkapam dilakukan berdasarkan laporan Aduan nomor: B/IX/2021/Polsek Monta tanggal 14 september 2021. Senin tanggal 20 september 2021 sekitar pukul 00.30 wita bertempat di Desa Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

"Barang bukti yang berhasil di amankan 4 (empat) unit laptop Merk Acer beserta charger dan sebilah parang," terangnya Bripka Ardi Baron Bayu Seno, Selasa (21/9/2021).

"Terduga pelaku inisial AF laki-laki Alamat Desa Tangga dan BA dari alamat yang sama dengan AF," tambahnya.

Lanjutnya, adapun kronologis penangkapan kedua terduga pelaku yakni dari hasil penyelidikan tim opsnal Brimob NTB yang mendapat informasi dari masyarakat bahwa terduga pelaku berada dijalan lintas Tente-Parado tepatnya samping lapangan Desa Tangga.

Kemudian pukul 23.30 Wita, tim opsnal di bawah kendali Bripka Ardi Baron Bayu Seno dan didampingi oleh Aipda Anhar (kanit reskrim polsek monta) mulai bergerak menuju lokasi yang ditargetkan, sekitar pukul 00.30 Wita tim opsnal dengan sigap berhasil mengamankan 2 orang pemuda terduga pelaku pencurian (Pembobol SMPN 1 Monta) tersebut. 

"Dari hasil keterangan terduga pelaku bahwa hasil curian dijual ke warga desa Tolo Uwi 1 Unit, warga Desa Tanjung Mas 1 Unit, warga Desa Tente 2 unit dengan total Rp. 3.400.000," cetusnya.

Mendengar pengakuan kedua terduga pelaku, tim opsnal bergerak melakukan pengembangan mencari barang bukti yang telah dijual tersebut. Alhasil tim opsnal berhasil mengamankan barang bukti 2 unit laptop. 

"Kini tim opsnal mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti 4 unit laptop tersebut ke mako batalyon C pelopor satbrimobda NTB dan pukul 17.00 Wita terduga pelaku beserta penadah dan barang bukti diserahkan ke Polsek Monta untuk diproses lebih lanjut," pungkasnya. (FAHRIZ)

No comments

Powered by Blogger.