Header Ads

Inilah Persembahan Terbaik Rudi Mbojo Untuk Lahan Kampus IAIN, Walikota Bima Ucapkan Terimakasih

Ucapan Terimakasih Juga Disampaikan Kepada Menteri LHK RI

Great Momen Bersama Walikota Bima, Ketua-Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Rudi Mbojo dan Lainnya di Jakarta (16/11/2021).

Visioner Berita Jakarta-Perjuangan Anggota DPR RI Dapil Pulau Sumbawa (NTB 1) yang juga duta Partai Amanat Nasional (PAN), H. Muhammad Syafrudin, ST, MM (HMS) yang akrab disapa Rudi Mbojo terkait lahan seluar 120 hektar untuk pembangunan Kampus IAIN di Kota Bima di wilayah Kelurahan Rabadompu Timur Kecamatan Raba Kota Bima patut diapresiasi.

Berkat perjuangan keras dan pendekatannya yang sangat intens dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc akhirnya lahan seluas ratusan hektar untuk pembangunan Kampus Negeri pertama di Pulau Sumbawa (IAIN) di Kota Bima diamini.

Atas perjuangan keras Rudi Mbojo tersebut, Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE secara khusus menyampaikan apresiasi, terimakasih, bangga dan penghormatan yang setinggi-tingginya. Ucapan yang sama juga disampaikan oleh Lutfi Kepada Menteri LHK RI, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc.

“Perjuangan Rudi Mbojo ini sungguh luar biasa. Dua hari lalu (16/11/2021) kami bertemu dengan Menteri LHK RI. Pada pertemuan tersebut melibatkan Rudi Mbojo, Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, S.Adm, Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Samsurih, SH, Ketua Bappeda Kota Bima, Drs. H. Fakhrunraji, M.Si, Kadis LH Kota Bima, Syarif Rustaman, M.Ap, dan lainya,” ungkap Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE kepada Media Online www.visionerbima.com.

Pada pertemuan dengan Menteri LHK RI tersebut jelas Lutfi yakni terkait pelepasan lahan seluas 120 hektar di wilayah Rabadompu Timut Kecamatan Raba-Kota Bima untuk pembangunan Kampus IAIN.

“Alhamdulillah respon dari Menteri LHK RI soal itu sangat baik. Lebih jelasnya, Menteri LHK RI akan memberikan lahan seluas 120 hektar kepada Pemkot Bima. Lahan tersebut tentu saja akan dimanfaatkan untuk pembangunan Kampus IAIN sebagaimana yang telah kita canangkan sebelumnya,” ulas Lutfi.

Lutfi kembali menyatakan, Rudi Mbojo merupakan salah satu sahabat terbaiknya sejak dulu hingga saat ini. Dan diakuinya pula bahwa perjuangan keras Rudi Mbojo untuk kepentingan masyarakat khusus di Dapil NTB 1 bukan sekadar wacana.

“Sekali lagi, saya menyampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Rudi Mbojo dan Ibu Menteri LHK RI. Apa yang saya sampaikan ini bukan karena saya dengan Rudi Mbojo sama-sama pernah menjadi  Anggota DPR RI. Tetapi lebih kepada karena saya sangat memahami soal sepak terjang yang dilaksanakan oleh Rudi Mbojo dalam memberikan advokasi untuk kepentingan publik,” tandas Lutfi.

Berapa lama proses negosiasi sehingga Menteri LHK RI meresponya dengan sangat baik soal lahan tersebut, Lutfi menyatakan?.

“Tidak ada proses negosiasi, sebab daerah kita sangat membutuhkan lahan. Sebab Kota Bima ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Bima dan hingga kini sudah berusia 19 tahun.

Lahan seluas 120 hektar tersebut bukan saja digunakan untuk pembangunan infastruktur Kampus IAIN dengan segala fasilitasnya. Tetapi juga untuk pertanian yang terintegrasi. Politis Partai Golkar yang juga mantan Anggota DPR RI dua periode ini (Lutfi) memaparkan, lahan tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk pembangunan Rumah Sakit (RS), pertanian dan peternakan, pembibitan, TPA dan lainya.

“Insya Allah dalam waktu dekat Menteri LHK RI akan menyerahkan secara resmi laha seluas 120 hektar itu kepada Pemkot Bima. Sementara real action untuk pembangunan Kampus IAIN akan dilaksanakan tahun 2022,” harap Lutfi.

Lutfi memastikan tidak adanya istilah tukar guling terkait penyerahan lahan seluas 120 hektar tersebut oleh Menteri LHK RI kepada Pemkot Bima. Sebab, Undang-Undang (UU) yang baru dan Peraturan Pemerintah (PP) menjelaskan tentang tidak adanya proses tukar-menukar.

“Perjuangan Rudi Mbojo terkait lahan seluas 120 hektar untuk pembangunan Kampus IAIN di Kota Bima tersebut nyata adanya. Oleh sebab itu, kita semua wajib berterimakasih dan bangga kepada Anggota DPR RI tiga periode yang juga duta PAN ini,” tutur Lutfi.

Perjuangan Rudi Mbojo untuk masyarakat khususnya di Dapil NTB I (Pulau Sumbawa) yang telah mengantarkanya ke kursi DPR RI bukan saja soal lahan bagi pembangunan Kampus IAIN di Kota Bima tersebut. Tetapi juga banyak hal-hal penting lainya yang sudah dan sedang dinikmati oleh masyarakat.

“Yakni di bidang perikanan kelautan, kehutanan, perkebunan dan Bulog. Untuk itu, kita semua berharap serta berdo’a kepada Allah SWT agar Rudi Mbojo sukses dan sehat selalu,” pungkas Lutfi.

Secara terpisah, Anggota DPR RI Dapil NTB I kelahiran Kota Bima, H. Muhammad Syafrudin, ST, MM (Rudi Mbojo) menjelaskan bahwa dirinya berkesempatan mendampingi Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE untuk menemui Ibu Menteri LHK RI tersebut. Pertemuan tersebut, diakuinya dalam rangka meminta arahan sehubungan dengan rencana pembangunan Kampus IAIN di Kota Bima.

Terkait lahan tersebut, Rudi Mbojo yang dikenal Politisi kawakan yang juga mediator ulung ini mengaskan bahwa langkah yang diambil oleh Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE sudah sangat tepat karena menyangkut kepentingan publik.

“Sementara kita juga harus melihat sisi lain yang mengatur soal lingkungan serta lahan yang akan digunakan di atas lahan itu pula. Pada pertemuan penting dengan Ibu Menteri LHK RI tersebut,  Lutfi yang juga sahabat baik saya menyampikan terimakasih kepada saya dan kepada Ibu Menteri LHK RI,” terang Rudi Mbojo kepada Media ini, Rabu (17/11/2021).

Pada pertemuan penting dengan Menteri LHK RI dan jajaranya tersebut, terkait hajar besar dimaksud maka semua pihak harus tetap menunggu arahan dari Peerintah Pusat melalui Menteri LHK RI. Hal tersebut dimaksudkan agar semuanya dapat berjalan dengan lancar sesuai kepentingan masyarakat serta tidak bertentangan dengan kondisi di lapangan.

“Salah satu Tupoksi saya selaku Anggota DPR RI adalah memfasilitasi pertemuan antara Walikota Bima beserta rombonganya dengan Ibu Menteri LHK RI, dan Alhamdulillah itu semua berjalan secara sukses dan lancar. Apa yang saya lakukan dalam kaitan itu, semoga bisa mewujudkan harapan masyarakat Bima untuk memiliki Lembaga Pendidikan di bidang Agama yang berstatus sebagai Kampus Negeri yakni IAIN di Kota Bima,” harap Politisi kawakan yang dikenal santai, murah senyum dan sejak dulu hingga saat ini tak pernah lepas dari sarung tenunan asli Bima ini.

Politisi PAN yang dikenal ramah, santun, sederhana dan rendah hati ini menandaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bima hanya mengajukan permohonan permintaan lahan seluas 30 hektar untuk pembangunan Kampus IAIN di Kota Bima kepada Menteri LHK RI. Lahan yang diminta tersebut, diakuinya telah tertuang di dalam proposal dari Pemkot Bima.

“Pada moment tersebut, Ibu Menteri LHK RI menanyakan tentang berapa luas lahan yang diminta oleh Pemkot Bima. Pada moment tersebut, Ibu Menteri LHK RI juga menanyakan tentang berapa total luas lahan yang ada di sana. Kami menjawab bahwa lahan yang diajukan untuk pembangunan Kampus tersebut seluas 30 hektar, sementara total luas lahannya adalah 120 hektar. Setelah mendengar penjelasan dari kami tersebut, Ibu Menteri LHK RI langsung menyatakan akan memberikan semua lahan seluas 120 hektar tersebut kepada Pemkot Bima,” ungkap Rudi Mbojo.

Atas hal itu, atas nama masyarakat NTB khususnya Bima-Rudi Mbojo menyampaikan apresiasi, terimakasih, bangga dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Menteri LHK RI ini. Dan dengan telah diberikanya lahan seluas 120 hektar oleh Menteri LHK RI kepada Pemkot Bima tersebut, maka selanjutnya Pemkot Bima akan merubah surat permohonan pengajuan lahan dari 30 hektar menjadi 120 hektar.  

“Sungguh mulai hari Pemerintah Pusat melalui Ibu Menteri LHK RI ini. Semoga kemuliaan hatinya ini akan menjadi ladang amalnya di hari kelak nanti. Dan atas nama Anggota DPR RI kelahiran Bima, saya nyatakan bahwa inilah salah satu yang bisa saya persembahkan kepada masyarakat. Selanjutnya mari berjuang bersama-sama untuk mewujudkan kebutuhan umat, khususnya di NTB,” pungkas Rudi Mbojo. (FAHRIZ/GILANG/RUDY/AL) 

No comments

Powered by Blogger.