Header Ads

Diduga Lupa Matikan Kompor Gas, Sejumlah Rumah di Desa Tolouwi Bima Hangus Terbakar

Insiden Kebakaran di Desa Tolouwi Kabupaten Bima.

Visioner Berita Kabupaten Bima-Sejumlah rumah warga RT 04 di Desa Tolouwi Kecamatan Monta Kabupaten Bima ludes terbakar, Jum’at (16/9/2022) dini hari sekitar Pukul 00.53 Wita.

Kebakaran tersebut diduga kuat dipicu akibat ledakan yang bersumber dari kompor gas LPG yang lupa dimatikan pemilik salah satu rumah warga terbakar.

“Adapun musibah kebakaran diawali dengan suara ledakan diduga ledakan kompor gas yang berasal dari dapur pemilik rumah Alamsyah (korban). Dan seketika itu langsung terjadi kebakaran dari dapur rumah panggung tersebut,” kata Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka.

Lanjutnya, api merembet ke rumah yang ada disamping kiri dan kanannya hingga menyebabkan tiga unit rumah panggung ludes terbakar hingga rata dengan tanah. Sementara dua unit rumah lainnya sengaja dirusak.

“Sebanyak dua unit rumah setengah permanen sengaja dirusak untuk menghindari api menjalar,” jelasnya.

Api baru bisa sepenuhnya dipadamkan setelah Personil Gabungan Polres Bima tiba di TKP Pukul 03.30 Wita, dengan membawa satu unit mobil tangki air.

Catatan penting lainnya, berikut data korban akibat kebakaran :

1. Rumah 12 tiang milik Burhan (57), beserta Mesin Alkon/mesin air 3 unit, mesin sensor kayu 1 unit, mesin babat rumput 2 unit, 3 Sertifikat kepemilikan rumah dan tanah, Izasah SD, SMP, SMA milik anaknya serta uang tunai Rp.30 juta. Total kerugian sekitar Rp80 juta.

2. Rumah 12 tiang milik Alamsyah (43), beserta mesin sensor kayu 1 unit, Sepeda Motor Honda Supra 1 unit, mesin semprot hama 1 unit, dan perabotan rumah tangga serta uang tunai Rp.10 juta. Total kerugian sekitar Rp75 juta.

3. Rumah 12 tiang milik Ibrahim (37), beserta Tractors 1 unit, mesin penggiling jagung 1 Unit, Sepeda Motor Yamaha Vega 1 unit, mesin Alkon 3 unit, mesin babat rumput 3 unit, mesin semprot hama 2 unit,4 ekor kambing dan uang tunai Rp.8 juta. Total kerugian sekitar Rp150 juta.

Sementara 2 unit rumah yang sengaja dirusak adalah rumah permanen milik Sukarno (28) dan rumah semi permanen milik Hasan (55).

“Dengan adanya musibah kebakaran tersebut kerugian material yang dialami oleh para korban kebakaran rumah di perkirakan mencapai sekitar Rp.400 juta,” pungkasnya. (FAHRIZ)

No comments

Powered by Blogger.