Header Ads

Mobil Ditumpangi Ibu dan Anak Terguling Beberapa Meter Hingga Menabrak Tiang Listrik di Amahami

Ibu dan Anak Umur 4 Tahun Dirujuk ke RSUD Bima

Kondisi Mobil Terguling Itu Setekah Dikembalikan Pada Posisi Normalnya. TKP di Depan Falcao Cafe, Amahami-Kota Bima

Visioner Berita Kota Bima-Kecelakaaan tunggal terjadi di depan Falcao Cafe Kota Bima, tepatnya di kawasan Amahami Kecamatan Rasanae Barat, Sabtu sore (17/9/2022) sekitar pukul 16.15 Wita. Sebuah mobil merk Honda dengan Nopol DR 1349 AW yang ditumpangi oleh ibu dan anaknya itu praktis saja terguling beberapa meter setelah diduga menabrak pembatas jalan raya di depan Falcao Cafe Amahami-Kota Bima.

Sejumlah saksi mata di Tempat Kejatian Perkara (TKP) mengungkap, mobil yang ditumpangi oleh ibu dan anak tersebut datang dari arah Lawata menuju Kota Bima dan tiba di depan Falcao Cafe diduga melaju dengan kencang hingga roda bagian kanan depan agak menempel pembatas jalan. Selanjutnya kata sejumlah saksi mata, kendaraan tersebut diduga tak bisa dikendalikan dan kemudian menabrak pembatas jalan hingga terguling.

“Mobil itu terguling beberapa kali ke arah timur dengan jarak beberapa meter dan kemudian menabrak tiang listrik yang ada bagian tengah. Setelah menabrak tiang listrik, mobil tersebut kembali terguling pada bagian utara pembatas jalan,” ungkap sejumlah saksi mata dimaksud kepada Media Online www.visionerbima.com di TKP, Sabtu sore (17/9/2022).

Akibatnya, bagian depan, samping kiri dan kana dan bagian belakang mobil tersebut terlihat mengalami kerusakan berat. Masih menurut sejumlah saksi mata tersebut, warga sekitar kemudian berbondong-bondong datang ke TKP untuk memngembalikan posisi mobil yang dalam keadaaan terguling tersebut ke posisi normal sebagaimana biasanya.

“Saat dikembalikan kepada posisi normalnya, ibu dan anak masih terperangkap di dalam mobil itu pula. Namun demikian, warga berhasil mengevakuasi ibu dan anaknya yang masih berumur 4 tahun itu, terlebih dahulu warga memecahkan kaca mobil itu pula,” ungkap sejumlah saksi mata itu.

Saat dievakuasi keluar dari mobil tersebut kata sejumlah saksi mata di TKP, ibu dan anak yang masih berumur 4 tahun itu terlhat masih selamat namun diduga mengalami luka parah. Tak lama kemudian(usai dievakuasi), ibu dan anaknya itu langsung dilarikan ke Puskesmas Paruga guna mendapatkan perawatan dari pihak Medis setempat.  

“Alhamdulillah saat dievakuasi keluar dari mobil tersebut, ibu dan anaknya masih bisa bicara. Namun keduanya terlihat terluka. Usai dievakuasi, keduanya langsung dibawa ke Puskesmas Paruga untuk mendapat perawatand ari pihak Media setempat,” ungkap sejumlah saksi mata.

Masih menurut sejumlah saksi mata di TKP, dari arah Lawata menuju Kota Bima bahwa kendaraan yang ditumpangi oleh ibu dan anak tersebut disusul dari bagian belakang oleh suaminya yang menggunakan sepedfa motor merk Honda warna hitam merah. Dan kata saksi mata, saat awal terjadinya kecelakaan hingga mobil tersebut terguling-suaminya itu juga ikut menyaksikanya.

“Ya, seorang pria yang menyusul mobil tersebut dengan menggunakan sepeda motor bebek adalah suaminya. Singkatnya, kami menduga bahwa kecelajaan tersebut karena si supirnya dalam kondisi ngantuk,” duga sejumlah saksi mata di TKP tersebut.

Beberapa saat setelah kejadian mobil terguling tersebut ungkap sejumlah saksi mata, Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Polres Bima Kota tiba di TKP. Tiba di lokasi itu, Unit Laka Lantas Polres Bima Kota langsung melakukan oleh TKP.

“Hampir 1 jam lamanya Polisi melakukan olah TKP. Selanjutnya, Mobil Merk Honda warna putih dan 1 unit sepeda motor tersebut langsung diangkut oleh Polisi untuk dibawa ke kantor Sat Lantas Polres Bima Kota,” tandas sejumlah saksi mata dimaksud.

Kecelakaan tunggal yang terjadi itu, juga berhasil mengundang perhatian warga. Makssudnya, warga berbondong-bondong datang ke TKP usai kejadian berlangsung. Saaat itu pula, warga yangd atang diTKP itu juga mendokumentasikan mobil yang terguling itu (foto dan video). Baik video maupun foto terkait kecelakaan tunggal tersebut langsung diposting oleh warga di berada Media Sosial (Medsos).

Kabar terkini yang dihiimpun oleh Media ini melaporkan, ibu dan anak dimaksud  diinformasikan sudah tidak lagi dirawat di Puskesmas Paruga. Tetapi dikabarkan telah dirujuk ke RSUD Bima. Keduanya dirujuk diduga karena mengalami luka serius dan harus dirujuk ke RSUD Bima guna ditangani lebih lanjut.

Pantauan langsung Media ini di beranda Medsos mengungkap, para nitizen terlihat berharap dan berdoa agar ibu dan anak dimaksud selamat. Sementara identitas ibu dan anak maupun suaminya itu, hingga berita ini dipublikasikan masih belum diketahui. Ada yang menduga bahwa ketiganya adalahw arga asal Kabupaten Dompu. Dan ada pula yang menduga bahwa ketiganya adalah warga asal Kota Bima. (TIM VISIONER) 

No comments

Powered by Blogger.