Sukses Setelah “Dihempas”, Irfan Menyerahkan Balihonya Digantikan Dengan Lutfi-Feri


Saat Sedang Dibongkar
Nama Drs. H. Muhammad Irfan, MM begitu tersohor di NTB. Popularitas “menggunung”, karena telah mampu menggerakkan dunia pendidikan di NTB termasuk di Bima ke arah yang lebih maju di saat mnjadi Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikkan (LPMP) setempat (NTB). Bagi dunia pendidikan di NTB termasuk guru baik PNS maupun Honor Daerah (Honda), nama Irfan masih melekat karena perjuangan dan jasa baiknya selama bertahun-tahun lamanya. Kariernya kian menanjak tajam, kini Irfan dipercayakan oleh Negara setelah melewati perjuangan panjang menuju salah satu jabatan strategis di Kemendikbud RI. Prestasi dari kinerja terukur yang diraihnya, adalah setelah Irfan “dihempas” dari percaturan politik menuju Pilkada Kota Bima, berikut catatan singkatnya.
Visioner Berita Kota Bima-Mimpi mantan Kepala LPMP NTB yang jkini sukses menempati jabatan strategis pada Kemendikbud RI yakni Drs. H. Muhammad Irfan, MM untuk menjadi Calon Wakil Walikota Bimka periode 3018-2023 berpasangan dengan H. A.Rahman H. Abidin, SE (Calon Walikota)-kandas ditengah jalan. Irfan “dihempas” lantaran Petahana (H. A.Rahman H. Abidin, SE) disebut-sebut memilih Hj. Ferra Amelia, SE, MM (mantan Ketua DPD II Golkar Kota Bima yang kini sudah menjadi kader PDIP).

Setelah “dihempas” oleh Petahana, sepertinya Irfan tak terlalu ngotot. Karenanya, Tokoh penting sekaligus pejabat yang sudah berjasa besar buat dunia pendidikkan di NTB ini (Irfan), memutuskan untuk tidak ingin lagi berbicara tentang Pilkada Kota Bima periode 2018-2023.

“Kini saya sudah tak lagi ingin berbicara tentang Pilkada Kota Bima. Sebab dalam dunia politik, sesungguhnya kepastian adalah ketidakpastian itu sendiri. Untuk itu, saya lebih ingin berkarier dalam dunia birokrasi. Sebab, saya adalah birokrasi murni. Untuk itu, doakan agar saya sukses untuk menempati jabatan baru di Kemendikbud RI setelah melewati assesment,” harap Irfan saat itu.

Alhasil, setelah melewati perjuangan panjang tak tak mudah, Irfan kini telah sukses menempati sebuah jabatan strategis di Kemendikbud RI yang menaungi bidang pendidikkan dasar. Kendati telah berhasil mewujudkan mimpinya untuk menempati salah satu posisi strategis pada Kemendigbud RI tersebut, namun masih terlihat ada sesuatu yang ditinggalkan oleh Irfan yang berkorelasi dengan Pilkada Kota Bima periode 2018-2023.

Yakni, sejumlah baliho bergambar Irfan yang dipasangan di sejumlah lokasi di Kota Bima, baik dalam ukuran kecil maupun besar. Pada hal yang satu ini, terkuak sesuatu yang dinilai sangat menarik. Maksudnya, konon kabarnya Irfan telah menginstruksikan agar balihonya tersebut dicabut dan kemudian digantikan (dipasang) dengan baliho Calon Walikota-Wakil Walikota Bima, HM. Lutfi, SE-Feri Sofiyan, SH.
Setelah Digantikan dengan Baliho Lutfi-Feri
“Sebelum baliho Irfan diturunkan dan kemudian digantikan dengan baliho kami berdua, terlebih dahulu diawali oleh adanya pembicaraan serta kesepakatan. Alhamdulillah, di bekas balihonya Irfan kini sudah terpasang baliho kami berdua. Untuk itu, kami sampaikan ucapan terimakasih yang sangat tinggi kepada Irfan atas kemuliaan hatinya,” ungkap Calon Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, SH.

Sementara atas keberhasilan sekaligus kepercayaan negara terkait perjuangan keras Irfan menempati sebuah jabatan strategis pada Kemendikbud RI tersebut, pihaknya mengucapkan selamat. Dan, pihaknya pun berpesan agar Irfan mampu menjalankan amanah dengan baik melalui jabatan barunya itu.

“Selain itu, kami juga berharap Irfan tetap sehat dan sukses selalu dalam lindungan Allah SWT. Sekali lagi, selamat atas kepercayaan negara kepada Irfan untuk menempati jabatan baru tersebut. Sebagai orang Bima, kita harus bersyukur sekaligus bangga atas kepercayaan negara kepada salah satu putra terbaik Bima ini (Irfan),” papar Feri yang kini masih menjabat sebagai ketua DPRD Kota Bima sekaligus Ketua DPD II PAN setempat.

Atas adanya Irfan pada posisi strategis di Kemendikbud RI tersebut, diakuinya sesuatu yang sangat penting sekaligus sebagai jembatan komunikasi yang akurat atas ekspektasi besar dalam konteks membangun dunia pendidikan termasuk di NTB, khususnya di Bima. “Masih banyak eksepektasi besar kita di dunia pendidikan yang membutuhkan jawaban dari Pemerintah Pusat, dan kita semua yakin bahwa Irfan akan mampu mengkomunikasikan hal itu kepada Mendikbud RI,” harapnya. (TIM VISIONER)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.