Siswi SD di Soromandi Dicabuli Ayah Sambung, Pelaku Digelandang ke Polres Bima

Ilustrasi, Dok. Gambar: google.com

Visioner Berita Kabupaten Bima-Kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur kembali terjadi di Bima. Kali ini kasus permekosaan menimpa mawar (bukan nama sebenarnya) siswa kelas 6 SD di salah satu Desa di Kecamatan Soromandi-Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mirisnya, terduga pelaku merupakan ayah tirinya korban. 

Akibat kejadian itu, warga dan kerabat korban berang. Terduga pelaku pun menjadi bulan-bulanan massa sebelum kemudian berhasil diamankan aparat kepolisian, Jumat (29/12/2023) sore. 

Kepala Desa Punti Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, Izma membenarkan dugaan perkosaan yang dialami siswa sekolah dasar di desa setempat. Dia mengungkapkan, peristiwa perkosaan yang dialami korban terungkap setelah korban mengadu kepada ibu kandungnya sering dicabuli terduga pelaku berinisial MM (38 tahun). 

"Kronologi kejadiannya belum diketahui jelas, namun dari cerita korban kepada keluarganya ( ibu korban), korban sering dicabuli sehingga korban merasa tidak nyaman dan melaporkan hal tersebut ke Ibu Korban dan keluarga terdekat," ujar Izma kepada wartawan.  

Mengetahui kejadian tersebut, kerabat korban berang dan melaporkan peristiwa yang dialami korban kepada Polsek Soromandi. 

"Pelaku langsung diamankan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Walaupun sebelumnya pelaku sempat dihajar massa," ujar Azmi.  

Walaupun sempat terjadi ketegangan, Azmi memastikan situasi Dusun Sarita Desa Punti Kecamatan Soromandi sudah kondusif. 

"Saya sendiri masih di tempat kejadian memantau keadaan. Terduga pelaku langsung dievakuasi ke Polres Panda (Bima)," pungkasnya. (Fahriz)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.