Silaturahmi Forum Pensiunan, Miq Iqbal Tekankan Penguatan Fondasi Birokrasi
![]() |
| Gubernur NTB bersilaturahmi di kediaman Drs. H. Lalu Suhaimi Ismy, dalam acara HUT Pensiun PNS |
Visioner Berita Provinsi NTB-Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Forum Pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke-3 Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal menyempatkan diri bersilaturahmi di kediaman Drs. H. Lalu Suhaimi Ismy, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah pada, Kamis (15/1/2026).
Dalam sambutannya, Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas doa serta dukungan para senior dan sesepuh sejak proses pemilihan kepala daerah hingga awal masa kepemimpinannya.
"Saya yakin apa yang saya jalani hari ini tidak terlepas dari doa dan dukungan tulus para senior semua. Jika dalam perjalanan ini ada hal yang mengecewakan, saya mohon maaf dan mohon jangan sungkan untuk menegur, menasihati, dan memberikan saran," ujar Gubernur NTB, Miq Iqbal sapaan akrabnya.
Miq Iqbal menjelaskan bahwa sekitar sepuluh bulan awal kepemimpinannya difokuskan pada pembenahan internal birokrasi.
Menurutnya, penguatan fondasi birokrasi menjadi prasyarat utama sebelum melakukan percepatan pembangunan.
"Tidak mungkin kita berlari kalau internal birokrasi masih rapuh. Kalau dipaksakan, justru akan runtuh. Karena itu, saya memilih membenahi dengan pelan-pelan agar mesinnya kuat," imbuhnya.
Mantan Duta Besar Indonesia untuk Turki itu, menyebutkan bahwa langkah tersebut mulai menunjukkan hasil dengan munculnya aparatur muda potensial, termasuk dari Lombok Tengah, yang kini dipercaya menempati posisi strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.
Ia menegaskan bahwa pemberian kepercayaan kepada generasi muda merupakan bagian dari upaya menyiapkan calon pemimpin NTB di masa depan, sekaligus mendorong kinerja birokrasi yang lebih profesional.
"Pemerintah NTB komitmen untuk membangun NTB yang makmur dan berdaya saing, dengan tetap menempatkan pengentasan kemiskinan ekstrem sebagai prioritas utama," tegasnya.
Miq Iqbal menginginkan bahwa NTB ini mendunia, dibelakang itu fondasinya yang harus makmur. "Kita harus memastikan masyarakat yang paling lemah tidak menjadi penonton pembangunan," pungkasnya.(rr)







Tulis Komentar Anda