![]() |
| Ahmad Dahlan, S.Sos saat jaring aspirasi masyarakat di Kecamatan Donggo |
Visioner Berita Bima-Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dapil 6 Ahmad Dahlan, S.Sos menggelar kegiatan reses serta menyerap aspirasi masyarakat Desa Mpili, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Reses anggota Komisi IV masa sidang lll tahun sidang 2026 tersebut dilaksanakan di Kantor Pemerintah Desa Mpili pada, Senin (8/6/2026).
Dalam kegiatan itu, Warga Mpili menyampaikan kebutuhan utama mereka terkait infrastruktur yang belum tersentuh pembangunan.
Warga meminta pembangunan talud serta drainase di lapangan Tolo Lembo Dusun Mpili, hal ini diusulkan untuk menjaga tekstur tanah serta kualitas lapangan tetap baik.
Selain itu, warga meminta air bersih lewat pengadaan "Bor Kanada" karena Desa setempat kerap kekeringan air bersih setiap saat serta perbaikan plafon sekolah MTs Mpili yang menuntut untuk segera diperbaiki lewat aspirasi DPRD NTB.
Menanggapi hal itu, Ahmad Dahlan, S.Sos menegaskan bahwa rehabilitasi sekolah MTs di Mpili adalah kewenangan Pemerintah Kabupaten Bima. Menurutnya, usulan tersebut diluar kewenangan dia karena yang menjadi kewenangan DPRD NTB adalah sekolah dalam naungan Pemerintah Provinsi seperti SMA dan SMK.
Sementara air bersih lewat "Bor Kanada", sambung dia, bahwa bisa-bisa saja tetapi dengan kedalaman 80 meter sementara Mpili kategori dataran tinggi untuk mencapai akuifer harus ke meter 170-200 kedalam.
"Untuk pembangunan talud di lapangan Tolo Lembo dengan drainase saya catat, dan perjuangkan sesuai kewenangan serta mekanisme yang ada," ujar Ahmad Dahlan, Dae Leo sapaan akrabnya.
Komisi lV DPRD Provinsi NTB bidang Pendidikan, Kesehatan, Sosial dan Kesejahteraan itu, menilai bahwa aspirasi tersebut cermin kebutuhan nyata masyarakat.
DPRD empat periode itu, juga menegaskan masing-masing desa menjadi rute reses dia, nanti akan dianggarkan dana dengan pagu 200 juta, Dana itu akan dikerjakan tahun 2027 nanti.
Legislator dari Fraksi partai Hanura itu, berharap dengan pagu dana tersebut, masyarakat Desa Mpili yang menentukan untuk skala prioritas dengan duduk bersama kembali dan menetapkan skala prioritas pembangunan di desanya.
Atas kehadiran legislator Dae Leo, Warga menyampaikan apresiasi. Mereka menilai dialog terbuka dengan fraksi partai Hanura tersebut menjadi ruang penting untuk menyampaikan kebutuhan desa.
Kegiatan reses yang melibatkan Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan Donggo serta warga setempat berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Momentum ini diharapkan memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat didaerah pemilihan.(rr)
