Header Ads

Dari Arena FPKT, Adik Kandung Bupati Bima Sukses Membuat Caleg PPP “Tak Berdaya”

Ketua FPKT Kota Bima, Ditha Citra Pravitasari
Visioner Berita Kota Bima-Ditha Citra Pravitasari merupakan adik kandung dari Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE. Lulusan salah satu perguruan Tinggi bidang Kesehatan di Nusantara ini (Ditha), dinilai tak terlalu menampakan diri di atas permukaan kendati berangkat dari keluarga tergolong berada. Tetapi, wanita muda yang satu ini dikenal sangat baik, komunikatif, humanis dan lainnya. 

Ya, Ditha yang mensuamikan seorang Dokter ini juga tercatat tidak memiliki sekat dengan berbagai level kehidupan masyarakat. Sementara jenjang kariernya dibidang organisasi, tidak terlalu wah seprti yang lainnya, namun pada sisi lainnya ia punya banyak kelebihan. Tampilannya yang selalu santun dan ramah, mencerminkan kesamaan dengan kakak kandungnya yang kini masih menjabat sebagai Bupati Bima, Ketua DPD 2 Golkar Kabupaten Bima dan Ketua KONI Kabupaten Bima yakni Hj. Indah Dhamayanti Putri.

Event perebutan menjadi Ketua Forum Pengurus Karang Taruna Kota (FPKT) Bima periode 2018-2023 yang digelar di aula Kantor Camat Mpunda Kota Bima, merupakan moment perdana bagi Ditha berkecimpung pada organisasi yang dinilai berkans sama dengan KNPI ini. Liputan langsung sejumlah awak media pada moment tersebut, terlihat tak meiliki dinamika yang berlebihan kecuali pada pembuatan Tata Tertib (Tatib) pemilihan yang memakan waktu lumayan lama.

Ekspresi Ditha (berdiri) dan Amirudin (kanan) di arena Pemilihan Ketua FPKT di Kantor Camat Mpunda
Amirudin S.Sos adalah adalah rival Ditha pada perebuatan menjadi Ketua FPKT Kota Bima. Setelah melewati proses yang lumayan panjang, praktis membuat Amirudin yang juga Calon Legislatif (Caleg) utusan PPP Dapil Kecamatan Mpunda dan Rasanae Barat ini “tidak berdaya. Pasalnya, Dhita berhasil memenangkan event spektakuler ini. Jelas, Ditha berhasil meraih 22 suara-sementara Amirudin hanya mendapatkan 17 juara.

Sedangkan jumlah pemilihnya sebanyak 39 suara yang berasal dari Seluruh Kelurahan se Kota Bima. Menang menjadi Jketua FPKT Kota Bima ini, tercatat sebagai moment perdana bagi Dhita dalam memimpin organisasi. Usai memperoleh keberuntungan pada event bergengsi tersebut, Dhita mengutarakan banyak hal yang cukup berkorelasi dengan kebutuhan FPKT Kota Bima. “Perioritas pertama yang akan dilaksanakan adalah soal Serkretariat FPKT Kota Bima,” ujar Ditha kepada Visioner di kediamannya di lingkungan Istana Kota Bima.

Soal Sekretariat FPKT tersebut, Ditha berharap adanya bantuan dari Walikota-Wakil Walikota Bima dalam bentuk memberikan tempat di sebelah selatan Gedung paruganae Convention Hall. Sebab papar Ditha, disana terlihat masih ada beberapa bangunan yang kosong.

“Insya Allah, kami akan bersinergi dengan Pemerintah Kota Bima. Soal permintaan Sekretariat FPKT Kota Bima tersebut, sesegera mungkin kami akan berkonsultasi dengan Walikota-Wakil Walikota Bima. Semoga Walikota-Wakil Walikota Bima dapat mengamini permintaan kami ini,” harap Ditha.

Ditha Bersama Salah Seorang Ketua Karang Taruna 
Ekspektasi lainnya untuk FPKT Kota Bima dimasa kepemimpinannya, yakni soal anggaran. Pasalnya, selama ini FKPK Kota Bima hanya memperoleh anggaran dari Pemkot Bima sebesar Rp40 juta per tahunnya.

“Angka itu sangatlah kecil bagi pelaksanaan program pada setiap Karang taruna di tingkat Kelurahan. Jika nominal tersebut dibagi, maka setiap tahunnya masing-masing Karang Taruna hanya menapatkan anggaran Rp4 juta. Untuk itu, Insya Allah kedepan kami akan berjuang keras membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Bima sehingga anggaran bagi FPKT ini bisa didongkrak lagi,” harap Ditha.

Pasalnya, akan banyak program kegiatan yang dilaksanakan oleh masing-masing Karang Taruna di seluruh wilayah Kota Bima. Antara lain sosial kemasyarakatan, donor darah, kegiatan olah raga dan lainnya yang erat kaitannya dengan FPKT.

“Kegiatan seni dan budaya yang selama ini dinilai masih kurang, maka kedepannya akan kami tingkatkan sehingga hal tersebut juga bisa dikenal di daerah lain di Nusantara. Kegiatan seni dan budaya, selama ini memang dilakukann tetapi tidak semua Kelurahan melaksanakan hal itu. Hal lain yang perlu saya tegaskan, kalau selama ini Karang taruna Kota Bima terkesan mati suri maka kedepan tidak boleh lagi seperti itu,” tegas Ditha lagi.

Singkatnya, Ditha menyatakan apresiasi dan terimakasihnya kepada seluruh peserta yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin FPKT Kota Bima periode 2018-2023. Maka selanjutnya, Ditha mengharapkan adanya bangunan kerjasama yang kokoh untuk memajukan lembaga ini ke arah yang lebih baik dari sebelumnya. Sebab, cita-cita sekaligus mimpi besar untuk Lembaga ini tentu saja akan dicapai melalui kekuatan bersama baik secara internal maupun eksternal (masyarakat secara umum).

“Terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak maupun kawan-kawan yang telah meletakan kepercayaan kepada saya untuk menjadi Ketua FPKT Kota Bima ini. Dan terimakasih serta apreasi kepada rekan-rekan Wartawan yang telah mensuportnya walaupun dengan Doa, dan tentunya kerjasama yang baik dengan kawan-kawan media kedepanya juga sangat diharapkan,” pungkas Ditha. (RIZAL/BUYUNG/WILDAN/NANA/AL/GILANG

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.