Header Ads

Kilas Balik Proprov NTB 2018, Meski Sukses di Urutan ke 4-Kota Bima Merosot di FPTI

Dan Inilah Cabor Fenomenal Kota dan Kabupaten Bima
Sepak Takraw, salah satu Cabor Fenomenal asal Kota Bima di Porprov NTB 2018
Visioner Berita Mataram, NTB-Do’a dan ikhtiar keras seluruh Cabang Olah Raga (Cabor) pada Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) NTB ke X tahun 2018 telas usai. Selama 9 hari tepatnya sejak awal hingga Sabtu malam (15/12/2018), para Cabor se NTB khususnya Kota Bima dan Kabupaten Bima telah membuktikan kehebatannya. Namun, selama ini pula ada keberhasilan dan kegagalan yang mereka peroleh.

Bagi yang telah membuktikan prestasinya baik medali emas, perak maupun perunggu tentu saja kembali ke daerahnya masing-masing dengan senyuman yang disertai dengan bonus per medali dari masing-masing daerahnya. Tetapi, bagi yang belum berhasil tentu saja akan menjadikan hal tersebut sebagai motivasi guna membuktikan prestasi terbaiknya pada moment Proprov NTB ke XI mendatang.
Inilah Hasil Perolehan Medali pada Proprov NTB ke X tahun 2018
Kota Bima yang sejak awal berada pada urutan buncit pada pentas Proprov NTB, namun sedikit demi sedikit beranjak naik hingga pada akhirnya berhasil pada urutan ke 4 perolehan medali setelah Kota Mataram, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Dompu. Meski demikian, Kota Bima pada Porprov kali ini berhasil menciptakan sejarah fenomenal pada sejumlah Cabor alias menjadi juara umum kendati merosot tajam pada Cabor Panjat Tebing karena dalih tanpa Nurul yang kini bergegas ke Olimpiade.  

Betapa tidak, pada Cabor Panjat Tebing kali ini Kota Bima hanya berhasil meraih 4 medali emas, 5 perak dan 8 perunggu. Perolehan medali tersebut, diraih melaluin kelas perorangan maupun beregu alias sangat sedikit jika dibandingkan dengan ajang Porprov sebelumnya. Empat medali emas tersebut, diperoleh melalui perorangan dan beregu. Peristiwa fenomena yang berhasil mengangkat citra Kota Bima pada event Porprov kali ini, diantaranya Cabor silat dengan peroleh meadi 7 medali emas, tiga perak dan satu perunggu (juara umum 1).

Cabor pencak silat Kota Bima kembali berjaya di Poprov NTB 2018
Pada Cabor Pekan Olah Raga Billiard Seluruh Indonesia (Pobsi) berhasil meraih tiga medali emas, tiga perak dan satu perunggu (juara umum). Pada Cabor Kempo berhasil meraih empat medali emas, Cabor Takraw berhasil meraih tiga medali emas, tiga perak dan satu perunggu.

Spesifikasi perolehan medali emasri Cabor Pobsi dibawah asuhan pelatih Dody Alkhaidir, SE yakni dari kelas single nine ball (emas) atas nama M. Rifaid. Kelas Double mix (emas) atas nama M. Rifaid dan Dewi S, kelas Double fiveteen (emas) atas nama Didik dan Alfin. Single eight ball (medali perak) atas nama A.Wahid). Single nine ball putri (perak) atas nama Dewi S. Doble teen ball (perak) atas nama Didik dan Alfin. Dan double teen ball (perunggu) atas nama A. Haris dan Sutrisno. “Pada Cabor Porprov kali ini, Kota Bima berhasil meraih juara umum,” jelas Dody Alkhaidir.

Foto Bersama Cabor Silat Peraih Medali di ajang Proprov NTB 2018
Peristiwa fenomena lainnya yang sukses mengusung Bima menjadi juara umum pada Proprov kali ini, juga muncul dari Cabor Sepak Takraw. Yakni, class beregu (Nana Dwi Yati, Rahmawati, Ita Hilmiaty, Nurinayah, dan Suci Asmawati ) berhasil meraih medali emas. Medali emas selanjutnya di raih melalui class doble event (Rahmawati, Nana Dwi Yati, dan Ita Hilmiaty). Dan medali emas pada class Quadrat yakni oleh Ita Hilmiaty, Nana Dwi Yati, Rahmawati, Salmah, Sri Rahmawati, Novila Agustin.

Pada cabor fenomena lainnya, Volly Ball putri Kota Bima berhasil menjadi juara 1 (medali emas). Sementara Volly Ball Putra, Kota Bima harus puas pada posisi kedua dengan memperoleh medali perak. Pun demikian halnya dengan Cabor sepak Bola (Persekobi) asuhan Egy Lukman. Pada Cabor Karate, Kota Bima hanya mampu meraih satu medali emas dan tiga perunggu. Total keseluruh medali yang diperoleh Kota Bima pada Porprov kali ini adalah 35 emas, 37 perak dan 58 perunggu.

Cabor Billiard Kota Bima peraih medali emas (juara umum) pada pekan Proprov NTB 2018
Posisi Kota Bima soal juara, adalah sama dengan Proprov sebelumnya. Namun, perolehan medalui kali ini diakui meningkat ketimbang sebelumnya. Sementara Kabupaten Bima pada Porprov kali ini, harus puas di posisi ke 7 dengan perolehan medali 21 emas, 21 perak dan 51 perunggu. Sementara Cabor fenomenal yang sukses meraih medali di Kabupaten Bima yakni Cabor Catur yakni 7 emas, balap motor 3 medali emas dan 1 perak (juara umum), dan MuayThai 3 emas, 14 perak dan 25 perunggu (juara umum).

Pada cabor-Cabor lainnya, Kabupaten Bima juga ada yang berhasil meraih medali emas, perak maupun perunggu. Namunj, ta sefenomena tiga Cabor yang berhasilmeraih juara umum. Fenomena lain yang berhasil diliput oleh awak media di Mataram selama Proprov berlangsung, Walikota-Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan SH-H. Muhammad Lutfi, SE (Lutfi-Feri) terlihat setiap hari mengunjungi seluruh Cabor yang ada. Hal yang sama, juga dilakukan oleh isteri Walikota-Wakil Walikota Bima.
Ekspresi Club Prsekobi setelahn sukses meraih medali emas pada Proprov NTB 2018
Kedua Pimpinan daerah ini, selain mengunjungi para atlet juga menyerahkan bingkisan berupa uang yang dinamai pra bonus. Penyerahan bantuan pra bonus dengan tujuan memotivasi para Cabor ini, dilakukan secara keseluruhan. Hanya saja, nominalnya tidak dijelaskan. Sedangkan bonus bagi peraih medali, hingga detik ini belum diumumkan soal nominalnya. Namun Ketua KONI Kota Bima, Feri Sofiyan, SH menegaskan bahwa bonus bagi atlet peraih medali di masing-masing Cabor akan tetap diberikan. Namun, informasi yang diperoleh media ini mengungkap bahwa bonus berupa uang yang akan diperoleh para peraih medali pada Porprfov kali sedikit lebih meningkat dari Proprov sebelumnya.

Mengunjungi seluruh Cabor, juga dilakukan oleh Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (Dinda) dan Wakil Bupati Bima, Drs. H. Dachlan M. Noer. Selain mengunjungi para Cabor, Dinda yang juga Ketua Koni Kabupaten Bima dan Dachlan selalu Koordinator seluruh Cabor juga menyerahkan “bingkisan kecil” sebagai upaya memotivasi atlet dengan harapan dapat menampilkan yang terbaik (menjadi juara).

Inilah Juliana Agustin (kanan) Atlet MuayThai Kabupaten Bima peraih Medali Emas
Sementara soal bonus bagi peraih medali baik emas, perak maupun perunggu hingga detik ini belum diumumkan oleh Pemerintah Kabupaten Bima. Namun informasi yang diperoleh media ini mengungkap, bonus dimaksud akan tetap diberikan oleh Bupati-Wakil Bupati Bima. “Bonus akan tetap kami berikan kepada masing-masing peraih medali,” janji Bupati-Wakil Bupati Bima.

Sementara vasilitas berupa penginapan dan makanan untuk atlet selama Proprov NTB 2018 terlihat lumayan baik. Singkatnya, tak ada keluhan yang berarti dari seluruh Cabor khususnya Kota dan Kabupaten Bima selama mengikuti ajang Porprov NTB tahun 2018. Namun soal kekisruhan, muncul pada pentas pedtandingan MuayThay yang diduga dipicu oleh kesan Dewan Hakim yang tidak adil. (TIM VISIONER

No comments

Powered by Blogger.