Header Ads

Perebutan Kursi DPR RI, “Dewi Fortuna Akhirnya Berpihak ke Abuya”

Drs. H. Zainul Arifin (Abuya)
Visioner Berita Kota Bima-Berkali-kali jatuh pada pentas politik, tak membuat mantan Bupati Bima Drs. H. Zainul Arifin (Abuya) harus menyerah. Catatan terpahir yang menimpanya pada sekian kali event politik, tanpaknya dijadikan sebagai insiprasi-motivasi untuk menggapai tujuan utama sebagaimana cita-cita luhurnya.

Dibalik kegagalan beruntung yang dihadapinya, namun Abuya sukses menciptakan sejarah termanis pada Pilkada Kota Bima periode 2018-2023. Yakni sebagai salah satu pilar penting bernama Dewan Penasehat untuk pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE-Feri Sofiyan, SH (Lutfi-Feri), Abuya bersama seluruh instrumen perjuangan lainnya sukses mengantarkan Lutfi-Feri menjadi Walikota-Wakil Walikota Bima periode 2018-2023.

Usai mencetak secara kemenangan Lutfi-Feri sekaligus menumbangkan pasangan Arsitokrat-Saudagar yakni H. A.Rahman H. Abidin-Hj. Ferra Amelia, SE, MM (MANUFER)-Abuya kemudian membulatkan tekad untuk maju sebagai Calon Legislatif DPR RI periode 2019-2024 melaluim Parai Gerindra dibawa asuhan H. Prabowo Subiyanto (Ketua Umum) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Pulau Sumbawa yang meliputi KSB, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima.

Tabulasi Perolehan Suara Head To Head Caleg Gerinda Dapil Pulau Sumbawa (Sementara Tetapi Disebut-Sebut Valid)
Maju di pentas Pileg menuju DPR RI (Senayan) Jakarta ini, tentu saja Abuya tak sendiri. Tetapi harus berhadapan dengan dua orang kompetitor pada internal Partai Gerinda-sebut saja Hj. Endang (Sumbawa), Mujahid Latif SH, MH (Kabupaten Bima). Pertarungan demi pertarungan merebut kursi DPR RI di kubu Partai Gerindra ini dinilai sangat sengit.

Catatan Visioner mengungkap, baik Endang maupun Mujahid Latif selain memainkan perang terbuka maupun di di dunia maya (Medsos) sangat nampak di atas permukaan terutama oleh masing-masing pendukung maupun Tim Suksesnya (Timses). Tetapi Abuya dinilai justeru memainkan strategi politik yang berbeda.

Visioner terus mengintip strategi yang dimainkan oleh Abuya ini, Polisiti yang dikenal tegas tersebut terlihat dominan di rumah, beribadah dan berbincang-bincang ringan dengan setiap orang yang datang ke rumahnya di Lingkungan Salama Kecamatan Rasanae Barat-Kota Bima. Namun pada setiap harinya, dari jam ke jam terlihat wajah-wajah berbeda yang datang dari semua wilayah di rumahnya.

Selfie Bareng Abuya di Kediamannya di Salama Kota Bima (2/5/2019)
Usut-punya usut, ternyata yang datang ke rumahnya dari jam ke jam pada tiap harinya adalah instrumen perjuangan yang sejak awal hingga puncak pertarungan telah menyatakan siap lahir-bathin untuk mewujudkan cita-cita besar yakni mengantarkan Abuya ke kursi DPR RI periode 2019-2024.

 “Saya tidak punya uang, saya tidak punya baligo yang banyak, setiap hari saya hanya berdoa kepada Allah dan sesekali berharap kepada kalian untuk memilih saya. Kendati dalam kondisi yang serba kekurangan ini, saya hanya ingin menegaskan bahwa ketika Allah sudah menghendaki seseorang untuk memenangkan pertarungan ini maka tak seorangpun yang bisa menghalanginya,” tegas Abuya saat itu (beberapa hari sebelum puncak Pileg berlangsung).

Pada saat itu pula, Abuya menyatakan tidak pernah mengkhawatirkan soal kalah maupun menang. Maksudnya, kalah dan menang adalah takdir yang harus diterima dengan lapang dada. “Jika pada kontestasi Pileg menuju DPR RI yang menang, tentu saja harus bersyukur kepada Allah SWT dan para pejuang. Pun jika kalah, maka saya juga harus menyatakan Alhamdulillah dan selanjutnya setiap hari tetap berkumpul bersama kalian semuanya,” tuturnya.

Singkatnya, pesta Pileg menuju DPR RI periode 2019-2024 telah usai. Penghitungan suara oleh pihak KPU pun nyaris rampung. Informasi terkini yang diperoleh Visioner menjelaskan, pada pertarungan dalam kubu Partai Gerindra ini tampanya “Dewi Fortuna” (keberuntungan) jatuh ditangan Abuya. (Tabel perolehan suara berdasar data yang dipperoleh Visioner akan muncul di berita).

Seekor Sapi Jantan Siap Dipotong Untuk Acara Do'a Syukuran Bagi Kemenangan Abuya
Yang menakjubkan, Abuya justeru mampu memperoleh suara signifikan di seluruh Kabupaten/Kota di Pulau Sumbawa. Kota Bima, Hj. Endang berhasil meraih suara sebanyak 1.478 suara, Drs. H. Zainul Arifin berhasil memperoleh suara sebanyak 7.558, dan Mujahid Latif dengan perolehan suara sebanyak 2.143 suara dan suara Partai sebanyak 1.046. Perolehan suara ini belum fix karena masih ada satu Kelurahan yang belum dihitung.

Untuk Kabupaten Bima, Hj. Endang berhasil meraih suara sebanyak 8.593. Drs. H. Zainul Arifin meraih suara sebanyak 21.003. Dan Mujahid Latif meraih suara sebanyak 20.106. Jumlah suara Partai sebanyak 6.154. Dan penghitungan suara di Kabupaten Bima ini disebut-sebut sudah fix.

Untuk Kabupaten Dompu, Hj. Endang berhasil meraih suara sebanyak 5.926. Drs. H. Zainul Arifin sebanyak 4.623 suara. Mujahid Latif berhasil meraih suara sebanyak 3.337. Smentara jumlah suara yang diperoleh Partai sebanyak 3.947. Dan penghitungan suara ini pun dinyatakan sudah fix.

Di Kabupaten Sumbawa, Hj. Endang berhasil memperoleh suara sebanyak 7.088. Drs. H. Zainul Arifin berhasil memperoleh suara sebanyak 4.537. Mujahid Latif berhasil meraih suara sebanyak 1.698. Sementara jumlah suara yang diperoleh Partai sebanyk 6.545. Penghitungan ini disebut-sebut kurang dari tiga Kecamatan.


Untuk Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Hj. Endang memperoleh suara sebanyak 2.435. Drs. H. Zainul Arifin memperoleh suara sebanyak 1.221. Mujahid Latif memperoleh suara sebanyak 454. Sedangkan suara Partai sebanyak 1.925. Dan penghitungan suara di KSB ini dinyatakan sudah fix.

Total jumlah keseluruhan suara yang diperoleh masing-masing Caleg Gerindra di Dapil Pulau Sumbawa ini yakni Hj. Endang sebanyak 25.520. Drs. H. Zainul Arifin sebanyak 38.942 suara. Mujahid Latif sebanyak 27.738 suara. Sementara jumlah suara Partai sebanyak 19.617. Jadi akumulasi perolehan suara dari tiga Caleg Gerindra untuk Dapil Pulau Sumbawa berserta suara yang diperoleh Partainya adalah sebanyak 111.817

H. Muhammad Syafrudin ST, MM (PAN)
Berpijak pada perolehan suara tersebut, keyakinan bahwa Abuya akan melanggeng secara mulus ke kursi DPR RI periode 2019-2024 semakin mulus saja. Sejak Kamis malam (2/5/2019) dan Jum’at siang (3/5/2019) Visioner kembali mendatangi kediaman Abuya. Wajahnya terlihat semakin berseri-seri seolah memberikan tanda-tanda besar baginya untuk duduk di kursi DPR RI.

“Tulis saja apa yang ingin kalian tulis. Dalam beberapa hari terakhir ini, Alhamdulillah saya sibuk melayani tamu yang beragam datang di rumah ini. Demikian pula dengan kehadiran para pejuang di rumah ini,mereka datang dengan senyuman dan bahkan memberikan ucapan selamat kepada saya,” ungkap Abuya.

Yang tak kalah menariknya, kamis malam seorang pejuang bernama Sayuti hadir di kediaman Abuya. Yang bersangkutan bukan datang dengan tangan hampa. Tetapi, membawa seekor sapi jantan besar. Tujuannya, diakuinya untuk acara do’a syukuran bagi kemenangan Abuya pada Pileg menuju DPR RI periode 2019-2024.

Pada moment itu, Sayuti bersama tiga orang anggotanya yang datang dari wilayah selatan Kabupaten Bima sempat berselfie bareng Abuya di teras rumah Abuya pula. “Seekor sapi jantan besar ini sengaja kami persembahkan untuk acara do’a syukuran atas kemenangan Abuya pada kontestasi Pileg ini yang Insya Allah akan dilaksanakan pada Sabtu (4/5/2019),” ujar Sayuti dengan nada singkat.

Pada sesi yang lainnya, H. Muhammad Syafrudin ST, MM (PAN) juga akan lolos ke kursi DPR RI periode 2019-2024. Informasi terkini yang dihimpun Visioner mengungkap, sampai dengan hari ini yang bersangkutan berhasil memperoleh suara baik personal, sebaran maupun Partai sebanyak 83.000 lebih.

Selain Syafrudin, pengamatan sementara bahwa Johan (asal Sumbawa) dari PKS juga diyakini akan lolos ke DPR RI karena terungkap sukses memperoleh suara signifikan jika dibandingkan dengan Dr. Hermawan (PKS). Sementara posisi sementara H. Fatahillah Ramli (Golkar) dan HM. Qurais H. Abidin (Demokrat) baik perolehan suara secara personal, sebaran maupun suara Partainya (akumulatif) disebut-sebut masih dibawah PKS.

Dan inilah jumlah perolehan suara terkini yang diperoleh dari berbagai sumber untuk Dapil Pulau Sumbawa. Sumbawa: Gerindra 21.881, PKS 28.680, PAN 16.327, dan Golkar 17.476. Untuk KSB: Gerindra 6.011, PKS 6.832, PAN 9.491, Golkar 5.162. Kabupaten Dompu: Gerindra 18.455, PKS 11.944, PAN 17.454, Golkar 10.216. Kabupaten Bima: Gerindra 55.496, PKS 34.622, PAN 33.064, Golkar 30.749. Dan Kota Bima: Gerindra 9.403, PKS 8.770, PAN 7.577 dan Golkar 10.988. Total suara semetara yang diperoleh saat ini menurut informasi yang diperoleh dari berbagai sumber tersebut adalah: Gerindra 111.246, PKS 90.848, PAN 83.913 dan Golkar 74.591. (TIM VISIONER)

No comments

Powered by Blogger.