Header Ads

Secara Resmi Pasar Lebaran Dibuka Oleh Wakil Walikota

Wakil Walikota Bima, Fery Sofiyan, SH Dalam Sambutannya Saat Membuka Secara Resmi Pasar Lebaran
Visioner Berita Kota Bima-Pasar lebaran 1440 H (2019) yang berlokasi di sebelah timur Pasar Amahami, Minggu (26/5/2019) dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, SH. Moment tersebut dihadiri oleh Diskopeindag Kota Bima, Babinsa dan Bhabinkamtibmas wilayah Kecamatan Rasanae Barat, Camat Rasanae Barat, Lurah Dara dan sejumlah tamu penting lainnya termasuk APPSI Kota Bima.

Pasar Lebaran ini, diakui akan beroperasi selama 10 hari sejak dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Bima.  Pihak APPSI mengakui jumlah los pasar Lebaran ini lebih dari 400. Per losnya dikenakan tarif sebesar Rp600 ribu. Biaya tersebut bukan saja untuk sewa los. Tetapi, juga untuk biaya listrik, kebersihan dan lainnya. Hal tersebut, diakui oleh salah seorang Pengurus APPSI Kota Bima, Herman M.Pd.

Sejak di buka secara resmi oleh Wakil Walikota, terlihat mulai ada aktivitas para pedagang di lokasi pasar Lebaran ini. Namun, ditemukan masih banyak los-los pasar yang disempurnakan. Liputan langsung sejumlah awak media pada  moment tersebut menjelaskan, para pedagang terlihat menyambut secara baik kehadiran pasar Lebaran ini.

Usai membuka secara resmi pasar Lebaran tersebut, Wakil Walikota Bima langsung mengelilinginya mulai dari ujung utara hingga ke ujung selatannya. Wakil Walikota Bima, H. Fery Sofian, SH dalam sambutannya menjelaskan, tujuan Pemerintah setempat terkait pasar Lebaran ini lebih kepada memenuhi kebutuhan ekonomi-kesejahteraan masyarakat setempat terutama para pedagang.

Pasar Lebaran ini diakuinya sebagai kegiatan rutin Pemkot Bima pada tiap tahunya, dan terapanya pada Bulan Ramadhan. Tujuan lain Pasar Ramadhan ini, juga mempermudah akses belanja masyarakat. Selain itu, juga dinilai dapat mendorong roda peningkatan PAD Kota Bima. "Ini semua, tentu demi perkembangan dan kemajuan ekonomi kita khususnya di Kota Bima,” terang Fery.

Diakuinya pula, konsumen dari Pasar Lebaran ini bukan saja berasal dari warga Kota Bima. Tetapi juga datang dari Dompu dan Kabupaten Bima. “Ada 400 lebih pedagang yang berdagang pada los Pasar Lebaran kali ini, semoga Omset mereka lebih besar dari tahun sebelumnya,” harapnya.

Sementara itu, keamanan pedagang dan pengunjung pasar tersebut diharapkan agar lebih baik dari tahun sebelumnya. Sementara tanggungjawab soal keamanan dan kenyaman selama pasar Lebaran ini beroperasi bukan saja menjadi tugas dan tanggungjawab aparat keamanan baik TNI maupun Polri. Tetapi, hal tersebut juga menjadi bagian dari tanggungjawab besar dari masyarakat meupun para pedagang. “Kita semua harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman. Ini bukan hanya tanggungjawab Dinas Koperindag saja maupun aparat keamanan. Melainkan, juga melekat tugas dan tanggungjawab kita semua,” imbuhnya.

Selain itu, Fery juga mendesak Camat Rasanae Barat agar selalu memantau Pasar Lebaran ini. Desakan tersebut, juga diarahkannya kepada Lurah-Lurah. Tujuannya, lebih kepada memastikan keamanan dan kenyamanan selama Pasar Lebaran ini beroperasi. “Saya minta kepada pak Camat dan Lurah-Lurah untuk selalu berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bima guna memastikan keamananya. Sebab, hal tersebut bukan saja menjadi tugas dan tanggungjawab TNI dan Polri,” desaknya. (GILANG)

No comments

Powered by Blogger.