Header Ads

STIE Bima Cetak 179 Sarjana, 10 Dari Lulusan Terbaik Didominasi Wanita

Inilah Wisudawan dan Wisudawati Terbaik STIE Bima Angkatan Ke-XVI Tahun 2019 (10/8/2019)

Visioner Berita Kota Bima-Sabtu (10/8/2019) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima mencetak 179 orang Sarjana angkatan ke-XVI. Dari 10 orang lulusan terbaik (Cum Laude), 8 diantaranya adalah kaun wanita (Wisudawati). Keunguulan kaum wanita dalam kontek ini, juga sama dengan tahun sebelumnya. Yakni dari 10 lulusan terbaik terdapat 8 orang wanita dan 2 orang laki-laki.

Liputan langsung Visioner pada moment yang dinilai spektakuler itu melporkan, Walikota Bima, HM. Lutfi, SE, Bupati Bima diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setda Bima, Drs. H. Arifuddin, HMY, Anggota DPRD Kota Bima M. Irfan S.Sos M.Si, , LLDIKTI Denpasar, Ketua Sekolah TInggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, Firdaus, SE, MM, para Dosen dan Staf Pengajar STIE Bima, para Orang Tua serta para Wisudawan dan Wisudawati STIE Bima nampak dengan keceriahannya.

Masih dalam liputan langsung Visioner, pada moment tersebut juga berlangsung sambutan Ilmiah disampaikan secara langsung oleh pihak Kepala LLDIKTI wilayah Bali-Nusra yakni yakni Prof. DR. I Nengah Dasi Astawa M.Si dalam sambutannya. Pada saat itu, Kepala LLDIKTI Wilayah Bali-Nusra menyampaikan sejumlah point penting. Antara lain, ratusan orang yang diwisuda ini akan mampu membuktikan dirinya sebagai yang terbauik setelah keluar dari STIE Bima.

Menurut Kepala LLDIKTI ini, baik-buruknya nasib seseorang sungguh sangat bergantung kepaa dirinya sendiri. Banyak ruang yang diciptakan di luar STIE Bima untuk diisni oleh para sarjana yang dicetak hari ini. Jika ruang-ruang tersebut tidak mampu diisi dengan ide dan gagasan cerdas, tentu saja ratusan Sarjana yang dicetak tersebut akan berhadapan dengan kegagalan yang sangat besar.

Prof. DR. I Nengah Dasi Astawa M.Si
Dalam sambutannya ilmiahnya yang berlangsung sekitar lebih dari setengah jam itu, Kepala LLDIKTI Wilayah Bali-Nusra ini menekankan kepada para wisudawan maupun wisudawati agar mampu membuktikan diri sebagai yang terbaik di tengah-tengah masyarakat melalui usaha-usaha baru sesuai dengan kemampuan ilmu yang disandangnya.

“Jasa-jasa orang tua serta doa dan dorongan orang lain sehingga ratusan orang yang berhasil mendapat gelaer Sarjana Ekono (SE) hari ini, harus diterjemahkan dalam bentuk nyata melalui pemaknaan dari disiplin ilmu yang diraih selama kuliah di Kampus ini. Sebab, para pihak tersebit tentu saja enggan bahwa ratusan sarjana yang dicetak hari ini akan menjadi penggangguran setelah keluar dari Kampus ini. Ingat, gagal dan sukses tergantun dari ikhtiar dan doa kita semua. Oleh karenanya, kami berharap agar para sarjana yang dicetak hari ini mampu mengisi ruang-ruang besar yanga da di luar demi keberlangsungan hidup dan masa depannya alias tak lagi bergantung kepada orang tuanya masing-masing,” imbuh Kepala LLDIKTI Wilayah VIII (Bali, Nusra) ini.

Masih dalam sambutan Ilmiah ini, kepala LLDIKTI juga menjelaskan-bagi STIE Bima dibawah pimpinan Firdaus, SE, MM yang telah menciptakan ratusan Sarjana dari tahun ke tahun merupakan sebuah kebanggaan bagi masyarakat Bima baik Kota maupun Kabupaten. Dan hal itu, juga mencerminkan adanya mutu-kualitas STIE Bima, salah satunya melalui kemampuannya memiliki gedung sendiri untuk mewisudah para sarjana dari tahun ke tahun.

“Uang yang kalian peroleh dari orang tua selama kuliah di STIE ini, salah satunya dimanfaatkan untuk pembangunan gedung yang sekarang dipakai untuk mewisuda ratusan sarjana. Oleh karena itu, tentu saja orang bima haru Bangga dengan hal ini. Gedung yang digunakan untuk wisuda ini terlihat sudah lebih dari cukup, dan kita semua harus apresiatif dan bangga,” pungkasnya.

Pada sambutan  Ilmiah ini juga menjelaskan, era globalisasi yang sedang dihadapi tentu membutuhkan kecerdasan dalam menjawabnya. Persainganh di era globalisasin ini pun diakuinya sangat ketat. Untuk itu, era globa menuntut Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal. “Lulusan STIE ini, saya pikir akan mampu memanfaatkan peluang yang ada jika tak ingin menjadi bangsa tertinggal. “Kompetisi semakin keras apalagi sekarang kita sudah berada pada era digital. Untuk itu, kemampuan dan kecerdasan tentu saja dibutuhkan jika ingin bebeas dari ketertinggalan,” desaknya.

Ketua STIE Bima, Firdaus, SE, MM
Ketua STIE Bima, Firdaus ST, MM menjelaskan, kegiatan wisuda yang dilaksanakan ini merupakan agenda periodik dilaksanakan pada tiap tahunnya. Kendati demikian, Firdaus mengaku bahwa lulusan kali ini dipastikan siap mengarungi iklim dunia usaha yang semakin kompetitif. “Wisuda tahunan ini dalam rangka menciptakan generasi yang handal, dimana kedepannya kita memiliki insan yang memiliki kemampuan yang bersaing secara inovatif dan berdaya jual baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun di lingkungan kerja serta dunia usaha,” papar Tokoh Akademisi yang dikenal santai dan dekat dengan berbagai kalangan ini.

Firdaus menyatakan, pihaknya berharap agar anak didiknya memaksimalkan sumber daya terbaiknya guna menciptakan lapangan kerja. Oleh sebab itu, sebagai bekal berwirausaha, diapun memberikan tujuh kata kuncinya bagi kesukses merka untuk kedepan alias setelah keluar dari Kampus ini. Yakni bisa memanfaatkan peluang sekecil apapun, mempunyai kemauan keras, berani mencoba, istiqomah-sabar-berdoa, belajar dari kegagalan, bersyukur dari apapun yang diterima dan bisa berbagi kepada orang lain. "Mudah-mudahan para wisudawan dan wisudawati kedepannya dapat menciptkan ide-ide inovasi dan kreatif. Bisa menciptakan perubahan bagi bangsa dan negara serta mampu membuka lapangan kerja baru," harap Firdaus.

Sementara itu, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE pada moment tersebut lebih kepada menceritakan sejara kesuksesnnya yang dimulai dari nol besar hingga sukses menjadi Walikota Bima periode 2018-2023 berpasangan dengan Feri Sofiyan, SH (Lutfi-Feri).

Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE di Moment Wisuda STIE Bima Angkatan ke-XVI Tahun 2019
“Tak ada kesuksesan tanpa tantangan dan hambatan. Dulu saya pernah mendaftarkan diri pada salah satu Perbankan dan lulus. Namun, saya katakan kepada orang tua saya bahwa saya tidak lolos. Sebab, saya punya tujuan lainnya yakni menekuni dunia usaha hingga melanjutkan kuliah ke Fakultan EKONI pada Universitas Indonesia (UI) di Jakarta. Dasri ilmu Ekonomi yang saya miliki, saya manfaatkan untuk menterjemahkannya melalui membuka usaia mulai dari nol besar, berkembang dan kemudian menjadi besar. selanjutnya saya terus menekuni dunia usaha. Dan saat menjabat sebagai anggota DPR RI selama dua periode pun, saya pun sembari menekuni dunia usaha. Pun sampai saat ini, saya juga masih menekuni dunia usaha,” jelasnya.

Kesuksesan jelas Lutfi, akan bisa diwujudkan melalui kemampuan dan kecerdasan bagi siapapun untuk mengaplikasikan ilmu yang dimilikinya. Lulusan Sarjana Ekonomi, diakuinya memiliki ruang-ruang besar  untuk menciptakan ide dan gagasannya. Salah satunya adalah menumbuhkan-kembangkan dirinya menjadi Enterpreneur di manapun ia berada yang ditambah dengan modal yang dinilai tidaklah terlalu besar.

“Di mana ada kemauan di situ pasti ada jalan. Semuanya harus diawali dengan niat baik, dijalani dengan serius, menekuninya dengan sungguh-sungguh, menjalaninya dengan penuh kesabaran yang disertai doa. Sekali lagi, tak ada kesuksesan tanpa ikhtiar dan doa. Untuk itu, saya harapkan agar ratusan wisudawan dan wisudawati STIE Bima hari ini agar mampu membuktikan sebagai anak bangsa terbaik baik untuk dirinya, keluarganya maupun orang lain. Ingat, titel Sarjana yang disanndang tentu saja pada akhirnya akan bermuara pada dua hal, yakni sukses dan gagal. Jika ingin sukses, maka berusahalan sekuat tenaga untuk menterjemahkan displin ilmu yang dimiliki. Jika sebaliknya, maka bersiap-siaplah menjadi bangsa tertinggal, dan sesungguhnya hal itu (gagal) tidak disukai oleh siapapun,” imbuhnya.

Inilah Wisudawan-Wisudawati STIE Bima Angkatan ke-XVI Tahun 2019 (10/8/2019)
Lutfi mengakui, era globalisasi saat ini tentu saja memiliki tantangan tersendiri para wisudawan dan wisudawati. Era digital yangs edang diahdapi, tentu saja akan terus menyuguhkan kerasnya kompetisi terutama dalam dunian usaha. Oleh karenanya, para alumni ditekankan harus mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk tujuan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi pribadi, keluarga maupun orang lain melalui dunia usaha. "Selaku Walikota Bima, saya mengharapkan kepada para wisudawan dan wisudawati agar ilmu yang diperolehnya melalui Kampus ini dapat diaplikasikan dalam bentuk membuka peluang usaha. Oleh sebab itu, kita harus adaptif, kreaktif dan inovatif,” sarannya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Bima, Drs. H. Arifuddin HM. Yakub dalam sambutan singkatnya, menyampaikan pesan-pesan kepada para wisudawan dan wisudawati, dan secara khusus mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati maupun kepada para orang tuanya. Ucapan selamat, juga disampaikan oleh Pemkab Bima kepada Ketua STIE Bima beserta jajaran yang telah berhasil menyelenggarakan Pendidikan tingkat Sarjana. "Semoga Sarjana yang dihasilkan akan dapat memakmurkan Negeri ini,” ujarnya dengan singkat

Catatan sekaligus liputan langsung pada moment tersebut melaporkan, prosesi  wisuda Sarjana STIE Bima Angkatan ke-XVI Tahun 2019 ini berjalan lancar, aman, dan tertib. Adapun wisudawan dan wisudawati terbaik berjumlah 10 orang dimaksud, berhasil  mendapatkan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) dengan angka 3,82 dan paling rendah 3,80 dan seterusnya di bawah angka itu. Masih dalam liputan langsung Visioner, usai moment wisudah dilaksanakan terlihat adanya kegiatan foto bersama antara para wisudawan dan wisudawati dengan keluarganya. (TIM VISIONER)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.