Header Ads

Pesta Wirausaha Bakal Spektakuler-TDA Bima Ingin Sebar Virus Entrepreneurship

Moment Konferensi Pers Jelang Kegiatan Pesta Wira Usaha di Kampus STIE Bima Tertangal 7-8/9/2019
Visioner Berita Kota Bima-Dalam waktu dekat, Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bima bakal menggelar Pesta Wirausaha bertemakan "Bima Berkarya untuk Indonesia". Moment spektakuler tersebut akan dipusatkan di Kampus STIE Bima selama 2 hari yakni tanggal 7-8 September 2019.
Pra kegiatan yang akan menghadirkan Narasumber terkemuka seperti Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE,Hadi Santoso, ST, MM dan lainnya itu-sejumlah pihak yang terlibat dalam unsur kepanitiaan kini tengah giat membangun fasilitas pendukungnya.

Yakni Stand bagi kulliner Bima dan lainnya, panggung hiburan, arena disuksi, arena seminar, puasat data dan Informasi serta lainnya. Seminar ini, informasinya lahir atas kerjasama pihak TDA Bima dan  STIE Bima dibawah kendali Firdaus, ST, MM (Ketua STIE). Catatan umumnya, berbagai konten kegiatan akan dilaksdanakan pada tanggal 7-8/9/2019 itu. Dan pada kegiatan ini pula, akan menghadirkan Narasumber yang berasal dari sejumlah Pengusaha sukses berkelas atas.

Namun sebelum kegiatan itu diselenggarakan, pihak  TDA menggelar konferensi pers di aula Lantai 2 STIE Bima. Hadir pada acara itu, puluhan media massa di Bima, Penasehat TDA Bima Khairuddin M Ali, Presiden TDA 6.0 Doni Cris, Ketua STIE Bima Firdaus dan Ketua TDA 2.0 Bima Anang Zainy.

Ketua panitia penyelenggara kegiatan Herdianto menjelaskan, pihaknya sengaja menggelar konferensi pers karena ingin melengkapi Pesta Wirausaha yang pertama kali diadakan di Bima. Pasalnya, peran media massa baik cetak maupun Online sangat besar pengaruhnya untuk suksesnya kegiatan dimaksud.

Herdi sapaan akrabnya ini menjelaskan,  ide dan gagasan kegiatan ini sejak 3 bulan lalu. TDA ditantang untuk bisa membuat acara dan merangsang terciptanya wirausaha di Bima. Tantangan itu pun diterima, sehingga prosesnya bisa berjalan sampai saat ini. “Kenapa event ini dibuat, tidak lain, semata semata niat tulus ikhlas untuk jadi influence anak-anak muda Bima, agar terjun langsung menjadi wirausaha,” terang Herdi.

Dari rencana kegiatan ini, pihaknya pun bertemu Ketua STIE Bima dan disupport penuh. Sehingga ditetapkan waktu dan tempatnya di STIE. Satu – satunya kampus lab ekonomi di Bima itu menyambut dengan tangan terbuka.

Untuk pelaksanaan acaranya nanti, pengunjung yang hadir untuk melihat semua expo yang disampaikan pada Pesta Wirausaha ini tidak dipungut biaya. Sementara targetnya, peserta yang hadir sebanyak seribu, dan pengunjung sebanyak 2 ribu. Ia juga mengungkapkan, rencana kegiatan ini juga direspon sangat baik oleh Gubernur NTB, Walikota Bima dan Bupati Bima. Bahkan 3 kepala daerah tersebut menjadwalkan untuk hadir saat pembukaan acara.

Dari kegiatan tersebut juga dihadirkan pengusaha sukses asal Bima Gunawan, yang beberapa bulan terakhir melakukan transaksi di Moscow sebesar Rp 16 Triliun. Kedua, juga hadir dokter Nasrullah Marewo, penguasa klinik di Gili Trawangan, Nasril dokter jamu yang menguasai jamu di NTB dan sejumlah pengusaha sukses lain. “Nanti di lokasi acara kita kemas agar tidak membosankan, ada banyak stand bazar, stand UKM, kelas digital dan panggung musik,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Penasehat TDA Bima Khairuddin M Ali mengaku, sebagai penasehat, dirinya hanya memberikan masukan dan saran. Yang terpenting yakni tetap menjaga semangat. Sebab, menjaga semangat itu tidak mudah. Kemudian, kepada TDA juga disarankan agar pada Pesta Wirausaha ini melibatkan media. Peran media juga akan sangat strategis untuk mempublikasi kegiatan dimaksud. “Enak rasanya jika tradisi ini dijaga, media juga diajak untuk berperan. Ini acara yang berharga. Karena yang paling utama dari acara ini yakni bagaimana menularkan virus sukses ini pada generasi,” urainya.

Presiden TDA 6.0 Doni Cris saat diberi kesempatan berbicara mengapresiasi semangat TDA Bima. Tahun ini pula ia menganggap bahwa Pemerintah NTB sangat spesial di mata TDA. Karena ini menunjukkan Pemda NTB sangat suport perkembangan wirausaha. Ia memaparkan, tahun 2019 menjadi tahun ke-13 bagi TDA. Sejak awal tahun 2006 lalu, komunitas ini bermula dari sejumlah pengusaha di Jakarta, sekitar 20 orang. Kemudian sepakat membangun komunitas ini dengan nama Tangan Di Atas. “Kenapa Tangan Di Atas, karena dalam Islam pun itu lebih baik dari tangan di bawah,” jelasnya.

Di awal pembehtukan, jumlah member TDA terbilang sedikit. Hanya berkutat pada level UKM yang omsetnya tidak lebih dari Rp 10 miliar. Namun seiring waktu, jumlah member pun meningkat tajam. Saat ini saja, TDA sudah menyebar di 95 daerah di Indonesia dan 5 negara. “Jumlah jenis bisnis para member pun beragam, mulai dari pengusaha skala kecil hingga yang mencapai triliun,” bebernya.

Dari kegiatan ini Doni berharap, ini langkah awal untuk meraih kesuksesan bersama, dan yang terpenting yakni memajukan perekonomian di Indonesia. Sementara itu, Ketua STIE Bima Firdaus mengungkapkan, ada bebarapa pertimbangan kenapa dirinya menerima sebai tuan rumah kegiatan TDA. Pertama, karena TDA yang terdiri dari kelompok anak muda yang penuh semangat. Ketua beberapa member TDA merupakan alumni STIE. “Tapi yang terpenting memang sudah menjadi visi kami, membentuk karakter enterpreuner dan iktu ambil bagian untuk tercipta banyaknya parawirausaha muda,” tegas Firdaus.

Oleh sebab itu, pihaknya juga tidak ingin membuang kesempatan baik ini. Kepada TDA juga ia mearuh harap, agar kegiatan serupa harus lebih banyak digelar di Bima. Tentu kegiatan perdana di Bima ini pun menjadi satu kebanggaan bagi Ketua TDA 2.0 Bima Anang Zainy. Pihaknya merasa sangat bangga, karena TDA Bima yang akan menggelar Pesta Wirausaha pertama seluruh Indonesia. Di tengah masih banyak orang yang tidak begitu banyak mengenal Bima. “Bima ini menjadi daerah pertama yang memulai Pesta Wirausaha setelah Mukernas. Sementara acara puncak Pesta Wirausaha nanti bakal digelar pada tahun 2021,” terangnya.

Saat ini diakuinya TDA berkembang cukup baik di Bima. Membernya pun semakin bertambah menjadi 60. Dari komunitas ini, telah banyak kegiatan yang dilaksanakan, berbagi program tiap pekan juga dilakukan dengan baik. “Tentu saja terbesit harapan besar kami dari Pesta Wirusaha ini, tumbuh berkembangnya wirausaha baru, apalagi didukung oleh pemerintah daerah,” tambahnya. (RIZAL/GILANG/FAHRIZ/RUDY/JASMIN)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.