Header Ads

Turun Dari Bandara, Walikota Bima Langsung Terjun ke Sarang Sampah

Pohon Tumbang Korbankan Satu Unit Mobil Polisi
Walikota Bima (Nunduk/Dua Dari Kanan) Bersama Warga di DAS Raba Salo (4/1/2020)
Visioner Berita Kota Bima-Intensitas hujan dengan kapasitas deras dan sedang yang melanda Kota Bima pada beberapa hari terakhir ini, berpotensi kepada terjadinya penumpukan sampah pada Daerah Aliran Sungai (DAS) di sejumlah wilayah. Dan masalah sampah di sejumlah DAS yang ada di Kota Bima, sesungguhnya bukan fenomena baru. Tetapi, peristiwa yang sudah terjadi sejak lama, bahkan hingga kini mendesak untuk disikapi secara nyata.

Salah satu DAS yang menjadi sarang sampah yang dibawa arus dari sejumlah wilayah adalah di Raba Salo (perbatasan Kelurahan Penatoi dan Penaraga) Kecamatan Raba Kota Bima. Tumpoukan sampaih di DAS ini seolah menjadi langganan pada tiap tahunya. Musim hujan di awal tahun 2020 ini, DAS Raba Salo merupakan salah satunya yang tergolong terparah dari tumpukan sampah hingga menghambat aliran air.

Masalah yang satu ini, pun menjadi salah satu pusat perhatian Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE. Sabtu pagi sekitar pukul 9.10 Wita tepatnya usai turun dari Bandara Sultan Muhammad Salahudin Bima, Lutfi bersama driver dan ajudanya langsung terjun ke sarang sampah di DAM Raba Salo. Tiba di DAM Raba Salo, orang nomor satu di Kota Bima ini langsung memerintahkan Kepala BPBD Kota Bima, Ir. H. Sarafudin, Kepala Dinas PUPR setempat, Muhammad Amkin S.Sos dan sejumlah instansi terkait untuk bergotong royong bersama masyarakat membersihkan sarang sampah di DAM Raba Salo,

Walikota Bima Bersama Warga di DAS Raba Salo (4/1/2020)
Liputan langsung sejumlah awak media mengungkap, Lutfi berada di DAM Raba Salo lebih dari satu jam lamanya. Pada moment tersebut, Lutfi juga ikut mengawasi penuntasan sampah di Raba Salo. Keterlibatan warga sekitar bersama Pemerintah dalam menuntaskan sampah di lokasi itu, diakui nyata adanya.

Alhasil, sebahagian besar sampah di sana berhasil dituntaskan. Namun masih sedikit yang belum diselesaikan. Tetapi dijanjikan akan dituntaskan dalam waktu segera. Kendati demikian, efek dari kerjasama yang baik antara Pemerintah dengan masyarakat sekitar dalam menuntaskan sampah ini telah memberikan dampak positif. Yakni air yang semula tersendat, kini menjadi lancar.

Usai di DAM raba Salo, Lutfi bersama driver dan ajudanya langsung mengelilingi sejumlah wilayah. Tujuanya, melihat langsung kerja semua pihak dalam membersihakn beberapa pohon tumbang hingga menutup jalan negara akibat hujan deras disertai angin kencang sejak Jum’at siang hingga Sabu pagi (34/1/2020).  Pohon tumbang yang terjadi pada Sabtu pagi (4/1/2020) di Rumah Dinas anggota Polri di Mapolres Bima Kta berhasil merusak salah satu mobil Toyota Rush.

Tampak Mobil Toyota Rush Milik Anggota Polres Bima Kota Rusak Tertimpa Pohon Tumbang (4/1/2020)
Kepala BPBD Kota Bima, Ir. H. Sarafudin membenarkan keberadaan Walikota di Raba Salo hingga meninjau langsung sejumlah pohon tumbang di sejumlah wilayah hingga di Rumah Dinas Anggota Polri di di Mako Polres Bima Kota. “Usai di DAS Raba Salo, Walikota Bima bergegas melakukan penijauan sejumlah pohon tumbang yang menghalangi jalan negara hingga ke Mako Polres Bima Kota,” ujar Sarafudin menjawab Visioner, Sabtu (4/1/2020).

Penuntasan DAS Raba Salo diakuinya belum tuntas 100 porsen. Kendati demikian, sisanya akan diatas dalam waktu dekat. Berbagai instansi mulaid ari DLH, PUPR dan BPBD serta partisipasi masyarakat sekitar terlihat nyata bergotong royong menuntaskan masalah sampah di sana. “Alhamdulillah kini air bisa mengalir dengan lancarnya di sana. DAS Raba Salo merupakan salah satunya yang menjadi langganan tumpukan sampak sejak dulu hingga sekarang ini. Kita berharap agar hal tersebut dapat dituntaskan dalam waktu segera,” harap Sarafudin.

Sarafudin menjelaskaqn, hujan deeras disertai angin kencang yang terjadi sejak Jum’at siang kemarin hingga Sabtu pagi (4/1/2020) praktis saja berakibatkan kepada tumbangnya beberapa pohon di sejumlah lokasi. Yakni di Ncai Kapenta Kelurahan Jatibaru, Pane, Asrama Polisi Polres Bima Kota dan di Penatoi. “Pohon tumbang di Asrama Polisi berhasil merusak Mobil Rush milik anggota Polres Bima Kota. Kayu-kayu yang tumbang terutama di Ncai Kapenta pun sudah kita bersihkan semua. Oleh karenanya, Alhamdulillah lalu arus lalu lintas kini sudah aman dan lancar,” terangnya.

BPBD dan Dinas Sosial Serah Bantuan Tanggap Darurat Kepada Korban Pohon Tumbang di Kota Bima (4/1/2020)
Hujan deras disertai angin kencang tersebut ungkapnya, juga berhasil merusak dua rumah warga di dua wilayah. Yakni di Tolo Tongga dan Ntobo. Kedua rumah warga tersebut, diakuinya mengalami kerusakan pada bagian atapnya. “Atap kedua rumah warga tersebut praktis te3rbang karena angin kencang. Kepada kedua warga tersebut, telah kami atas dulu dengan bantuan tanggap darurat,” tuturnya.

Masih berlangsungnya hujan deras disertai angin kencang hingga sekarang, Sarafudin menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada khususnya ketika keluar rumah. Sebab, hujan disertai angin kencang tersebut berpotensi kepada terjadinya pohon tumbang. “Sebaiknya kita kedepankan sikap waspada. Sebab, hujan yang disertai angin kencang sekarang sangat berpotensi kepada terjadinya pohon tumbang. Sekali lagi, kami menghimbau kepada masyarakat khususnya anak-anak agar senantia berhati-hati ketika keluar rumah. Himbauan ini tentu saja demi keselamatan kita semua,” imbuhnya. (TIM VISIONER

No comments

Powered by Blogger.