Header Ads

Ditengah Kelangkaan APD, Komunitas This is Bima dan dr. Zen Alydrus Hadir Dengan Kemuliaan Hatinya

Pasukan Komunitas This is Bima Dengan APD Yang Siap Dibagikan ke Petugas Medis RSUD Bima
Visioner Berita Kota  Bima-Kelangkaan Alat Pengaman Diri (APD) di tengah peristiwa Covids-19 melanda bangsa dan negeri di seluruh Indonesia, diakui sebagai fakta tak terbantahkan. Kelangkaan APD baik untuk masyarakat umum maupun tim medis, juga diakui masih berlangsung sampai sekarang.

Namun ditengah kelangkaan APD dimaksud, ditemukan adanya pihak-pihak hadir dengan terobosan baru. Salah satunya, para pelajar SMKN 3 Kota Bima yang dilu dikenal SMIK menjahit masker dari kain dan kemudian dibagikan kepada masyarakat. Catatan Visioner melaporkan, hingga detik ini anak-anak bangsa yang dinilai terbaik tersebut masih terus melaksanakan kegiatan kemanusiaan guna mencegah agar masyarakat khususnya di Kota Bima terhindar dari serangan Covid-19.

Hal yang sangat mengagumkan lagi, seorang Dokter-sebut saja Zen Alaydrus yang dalam keseharianya menangani warga yang sakit-namun juga menyempatkan dirinya bergerak dibidang kemanusiaan ditengah warga Bima dan petugas medis dihadapkan dengan kelangkaan APD. Maksudnya, ia hadir dengan kemuliaan hatinya dalam bentuk membagikan APD kepada petugas medis di RSUD Bima sebagai Rumas Sakit (RS) rujukan yang ditunjuk secara resmi oleh Pemerintah. Upaya kemanusiaan itu, lahir atas kerjasama antara dr. Zen Alaydrus dengan Komunitas This is Bima.

Dr. Zen Alaydrus (Kanan) dan Rizal Haha (Kiri) Dengan APD Yang Siap Dibagikan ke Petugas Medis RSUD Bima
Dr. Zen Alaydrus melalui kerabatnya, menyerahkan APD ke RSUD Bima tersebut pada tanggal 3 Maret 2020. Visioner menemukan kegiatan kemanusiaan yang dinilai mulia ini, yakni melalui postingan Taufuqurrahman di Media Sosial (Medsos). “Alhamdulillah, pagi ini, Jum'at 3 April 2020 kami dari Komunitas This is Bima & dr. Zen Alydrus menyerahkan bantuan-support perlengkapan APD berupa 100 pcs face shield, 100 pasang handscoon, 7 pasang sepatu bot dan 9 set hazmat untuk tenaga medis di RSUD Bima,” terang Taufiqurrahman yang juga berprofesi sebagai Foto Grafer (FG) ini melalui akun Facebooknya.

FG yang yang akrap disapa Tafi ini menjelaskan, penyerahan APD tersebut merupakan tahap pertama. Rencananya, selanjutnya akan menyerahkan sebanyak 50 set hazmat. Namun, saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Untuk PKM Mpunda kami sudah 15 pcs Face shield dan 10 pasang handscoon, PKM Jatiwangi sebanyak 10 pcs Face shield dan 10 pasang handscoon, PKM Penanae sebanyak 10 pcs Face shield dan 10 pasang handscoon, PKM Kumbe sebanyak 10 pcs Face shield dan 10 pasang handscoon, PKM Pratama Sape sebanyak 25 pcs Face shield dan 20 pasang handscoon, dan di PKM Rasanae Timur sebanyak 10 pcs Face shield dan 10 pasang handscoon,” terangnya.

Dan Inilah Hasil Karya Tangan Manis Komunitas This is Bima Dengan dr. Zen Alydrus (Digunakan Oleh Para Petugas Medis RSUD Bima)
Sementara untuk PKM yang juga ingin mendapatkan bantuan yang sama, Tafi meminta agar segera menghubungi pihaknya dan dijanjikan akan ditindaklanjuti. “Semoga ini berguna buat tim medis yang bertugas menangani pasien Covid 19. Soal Covid-19 adalah masalah kita bersama. Keberhasilan mereka dalam menangani pasien ditunjang oleh kesehatan/keselamatan mereka dan keselamatan mereka merupakan keselamatan kita juga,” tegas Tafi.

Tafi kemudian menyatakan apresiasi, terimakasih dan rasa bangganya kepada pihak donatur yang ikut berperan serta di dalamnya hingga APD tersebut diserahkan kepada para penerima manfaat. “Terimakasih untuk semua donatur yang telah ikut berjuang dalam usaha kita melawan wabah Covid-19 ini. Harapanya, semoga ini bernilai ibadah untuk kita semua,” pungkas Tafi. (TIM VISIONER)

No comments

Powered by Blogger.