Header Ads

Kota Bima Berlakukan PSBK, Dandim: TNI Siap Amankan Kebijakan Pemkot

Rapat Koordinasi Dengan Unsur Forkopimda di Aula Kantor Walikota Bima, Jum’at (8/5/2020).
Visioner Berita Kota Bima-Pemerintah Kota Bima Nusa Tenggara Barat, akhirnya memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Kecamatan (PSBK) untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kota Bima dan sekitarnya.

Wali Kota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE, menyampaikan, Pemerintah Kota Bima belum membicarakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun, Pemerintah Daerah hanya berlakukan PSBK untuk memperketat social distancing dan physical distancing. Dengan diberlakukan PSBK, Daerah membatasi tamu dari luar.

“Untuk itu, peran Camat, Lurah, hingga Ketua RW dan Ketua RT,  sangat dibutuhkan dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Karena tidak ada cara lain lagi mencegah penyebaran virus ini, kecuali social distancing dan physical distancing, PSBK akan mulai diberlakukan mulai Senin depan tanggal 11 Mei 2020 hingga 14 hari kedepan,” ujar Lutfi saat rapat Koordinasi dengan unsur Forkopimda di Aula Kantor Wali Kota Bima, Jum’at (8/5/2020).

Turut hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) tersebut, Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE, Dandim 1608/Bima Letkol Inf. Teuku Mustafa Kamal, Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono S.IK, SH, Kepala Kejaksaan negeri Raba Bima Suroto, SH, Ketua Pengadilan Negeri Bima  Harris Tewa, SH, MH, Seluruh Kepala OPD lingkup Pemkot Bima, Camat se Kota Bima, dan Lurah se Kota Bima.

Sementara itu, Dandim 1608/ Bima, Letkol Inf. Teuku Mustafa Kamal berkomitmen jajaran TNI Kodim 1608/ Bima akan mengamankan kebijakan pemberlakuan PSBK oleh Pemerintah Kota Bima, dan siap membantu penerapan aturan tersebut. “Upaya pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 dibutuhkan kesadaran semua pihak, pemberlakuan PSBK memang harus diterapkan, dalam rangka ikut mewaspadai penyebaran virus yang mematikan ini,” tandas Mantan Komandan Batalyon Raidersus 744/ SYB.(TIM VISIONER)

No comments

Powered by Blogger.