Header Ads

IDP-Dahlan Masih Yang Terhebat Jika Dibandingkan Dengan Paslon Lainya


Sekretaris DPD I Partai Golkar NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda SH, MH (DuaDari Kiri) Didampingi Calon Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (Paling Kiri), Ketua DPD II Partai Golkar Kota Bima, Alfian Indra Wirawan S.Adm (Paling Kanan)

Visioner Berita Kabupaten Bima-Ada hal menarik yang disampaikan oleh Ketua DPD I Partai Golkar NTB melalui Sekretarisnya, yakni Hj. Baiq Isvie Rupaeda SH, MH. Hasil survey yang dilakukan oleh sejumlah lembaga berkredible di Indonesia, hingga hari ini masih memposisikan IDP-Dahlan pada posisi teratas.

Tak hanya itu, tingkat penerimaan masyarakat terhadap IDP-Dahlan hingga kini masih sangat baik. Oleh karenanya, Isve menegaskan bahwa hingga saat ini IDP-Dahlan masih menjadi yang terhebat jika dibandingkan dengan Paslon lainya. “Ya, sampai sekarang IDP-Dahlan masih menjadi yang terhebat jika dibandingkan dengan Paslon lainya. Untuk itu, kami sangat optimis bahwa IDP-Dahlan akan kembali menang pada Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025,” tegas Isvie kepada sejumlah awak media, Kamis (29/10/2020).

Masih soal Pilkada dimaksud, para Pengurus Partai Golkar baik NTB, Kota Bima dan Kabupaten Bima ditegaskan agar tetap bersinergi untuk kembali memenangkan Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP)-Drs. H. Dahlan M. Noer. Untuk mewujudkan harapan sekaligus cita-cita besar dalam kaitan itu, sesungguhnya tak ada dikotomi wilayah. Kecuali, bersatu-padu sekaligus memantapkan kekuatan untuk memenangkan IDP-Dahlan pada Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025.

”Untuk memenangkan kembali IDP-Dahlan sebagai Bupati-Wakil Bupati Bima, tentu saja sudha menjadi tanggungjawab yang harus diterjemahkan oleh Partai Golkar,” tegas Isvie.

Politisi Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD NTB ini menyatakan, bagi Partai Golkar bahwa berjuang keras sekaligus memenangkan IDP-Dahlan merupakan instruksi DPP yang wajib hukumnya untuk dilaksanakan. “Jika ada Partai Golkar yang tidak berjuang memenangkan IDP-Dahlan, tentu saja akan dikenakan sanksi oleh Partai,” imbuhnya.

Isvie kemudian kembali menekankan, wajib hukumnya bagi seluruh Pengurus Partai Golkar Kota Bima untuk berjuang keras guna memenangkan IDP-Dahlan pada Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025. Tak hanya itu, Walikota Bima yakni H. Muhammad Lutfi, SE juga didesaknya untuk bergerak melakukan hal yang sama.

“H. Muhammad Lutfi, SE merupakan pengurus DPP Partai Golkar yang kini menjabat sebagai Walikota Bima. Oleh sebab itu, maka wajib hukumnya Lutfi untuk all out untuk memenangkan pasangan IDP-Dahlan. Tanpa kita berharap, saya kira Lutfi sudah mengerti, memahami sekaligus bisa memaknainya,” terangnya.

Diakuinya, Lutfi memiliki segudang pengalaman dalam dunia politik. Hal tersebut dibutkikan melalui karier politiknya selama dua periode di DPR-RI hingga sukses memenangkan Pilkada Kota Bima (menjadi Walikota). “Mendukung sekaligus berjuang keras untuk memenangkan IDP-Dahlan, tentu saja Lutfi tahu tanpa harus kita minta. Beliau (Lutfi, Red) juga senior dalam dunia politik, untuk itu ia tahu dan sangat paham tentang apa yang akan dilakukanya untuk IDP-Dahlan,” urainya.

Isvie kemudian meyakini bahwa IDP-Dahlan akan kembali memenangkan Pilkada. Salah satu rujukanya, yakni berdasarkan hasil suvey dari lembaga-lembaga yang berkredibel di Indonesia.

“Hasil surveynya juga jelas dan terang sekali. Jika melihat hasil survey hari ini, tentu saja IDP-Dahlan masih berada pada urutan teratas jika dibandingkan dengan dua Paslon lainya. Perbedaan hasil survey tersebut, tentu saja cukup signifikan. Kendati demikian, kita tidak boleh takabur. Sebab, persoalan politik tentu saja bisa bergeser. Oleh sebab itu, atas nama DPD Partai Golkar NTB tentu saja kita harus terus berjuang untuk kembali memenangkan pasangan IDP-Dahlan,” papar Isvie.

Isvie kemudian menandaskan, dalam beberapa kali survey dilakukan oleh loembaga-lembaga berkredible hingga kini masih memposisikan IDP-Dahlan pada urutan teratas. Menjawab pertanyaan apakah survey ulang perlu dilakukan guna memantapkan keyakinan publik tentang IDP-Dahlan, Isvie menyatakan bahwa hal itu tentu saja tetap kembali kepada Paslon dimaksud.

“Itu tergantung Paslonya. Namun bagi saya, survey ulang tersebut tidak perlu lagi dilaksanakan mengingat waktu pelaksanaan Pilkada yang semakin mepet. Sekali lagi, hasil survey tersebut merupakan hasil dari kerja ilmiah lembaga-lembaga berkredible. Andai saja Pilkada dilaksanakan hari ini, maka tentu saja IDP-Dahlanlah yang menang,” ungkapnya.

Pada Pilkada Kabupaten Bima kali ini, apa sesungguhnya yang paling ditakutkan oleh Partai Golkar?. “Saya kira tidak ada sesuatu yang perlu ditakutkan. Sebab, kita tahu dari awal telah memiliki Paslon yang sudah merakyat. Dan kita juga tahu keberhasilan IDP-Dahlan selama lima tahun memimpin Kabupaten Bima. Sekali lagi, tidak ada sesuatu yang harus dikhawatirkan,” ucap Isvie.

Isvie juga mengakui, sepanjang perjalanan Pilkada langsung di NTB hanya IDP-Dahlan yang bisa mencetak sejarah baru. Yakni tetap kembali berpasangan setelah melaksanakan kepemimpinan pada periode pertama.

“Pada Pilkada kali ini, IDP-Dahlan kembali berpasangan. Ini membuktikan bahwa harmonisasi hubungan keduanya adalah nyata. Kembalinya IDP-Dahlah berpasangan pada Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025, itu mencerminkan bahwa keduanya tidak pecah kongsi. Selama ini, biasanya harmonisasi itu hanya terjadi diawal. Namun pada tahun kedua, mulai bergejolak. Tetapi tidak dengan IDP-Dahlan, harmonisasi keduanya dibangun sejak awal dan masih berlangsung sampai detik ini. Sebelumnya, hal tersebut belum pernah terjadi di NTB. Namun, IDP-Dahlan sukses mencetak sejarah baru dalam kaitan itu,” terangnya lagi.

Isvie kemudian menambahkan, pihaknya sangat Optimis bahwa IDP-Dahlan akan kembali memenangkan Pilkada. Hal tersebut, diakuinya bukans aja berpijak pada kepada hasil survey sejumlah lembaga berkredible di Indonesia. Namun, juga terlihat tentang bagaimana tingkat penerima rakyat terhadap IDP-Dahlan baik pada kegiatan Kunjungan Kerja (Kungker) maupun pada kegiatan blusukan yang dilakukanya di berbagai wilayah di Kabupaten Bima.

“Kendati demikian, tentu saja kita tidak boleh takabur. Tetapi, kita tetap berikhtiar agar IDP-Dahlan kembali memenangkan pesta demokrasi yang akan dihelat pada tanggal 9 Desember 2020. Kita bangga dan apresiatif kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bima yang masih sangat mencintai IDP-Dahlan. Tak hanya itu, kita juga bangga atas solidnya Partai Koalisi yang sejak awal hingga detik ini masih membuktikan kinerja terbaiknya dalam upaya memenangkan IDP-Dahlan pada Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025,” sebutnya.

Singkatnya, Ivie menjelaskan bahwa optimismenya bahwa IDP-Dahlan akan kembali memenangkan Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025 bukan saja menjadikan hasil survey sebagai parameter. Namun jika dibandingkan dengan Paslon lainya, IDP-Dahlan adalah adalah yang terhebat. “IDP-Dahlan adalah yang terhebat jika dibandingkan dengan Paslon lainya,” ulasnya. (TIM VISIONER) 

No comments

Powered by Blogger.