Header Ads

Relawan Srikandi-Milenial Syafaad Memilih Hengkang, Dukungan IDP-Dahlan Kian Bertambah

Momen Foto Bersama Antara Cabup Nomor Urut 3, Umi Dinda Bersama Eks Srikandi-Milenial Syafaad.

Visioner Berita Kabupaten Bima-Menjelang pencoblosan Bupati dan Wakil Bupati Bima yang tinggal hitungan hari, satu persatu gerbong simpatisan relawan dan tim sukses Syafa’ad hengkang.

Kali ini giliran Srikandi Kecamatan Wawo dan Milenial Syafa’ad Desa Nata menyatakan keluar dan memilih bergabung untuk memenangkan paslon nomor 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri dan Drs. H. Dahlan M.Noer.

Dua gerbong relawan tingkat Kecamatan dan Desa tersebut menyatakan mendukung paslon yang disingkat In-Dah ini dengan langsung menemui Cabup Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri di kediaman pribadi, Senin (30/11/2020) malam.

Ketua Srikandi Syafaad Kecamatan Wawo, Sri Rahmatia menyatakan beralih dukungan sampai meneteskan air mata karena terharu.

Ia mengaku memilih berjuang dan mendukung paslon In-Dah karena persoalan nurani. Sebab dulunya merupakan pendukung militan IDP-Dahlan. “Nurani kami tak bisa jauh dari Umi Dinda,” ujarnya.

Sri Rahmatia menegaskan, Srikandi Syafaad tersebar di 9 Desa di Kecamatan Wawo. Jumlah relawan ada 10 orang perdesa.

“Jumlah ini dipastikan bisa membawa dua tiga orang yang akan memilih IDP-Dahlan,” katanya.

Sementara itu, hal sama juga diutarakan Ketua Milenial Syafaad Desa Nata Kecamatan Palibelo, Suratman. Ia mengaku beralih mendukung paslon In-Dah tanpa ada paksaan dari orang lain. Murni atas dasar keinginan sendiri.

“Kami dulu mendukung Syafa’ad sekarang kami berjuang untuk memenangkan IDP-Dahlan,” terangnya.

Sementara Cabup Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri mengaku terharu dan bangga terus mengalirnya dukungan masyarakat untuk memenangkan Dinda-Dahlan.

Perempuan yang akrab disapa Umi Dinda ini mengajak semua anggota relawan agar terus bekerja, berjuang dan memastikan agar Dinda-Dahlan terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bima dua periode. “Pastikan semua warga mencoblos nomor 3 pada 9 Desember nanti,” pungkasnya. (FAHRIZ)

No comments

Powered by Blogger.