Header Ads

Wow-Soal Video "Esek-Esek di Ruang Isolasi", N Lolos Masuk Karena Ngaku Sebagai Istrinya F

                                      Kasi Humas RSUD Dompu Ida Fitriani, S.Keb.MD

Visioner Berita Dompu-Perkembangan penanganan kasus dugaan esek-esek yang terjadi di ruang isolasi RSUD Dompu oleh pihak Polres Dompu, selalu saja ada yang baru. terlepas dari aksi demo warga yang mendesak agar HM yang sudah dijadikan sebagai tersangka lantaran kasus penyebaran Video itu, Selasa (26/1/2021) praktis muncul pengakuan pemeran perempuan dalam video berinisial N yang dinilai sungguh mengejutkan. 

Yakni, N berhasil lolos masuk ke ruang isolasi itu hingga berhasil "bertindak tak senonoh" karena mengaku sebagai istrinya F (oknum Polisi). Pertanyaan kapan, dimana dan bagaimana proses serta siapa penghulu atas pernikahan antara F dengan N hingga kini belum dijelaskan. 

Dan pertanyaan lain yakni adakah buku nikah atas pernikahan antara F dengan N, pun hingga kini dinilai masih menjadi tanda tanya besar. Padahal, F merupakan oknum Polisi yang sudah memiliki istri sah (Bhayangkari) yang baru saja melahirkan dan hingga kini dikabarkan masih berada di Jakarta.

Catatan penting sejumlah media baik Televisi, cetak maupun Online mengungkap, tentang di mana posisi N hingga saat ini belum diketahui. Tak hanya itu, N juga telah dilakukan tes swab oleh Tim Gugus Covid-19 dan dinyatakan positif. Sayangnya, hingga sat ini belum diketahui di mana N disiolasi.

Sementara pada pemberitaan berbagai media sebelumnya, N disebut-sebut menjalani isolasi di Bima. Namun setelah dikroscek kebenaranya baik di RSUD Bima maupun di RSUD Kota Bima, para petugas menyebutkan tak adanya N yang diisolasi karena Covid-19. Penilaian tentang simpang-siurnya informasi tersebut, sontak saja membuat publik khususnya para Nitizen di pelatara Media Sosial (Medsos) maupun di dunia nyata. 

Penaganan kasus adegan mesum di ruang isolasi pasien Covid-19 di RSUD Dompu masih dalam penanganan Polres Dompu NTB. Misteri kasus adegan mesum tersebut mulai terbongkar. Terungkap, kedua pemeran dalam adegan mesum itu bukanlah sepasang suami istri.

Sementara teka-teki sekaligus pertanyaan besar publik tentang lolosnya N masuk ke ruang isolasi hingga memerankan adegan tak lazim bersama F, akhirnya kini terkuak. Peristiwa luar biasa yang hingga saat ini viral sekaligus menjadi buah bibir publik itu, dibeberkan secara gamblang oleh Kasi Humas RSUD Bima, Ida Ftriani S.Kep MD kepada sejumlah awak media, Selasa (26/1/2021).

"Kami diberi tahu bahwa dia (N) adalah istrinya pasien (F) sekaligus sebagai penunggu pasien (F)," ungkap Kasi Humas RSUD Dompu Ida Fitriani, S.Keb.MD kepada awak media, Selasa (26/1/2021).

Ida Fitriani menjelaskan, atas pengakuan tersebut akhirnya petugas tidak mencurigai bahwa "aktris wanita adegan dalam esek-esek" itu bukan dari pihak keluarga maupun istri pasien (F), dan bahkanorang lain yang tidak ada hubunganya keluarga dengan pasien.

Kasi Humas RSUD Dompu ini kemudian mengungkapkan, pasien yang terjangkit Covid-19 tersebut diizinkan bagi satu orang keluarga untuk menemaninya karena tengah menjalani perawatan, meskipun jarak antara keluarga dan pasien agak berjauhan.

"Biasanya pasien Covid-19 ditunggu oleh satu orang keluarga dekat seperti Istri, Suami atau Orang Tua," terang Ida Fitriani.

Ida Fitriani membeberkan, dari awal masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD)-pasien berinisial F memang sudah ditemani wanita berinisial N yang diketahui warga asal Kabupaten Bima itu. Sementara peristiwa adegan esek-esek antara F dan N di ruang isolasi itu yakni pada tanggal 11 Januari 2021.

"Setelah sampai di ruang isolasi (11/1/2021), barulah terjadi adegan "esek-esek" layaknya suami-istri antara F dengan N," tandasnya.

Perihal F yang dinyatakan postif Covid-19, pasien tersebut masuk ke IGD RSUD Dompu pada tanggal 9 Januari 2021, dan kemudian pada Minggu (10/1/2021) dimasukan ke ruang isolasi. Sedangkan peristiwa tak senonoh antara F dengan N di ruang isolasi tersebut berlangsung pada hari Senin (11/1/2021). "Sekali lagi, adegan tak senonoh keduanya di ruang isolasi tersebut berlangsung pada Senin (11/1/2021)," pungkasnya. 

Lepas dari itu, hasil investigasi sejumlah awak media mengungkap keberadaan N di Kota Bima sejak viralnya kasus "push up" di ruang isolasi RSUD Dompu itu. Sebelum diduga dinyatakan postifi Covid-19, N ditengarai sempat mengunjungi sejumlah tempat di Kota Bima bersama sejumlah teman-temanya.

Namun setelah N diduga postif Covid-19, sejumlah pihak di Kota Bima mendesak Tim Gugus Covid-19 Kota Bima agar mencari sekaligus menemukan sejumlah teman-temanb N untuk kemudian di swab. Atas desakan tersebut, beberapa hari lalu Tim Nakes sekaligus Tim Gugus Covid-19 asal Puskesmas Mpunda sempat mengunjungi salah satu tempat yang diduga sebagai tempat tinggal N. 

Sayangnya, para petugas tak berhasil menemukan N. Dan rumah yang dicurigai sebagai tempat tinggal N itu dalam kondisi sepi alias tak ada orang di dalamnya. "Kami tidak menemukan adanya N di rumah itu. Saat kami datang ke sana, rumah tersebut dalam kondisi sepi alias tak ada orang," kata petugas Nakes menjawab Visioner. (TIM VISIONER)

No comments

Powered by Blogger.