Header Ads

Uang Beasiswa Mahasiswa dan Saldo Nasabah Diduga Disunat, Pihak BNI Cabang Bima Bungkam

Unjuk rasa di Depan Kantor BNI Cabang Bima.

Visioner Berita Kota Bima-Tiga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Bima melakukan demontrasi di Kantor Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Bima, Kamis (25/3/2021).

Aksi Gabungan tiga Lembaga yang terdiri dari, Lembaga Pengawas Kebijakan Pemerintah Dan Keadilan (LP-KPK) Bima NTB, Lembaga Pemantau Pengawasan Korupsi (LPPK) NTB, Barisan Intelektual Muda Pembela Rakyat (BIMPAR) NTB dan Lembaga Keadilan Poros Muda (LKPM) NTB ini meminta pada pihak Bank dimaksud, kaitan dengan persoalan hilangnya beberapa Saldo Nasabah dan Pemotongan Uang Beasiswa Mahasiswa yang tanpa alasan yang jelas di lakukan oleh pihak BNI. 

Koordinasi Lapangan (Korlap) Adimandra menjelaskan, banyak masalah yang terjadi Bank tersebut, hingga saat ini,  belum ada penyelesaian yang dilakukan oleh Direktur Bank

"Rentetan persoalan yang ada di BNI Cabang Bima. Sampai detik ini tidak ada kejelasan yang real yang mampu dikemukakan oleh pihak Direktur BNI. Dan saya harap kepada pihak Pemerintah Kota Bima. Segera Keluarkan rekomendasi pemecatan untuk direktur BNI," ungkapnya.

Hal sama juga diungkapkan oleh Ketua Lp-Kpk Bima Ntb Amirullah, ia meminta Kepala Bank untuk menemui massa aksi,  namun pihak dari bank itu enggang menemui massa untuk memberikan penjelasan masalah sesuai tuntutan massa.

"Jika persoalan ini tidak ada transparansi dari pihak direktur BNI Cabang Bima dan tidak mau keluar dan menanggapi massa aksi. Saya instruksikan kepada seluruh masa aksi boikot jalan Negara. Ini Sebagai bentuk kekecewaan kami terhadap direktur BNI, yang tidak mampu bertanggung jawab terhadap persoalan yang di hadapi oleh semua Nasabah BNI," tegasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Direktur LPPK NTB, Akbar menyatakan, kehadiran Kepala Bank yang baru ini membawa musibah bagi Nasabah BNI.

"Jika kehadiran direktur baru BNI, menjadi bencana bagi seluruh nasabah dan menjadi biang terjadinya kehilangan uang di beberapa Rekening Nasabah. Kami minta pecat direktur BNI baru pembawa bencana bagi nasabah BNI," bebernya.

Sementara, massa aksi lain Ghani meminta pihak Bank BNI untuk bertanggungjawab atas kehilangan uang nasabah saat ini.

"Direktur BNI Cabang Bima harus  bertanggungjawab atas hilangnya uang nasabah, dan  membayar Ganti rugi uang nasabah yang hilang," desaknya.

Selain mendesak Pihak Bank untuk mengembalikan Uang Nasabah yang hilang, massa aksi lain, M. Yamin menyarankan pada warga Kota dan Kabupaten Bima untuk menarik uang yang disimpan di Bank dimaksud. Karena menurutnya, penyimpanan uang di Bank ini tidak aman untuk Nasabah.

"Masyarakat kota dan kabupaten bima agar menarik diri dari Nasabah BNI Cabang Bima, guna terhindar dari segala jenis permasalahan yang ada saat ini, yaitu terkurasnya uang di rekening tabungan BNI tampa ada sebab yang jelas. Karena mengingat  beberapa nasabah sudah banyak yang kehilangan saldo tanpa sebab. Dan pihak BNI tidak mau bertanggung jawab atas hal itu," ungkapnya. 

Hingga berita ini dipublikasikan, Pihak Direktur BNI Cabang Bima masih sulit untuk dikonfirmasi terkait tuntutan massa aksi. (FAHRIZ)

No comments

Powered by Blogger.