Header Ads

Musancab Sekaligus Pengukuhan Pengurus DPAC, PKB Kabupaten Bima Targetkan Tiga Kemenangan Besar di Pemilu 2024

Momen Foto Bersama Usai MUSANCAB PKB di Aula Hotel Lambitu.

Visioner Berita Kota Bima-Dalam rangka kesuksesan Pilbub, Pileg dan Pilpres tahun 2024, Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bima, Selasa (8/2/2022) menyelenggarakan Musyawarah Anak Cabang (MUSANCAB) di aula Hotel Lambitu Kota Bima NTB. 

Pantauan langsung www.visionerbima.com, Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua DPW PKB, H. Lalu Hardian Irfandi. Turut hadir Sekretaris DPW PKB NTB H. Makmun bersama sejumlah pengurus wilayah dan Ketua DPC PKB di Kabupaten Kota lain di NTB.

Ketua DPC PKB Kabupaten Bima, Drs. H. Mustahid H. Kako, MM dalam sambutannya mengungkapkan Musancab dan pengukuhan DPAC ini merupakan babak kebangkitan PKB di ”Dana Mbari”. Pasca ini, konsolidasi akan terus digencarkan. termasuk menuntaskan pembentukan pengurus di tingkat ranting hingga anak ranting.

"Dalam rangka membuat penguatan struktur DPAC di Kabupaten Bima, kami melaksanakan Musancab hari ini, yang mana selain musyawarah juga sekaligus pengukuhan pengurus DPAC se-Kabupaten Bima,” ungkap Drs. H. Mustahid H. Kako, MM Ketua DPC Kabupaten Bima.

PAC, Banom hingga anak ranting nantinya akan menjadi garda terdepan dalam memenangkan Pemilu 2024 mendatang.

Ketua DPW PKB, H. Lalu Hardian Irfandi Saat Menyampaikan Sambutannya.

PKB Kabupaten Bima menargetkan tiga kemenangan besar di Pemilu 2024. Menang Pilpres, menang Pilkada dan menang di Pileg. Di Pilpres, PKB komit untuk mengusung dan memenangkan Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar sebagai Presiden RI. Sementara di Pilkada Kabupaten Bima, Insya Allah akan mengusung kader sendiri. Sedangkan di Pileg pun juga akan mengusung Ketua DPC PKB Kabupaten Bima.

”Dengan dilantik dan dikukuhkannya PAC-PAC beserta seluruh jajaran Banom, DPC hingga ranting kita optimis semua target akan bisa kita capai,” imbuhnya.

”Gus Muhaimin sering mengatakan bahwa berpolitiklah. Karena hanya dengan politik kita bisa melakukan perubahan. Orang yang tidak masuk dan tidak mau berpolitik tidak akan menjadi pelaku dan bagian dari perubahan itu. Bagi PKB berpolitik itu ibadah dan ber-PKB adalah berkah,” tandas Drs. H. Mustahid H. Kako, MM memberi semangat.

H. Mustahid menambahkan, untuk strategi langkah awalnya yakni dengan menguatkan struktur hingga sampai ke bawah, hingga ranting yang akan kita kembangkan pembahasannya di rapat nanti.

Pengukuhan Pengurus DPAC oleh Ketua DPW PKB. 

Sementara itu, Ketua DPW PKB, H. Lalu Hardian Irfandi mengaku salut dengan perkembangan PKB di Bima saat ini. Dibawah kemimpinan Drs. H. Mustahid H. Kako, MM yang merupakan rekan baiknya. 

Dengan kondisi itu, Lalu Hardian meyakini PKB akan menjadi pemenang Pemilu 2024 di Bima. ”Saya optimis melihat situasi (PKB) hari ini di Kabupaten Bima,” kata Lalu Hardian.

Dijelaskannya, PKB NTB memiliki tiga target besar pada Pemilu 2024 mendatang. Selain mengusung dan memenangkan Muhaimin Iskandar di Pilpres, PKB juga harus berada di posisi ketiga perolehan kursi di DPRD Provinsi NTB.

Di Kabupaten Bima, PKB menargetkan dengan perolehan minimal 5 dan maksimal 6 kursi di Legislatif. Perolehan 5 hingga 6 kursi menurut Lalu Hardian bukanlah hal mustahil. Karena PKB di Kabupaten Bima sebelumnya pernah mengukir sejarah dari nol menjadi 4 kursi.

”Kenapa kita harus pasang target ? Karena partai lainnya juga memasang target yang sama. Bahkan targetnya lebih tinggi dari kita,” ujarnya.

Tak dipungkiri, untuk mencapai target-target tersebut tak semudah membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan kekompakan dan kerja keras para kader mulai dari DPC, DPAC, Banom hingga anak ranting.

Pemilu 2024 tak lama lagi. Berdasarkan hasil rapat kerja KPU RI, Komisi II DPR RI, Menteri Dalam Negeri, Bawaslu RI dan DKPP RI 24 Januari 2022 lalu, pemilihan umum serentak ditetapkan pada 14 Februari 2024 mendatang. Menyusul Pilkada serentak pada 27 November 2024 mendatang.

Karenanya, konsolidasi dan sosialisasi harus terus digencarkan hingga ke pelosok-pelosok Bima.

”Waktu kita sangat terbatas untuk mempersiapkan diri. Penataan struktur sudah kita lakukan, sosialisasi harus terus kita lakukan,” pungkasnya. (FAHRIZ)

No comments

Powered by Blogger.