Header Ads

Meski Kota Bima Masih Dilanda Pandemi, Lutfi Masih Mampu Membuktikan Membangun, Rp350 Juta Untuk Masjid Babussalam

Moment Penyerahan Bantuan Pembangunan Masjid Babussalam Tanjung Oleh Walikota Biima, H. Muhammad Lutfi, SE Kepada Ketua Panitia Pembangunan

Visioner Berita Kota Bima-Hingga kini Indonesia masih dilanda oleh pandemi Covid-19 dan virus Omicron. Bencana kemanusiaan ini bukan saja telah memakan banyak korban jiwa. Tetapi juga berdampak kepada kekurangan anggaran di seluruh daerah (Kabupaten-Kota) di Indonesia (Refocusing).

Masalah serius lain yang dihadapi bangsa Indonesia termasuk di Kota Bima akibat bencana kemanusiaan tersebut, juga merambah kepada angka kemiskinan akibat roda ekonomi masyarakat tidak bisa berputar dengan baik seperti beberapa tahun silam. Indikasi itu, salah satunya ditemukan melalui sejumlah pelaku usaha yang gulung tikar.

Kendati demikian, Walikota Bima yakni H. Muhammad Lutfi, SE diakui masih mampu mengelola anggaran dengan baik atas kolaborasi yang dinilai sangat apik dengan DPRD Kota Bima dibawah kendali Alfian Indra Wirawan, S.Adm (Ketua DPR). Sementara wujud nyata dari kemampuan Pemkot Bia dibawah kendali Lutfi (Walikota Bima) membangun di tengah Kota Bima dilanda oleh bencana kemanusiaan tersebut, antara lain pembangunan Puskesmas di Kumbe, Perpustakaan megah, dan sayap kantor Walikota Bima yang dijelaskan akan diresmikan dalam waktu dekat.

Masih di tengah bencana kemanusiaan, Lutfi juga masih mampu membuktikan pengabdian terbaiknya di bidang keagamaan. Antara lain menyerahkan bantuan pembangunan Masjid dan Musholah dengan angka yang dinilai besar (Ratusan Juta Rupiah).

Bantuan terkini di bidang keagamaan, Rabu (2/3/2022) Lutfi menyerahkan bantuan bagi kelanjutan pembangunan Masjid Babussalam di Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat-Kota Bima. Bantuan bagi kelangsunganpembangunan Masjid yang dibongkar sebelum Lutfi menjabat sebagai Walikota Bima tersebut yakni sebesar Rp350 juta.

Bantuan bagi keberlangsungan pembangunan Masjid tersebut, diserahkan secara langsung oleh Lutfi kepada Panitia Pembangunan Masjid. Bantuan itu dilaksanakan setelah kegiatan Ibadah Sholat Maghrib secara berjamaah. Atas bantuan tersebut, pihak Panitia pembangunan masjid Babussalam menyatakan apresiasi, terimakasih, bangga dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Politisi Partai Golkar ini (Lutfi).

Pasalnya, bantuan tesebut diakui oleh Panitia pembangunan Masjid sangat membantu. Dan diakuinya pula oleh Panitia pembangunan Masjid tersebut bahwa baru kali ini menerima bantuan anggaran yang besar bagi keberlangsung pembangunan rumah Ibadah ini (Masjid Babussalam). Dan diharapkanya, dengan bantuan tersebut mampu menuntaskan pembangunan Masjid ini agar masyarakat bisa melaksanakan Ibadah dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE menegaskan bahwa komitmenya sesuai dengan visi-misinya terkait penyerahan bantuan di bidang keagamaan khususnya untuk Masjid dan Musholah di Kota Bima telah dibuktikanya sejak awal kepeimpinannya, saat ini dan untuk ke depanya.

“Penyerahan bantuan untuk keberlangsungan pembangunan Masjid dan Musholah di Kota Bima adalah sebuah komitmen Pemkot Bima yang wajib untuk diterjemahkan. Soal bantuan di bidang keagamaan ini merupakan salah satu konsentrasi Pemkot Bima. Semoga dengan bantuan yang diberikan ini bisa membantu sehingga masyarakat bisa melaksanakan Ibadah dengan aman dan nyaman. Dan Insya Allah konsentrasi Pemkot Bimadi bidang keagamaan ini masih akan berlangsung,” papar Lutfi yang juga mantan Anggota DPR RI dua periode ini.

Liputan langsung sejumlah Awak Media pada moment penyerahan bantuan bagi kelangsungan pembangunan Masjid Babussalam tersebut, Lutfi didampingi oleh Kabag Kesra Setda Kota Bima,Baznas Kota Bima dan lainya.

“Bantuan kepada Masjid dan Musholah merupakan nawaitu saya sejak dulu dan Insya Allah masih akan terus diwujudkan. Sebab, masih banyak Majid dan Musholah di Kota Bima yang membutuhkan sentuhan secara langsung dari Pemerintah,” ujar Lutfi.

Kenati Indonesia masih dilanda oleh Pandemi Covid-19 dan virus Omicron yang berdampak luas kepada gangguan ekonomi masyarakat serta kian berkurangnya bantuan anggaran dari Pemerintah Pusat, namun diakuinya bahwa Pemkot Bima masih bisa membuktikan kemampuanya membangun daerah.  

“Pandemi Covid-19 dan virus Omicron hingga kini belum berakhir di Indonesia. Namun Alhamdulillah kita di Kota bima ini masih bisa membangun. Karena anggaran daerah masih dirasakan sangat kurang, perjuangan keras melalui jalur koordinasi, konsultasi dan komunikasi dengan sejumlah Kementerian di Jakarta harus dilaksanakan. Tujuanya lebih kepada soal bantuan anggaran untu pembangunan di Kota Bima ini,” pungkas Lutfi. (FAHRIZ/GHILANG/AL/RUDY) 

No comments

Powered by Blogger.