Header Ads

Ajiman dan Riyan Berpasangan di Pilkada Kota Bima Tahun 2024 ?, Ini Pernyataan Langsung AHY Ketua DPP Partai Demokrat

Moment Jumpa Pers Sekaligus Ngopi Bareng AHY di Caffe Beginning Coffee Kota Bima.

Visioner Berita Kota Bima-Jelang Pilkada Kota Bima yang akan dilaksanakan tahun 2024, kini dinilai berjalan seiring dengan sejumlah dinamika yang diakui sangat menarik. Terlepas dari Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE memastikan diri kembali maju sebagai Bakal Calon (Balon) Walikota Bima, terkuak sejumlah nama lainya baik sebagai Balon Walikota maupun Wakilnya.

Di kubu Partai Demokrat Kota Bima misalnya, dua Kader terbaiknya yakni H. Arahman H.Abidin, SE diisukan akan maju sebagai Calon Walikota Bima berpasangan dengan Ketua DPD PAN Kota Bima, Feri Sofyan, SH (Wakil Walikota Bima sekarang).

Selain itu, Kader terbaik Partai Demokrat yang kini sedang duduk di kursi Legislatif Kita Bima yakni M. Riyan Kusuma Permadi (Anak kandung mantan Walikota Bima yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kota, HM. Qurais H. Abidin) juga diisukan akan maju sebagai Calon Walikota Bima tahun 2024.

Sekedar catatan penting, H. Arahman H. Abidin adalah Adik kandung dari HM. Qurais H. Abidin. Sementara antara Riyan dengan yang bersangkutan adalah sama-sama dari Partai Demokrat.

Benarkah jelang Pilkada Kota Bima tersebut Partai Demokrat sedang dalam dilema dan seperti apa tanggapan dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat?.

Ditahun 2024 mendatang, kontestasi PilkadaKota Bima akan diselenggarakan. Meskipun prosesinya terbilang masih lumayan lama alias tinggal dua tahun lagi, akan tetapi eskalasi politik di ruang publik khusus wilayah Kota Bima kian seksi di perbincangkan publik.

Tercatat, hingga pertengahan bulan April Tahun 2022 ini mencuat beberapa nama Bakal Calon (Balon) yang akan maju pada Pilkada Kota Bima mendatang.

Salah satunya yang sedang hangat dibahas masyarakat Kota Bima pada umumnya, yakni tentang siapakah sosok figur dari Partai Demokrat Kota Bima yang akan diusungnya pada Pilkada Kota Bima tahun 2024. 

Diketahui, partai yang diketuai HM Qurais (HMQ) di Kota Bima ini, memiliki sejumlah kader potensial yang dijelaskan memiliki energi positif guna meraih dukungan masyarakat.

Ada dua nama yang santer di permbincangkan publik saat ini, dan diketahui sosoknya sangat mumpuni menjadi Kepala Daerah kedepan. Dua nama itu, H Arahman H Abidin (Ajiman), mantan Wakil Walikota Bima yang sekarang duduk di legislatif Provinsi NTB dan ada pula figur milenial yakni M. Riyan Kusuma Permadi (RKP) yang sekarang menjabat anggota DPRD Kota Bima.

Lantas bagaimana jika seandainya kedua figur ini berpasangan?. Meski dalam satu atap partai (Demokrat) pun masih satu ikatan darah (Paman dan Keponakan). 

Tak hanya itu, santer pula di permukaan terutama melalui Beranda Media Sosial (Medsos), H. Arahman H. Abidin berpasangan dengan Ketua DPRD PAN Kota Bima yang kini masih menjabat sebagai Wakil Walikota Bima, Feri Sofyan, SH. 

Jadi seperti apa jawaban Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terhadap dinamika menarik jelang Pilkada Kota Bima tersebut?.

Pertanyaan itu langsung dijawab putra mantan Presiden RI ke-6 secara lugas, terukur dan sangat diplomatis saat momen jumpa pers sekaligus ngobrol pintar di salah satu Cafe di Kota setempat, Jum'at (15/4/2022). 

"Wah, terus terang, saya tidak bisa menjawabnya secara spesifik karena kontestasi politik Pilkada masih dua tahun lagi, masih cukup panjang tahapannya untuk menjawab Pilkada seperti apa di tahun 2024. Tapi pada prinsipnya partai Demokrat mengutamakan ingin selalu mendorong para kader-kader terbaiknya. Secara emosional tentu itu sangat dimaklumi, tapi kami pakai juga rasional," terang AHY.

Lebih jauh dijelaskannya, Intinya Demokrat akan melihat terlebih dahulu. "Kita yakinkan kandidat terlebih dahulu, dengan melihat potensi dan tentu akan diukur dengan baik. Ada instrumen survei ada instrumen lainnya juga serta penerimaan masyarakat pada figur dan kader Partai Demokrat. Termasuk kesiapan diri pribadi, logistiknya, dan lain-lain," jelas Ketua DPP Partai Demokrat ini.

Lanjut AHY, soal kontestasi Pilkada itu tentu sangat kompleks. Maksudnya, tidak hanya berbekal popularitas. Tapi juga dilihat kesiapan mesin kampanyenya dan kesiapan sumber daya lain agar bisa sukses. Namun pada intinya nanti diukur semuanya.

"Pada intinya dua nama yang disebut ini adalah kader terbaik yang dimiliki Partai Demokrat khususnya di NTB dan Kota Bima. Kita lihat saja nanti, tergantung hasil Pemilu Legislatif dan hasil survei serta hasil penerimaan masyarakat," ungkapnya.

Terlepas dari itu, AHY mengungkapkan, Partai Demokrat saat ini sedang fokus soal Pilpres mendatang. 

"Partai Demokrat punya banyak figur-kandidat yang akan dipasang guna mengubah banyak hal dan memberikan dampak positif terhadap Pileg. Analoginya jika pilegnya sukses, maka Insya Allah itu akan menjadi modal besar bagi kami di Demokrat untuk memenangkan Pilkada. Maksudnya, Demokrat akan menetapkan target-target politik yang realistis tapi juga optimistis," bebernya.

Selain itu, AHY berharap Partai Demokrat di NTB meningkat secara signifikan. 

"Kita ingin Partai Demokrat semakin terhormat posisinya. Bukan kekuasaan saja yang kita incar tapi pengabdian pada masyarakat. Namun sebetulnya kita ingin Partai Demokrat kuat di parlemen termasuk juga dijajaran Eksekutif sebagai Kepala Daerah," pungkasnya. (FAHRIZ)

No comments

Powered by Blogger.