Header Ads

Johan Rosihan - Kementan RI Adakan Bimtek dan Sosialisasi Tanaman Pangan di Bima

Bimtek dan Sosialisasi Tanaman Pangan di Hotel Lila Graha Kota Bima.

Visioner Berita Kota Bima-Pelatihan yang kerap disebut Bimtek atau Bimbingan Teknis dan sosialisasi tanaman pangan untuk petani guna meningkatkan produksi pangan mulai dari hulu hingga hilir terus di galakkan Pemerintah dan Anggota DPR RI Komisi IV H. Johan Rosihan, ST, Fraksi PKS Dapil NTB I Pulau Sumbawa bekerjasama dengan Kementerian Pertanian RI.

Bimtek yang berlangsung di Hotel Lila Graha Kota Bima tersebut, Rabu (25/5/2022) dibuka secara resmi H. Johan Rosihan, ST melalui Staf Dapil Kabupaten Bima, Syahrir Danuarta, ST. 

Pada moment tersebut turut hadir Perwakilan Kementerian Pertanian RI (Direktorat Jenderal Tanaman Pangan), Ina Dwi Hidayah, Dinas Pertanian Kabupaten Bima diwakili Chairul Munir, SP, serta diikuti oleh 100 orang peserta Penyuluh Pertanian dari 18 Kecamatan Se-Kabupaten Bima NTB.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Bima, Chairul Munir, SP Mewakili Dinas Perrtanian sekaligus salah satu narasumber menyampaikan apresiasi terhadap Anggota DPR RI Komisi IV H. Johan Rosihan, ST bersama Kementerian Pertanian RI, yang mengadakan Bimbingan Tekhis (Bimtek) di Kabupaten Bima.

Dijelaskan Chairul, di Bima, para petani memakai pupuk organik dan agens pegendali hayati merupakan produk pertanian yang berasal dari bahan-bahan alami yang dapat diproduksi sendiri dan langsung dimanfaatkan pada lahan pertanian. Produk-produk tersebut lebih aman, baik pada lingkungan maupun manusia, karena tidak meracuni tanaman.

"Kelebihan penggunaan bahan alami adalah harga yang lebih murah dari bahan kimiawi, dapat diproduksi secara mandiri dan bahannya mudah didapat dari alam sekitar," terangnya.

Chairul berharap dalam bimbingan tehknis (Bimtek) ini, tentu ada harapan dan ilmu yang didapat, dengan adanya ilmu yang didapat tersebut bisa diterapkan pada saat beraktifitas sebagai penyuluh, serta bisa berbagi kepada para petani lain disekitar, sehingga di Kabupaten Bima maju dan sejahtera.

Momen Bimtek.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo, melalui Ina Dwi Hidayah, selaku perwakilan Kementerian Pertanian pada acara Bimtek tersebut menyatakan, Bimtek dapat membantu meningkatkan wawasan dan kemampuan petani.

“Dengan dilakukannya Bimtek kepada petani diharapkan mampu meingkatkan kapasitas petani terutama untuk peningkatan produktivitas pangan. Dalam hal ini, pengamanan produksi harus dilakukan dengan cara-cara yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. sesuai Amanah UU No 22 Tahun 2019 mengenai Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan," jelasnya.

Lanjutnya, Budidaya pertanian yang ramah lingkungan tidak menyebabkan biaya produksi meningkat bahkan justru sebaliknya lebih effisien. Misalnya, pupuk dan bahan pengendali dapat diproduksi secara mandiri menggunakan bahan-bahan alami yang ada di sekitar lingkungan sehingga tidak perlu membeli pupuk ataupun pestisida kimia yang mahal.

"Ada beberapa solusi dalam menghadapi pandemi COVID-19 antara lain yaitu dari sisi kesehatan melalui vaksin dan dari sisi pertanian melalui penyedian pangan," tandasnya.

Secara terpisah, Staf Dapil Kabupaten Bima, Syahrir Danuarta, ST,  Mewakili Johan Rosihan, ST, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih banyak kepada Kementerian Pertanian RI (Direktorat Jenderal Tanaman Pangan), melalui Ina Dwi Hidayah, Dinas Pertanian Kabupaten Bima, Chairul Munir, SP, serta Penyuluh Pertanian Kecamatan Se-Kabupaten Bima, beserta tamu undangan lainnya yang hadir di acara tersebut.

"Ini merupakan komitmen Johan Rosihan, bersama Kementerian Pertanian RI, dalam wujud nyata untuk meningkatkan kapasitas petani di Kabupaten Bima. Kami berharap kepada teman-teman Penyuluh Pertanian dapat memanfaatkan dengan baik (Bimtek) ini terutama untuk menambah wawasan dan dapat diterapkan pada pertanian nanti," harapnya.

Selain itu, sambung Syahrir Danuarta, perlu ada dukungan penuh dari instansi terkait seperti Pemerintah Desa, Kecamatan untuk mengawal setiap program pertanian yang ada, sehingga sektor pertanian mampu menjadi penopang perekonomian dan mensejahterakan masyarakat.

"Ayo kita semangat penyuluh pertanian, kalau hasil pertanian kita melimpah dan berkembang lebih khususnya di Kabupaten Bima, insyaallah Kabupaten Bima akan kuat, sejahterah, dan makmur," ungkapnya.

Diakhir penyampaiannya, Syahrir Danuarta, menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan hadirnya Johan Rosihan untuk membuka acara Bimbingan Tehnis ini. 

"Dikarenakan ada sesuatu dan lain hal, sehingga Johan Rosihan, belum bisa duduk bersama kita pagi ini, dan Insya allah Johan Rosihan sore nanti sudah pasti akan bersama kita," pungkasnya. (FAHRIZ)

No comments

Powered by Blogger.