Header Ads

Kisah Ini Sungguh “Mencengangkan”, Rafidin Tarik Kembali Bantuan Ternak Kepada Warga Tak Mampu di Kota Bima

"Kisah Manis" Disaat Rafidin (Kiri) Menyerahkan Bantuan Tiga Ekor Kambing Kepada Damsu (Kanan) Sekitar Tujuh Bulan Silam.

Visioner Berita Kota Bima-Nama Rafidin H. Baharudin, S.Sos, sesungguhnya bukan hal baru bagi masyarakat Bima. Ia merupakan Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bima dan berposisi sebagai Sekretaris.

Rafidin juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten terpilih di Dapil III Kabupaten Bima dan kini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bima. Catatan lain, Rafidin juga pernah berposisi sebagai Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ketua PWI Cabang Bima. Pun Rafidin merupakan pemilik salah satu Media Massa di Bima.

Nama Rafidin pun diduga acap kali dinilai bersikap kontradiktif dan dijadikan sebagai topik utama oleh sejumlah Media Online di Bima. Antara lain dilaporkan secara resmi oleh pihak Polda NTB di Polres Bima karena ditengarai menyebarkan informasi dan berita Hoax terkait penangkapan Bripka AL oleh Ditres Narkoba Polda NTB beberapa bulan lalu, dan menyebutkan ada buku tabungan Bripka AL berisikan uang senilai Miliaran Rupiah.

Namun hingga kini penanganan kasus tersebut oleh pihak Polres Bima, hingga dinilai tak jelas endingnys. Padahal, tensi tegangan terkait kasus itu dinilai cukup tinggi di beranda Media Sosial (Medsos). Bukan itu saja, Rafidin juga dilaporkan secara resmi oleh istri seorang anggota Polres Bima Kota berinisial P terkait ITE soal kehamilan “Bunga” (warga di salah satu Desa di Kabupaten Bima). Lagi-lagi, penanganan kasus ini pun hingga kini belum diketahui perkembangannya.

Namun kabar terkini yang diperoleh Media Online www.visionerbima.com melaporkan, proses penanganan hukum terkait kasus itu tidak dilanjutkan karena pertimbangan bahwa “Bunga” telah menandatangani Berita Acara resmi penolakan tes DNA guna memastikan siapa ayah kandung dari anak laki-laki yang sudah dilahirkannya sekitar setahun silam itu. Penandatangan berita acara resmi tersebut, dilakukan oleh “Bunga” di Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Bima Kota.

Dugaan sikap dan perilaku kontradiktif soal Rafidin ini, nampaknya belum juga berakhir. Minggu (17/7/2022), menantu dari seorang warga tak mampu asal salah satu Kelurahan di Kota Bima (Damsu) yakni Fitri muncul terkuak informasi menarik soal Rafidin. Yakni Fitri menyebutkan bahwa Rafidin telah menarik kembali bantuan ternak dalam bentuk beberapa ekor kambing dan satu ekor sapi yang yang diberikamnya ke Damsu.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di kebun milik Damsu di lokasi So Batawawi Kelurahan Rite Kecamatan Raba-Kota Bima sekitar 7 bulan silam. Dan penyerahan bantuan tersebut juga telah dipublikasikan oleh Rafidin pada Chanel Youtube milik Medianya sendiri.

“Ini kami menyerahkan bantuan kepada keluarga kami (Damsu) yang tinggal jauh dari perkampungan. Tapi yang bersangkutan tinggal dari perkampungan tetapi mereka hobi bertani,” ucap Rafidin pada Chanel Youtuber tersebut.

Kehadiran Rafidin dalam rangka menyerahkan bantuan tersebut juga terlihat dilayani oleh Damsu dengan singkong. Dan terkait hal tersebut, Rafidin sempat menyebutkan bahwa biji singkong itu besar sekali. “Besar sekali biji singkong ini ya,” sebut Rafidin melalui Chanel Yutube dimaksud.

Selanjutnya Rafidin menyerahkan bantuan tiga ekor kepada Damsu. Pada saat menyerahkan bantuan ternak tersebut, Rafidin sempat menanyakan kesan Damsu atas bantuan ternak yang diberikannya dan kemudian menyampaikan sejumlah pesan.

“Ini tiga ekor kambing saya serahkan kepada pak Damsu. Tolong pelihara kambing ini dengan baik dan jangan terburu-buru menjualnya. Sekali lagi, saya berikan tiga ekor kambing kepada bapak Damsu, tolong dipelihara baik-baik dan jangan terburu-buru menjualnya,” demikian pesan Rafidin kepada Damsu.

Usai menyerahkan tiga ekor kambing tersebut, Rafidin menjanjikan akan menyerahkan satu ekor kambing lagi pada keesokan harinya.

“Hari ini saya menyerahkan bantuan tiga ekor kambing kepada Damsu. Dan besok saya akan menyerahkan lagi bantuan satu ekor kambing kepada Damsu. Damsu ini merupakan warga Lingkungan Tolotando Kecamatan Matakando Raba-Kota Bima. Bantuan ini tidak ada kaitannya dengan Politik. Tetapi bersifat murni membantu keluarga kami yang ada di Matakando,” pungkas Rafidin pada Chanel Youtube itu.

Kenyataan Pahit Yang Dialami Damsu dan
Keluarganya Saat Ternak Bantuan Itu Diambil Kembali
Karena bantuan yang diakui tak memiliki embel-embel tesebut, Damsu pun mengaku senang dan merasa terbantu. Olehnya demikian, Damsu menyatakan apresiasi, terimakasih kepada Rafidin. Namun dibalik rasa senang dan rasa syukurnya Damsu atas bantuan tersebut, belum lama ini muncul sebah kisah nyata yang dinilai sangat mencengangkan.

Yakni Rafidin telah menarik (mengambil) kembali bantuan beberapa ekor kambing dan satu ekor sapi yang diberikannya kepada Damsu. Fitri menjelaskan, penarikan kembali bantuan ternak bukan dilakukan oleh Rafidin, tetapi oleh istrinya yang berinisial Id. Dan pada moment penarikan kembali bantuan tersebut, juga nampak seorang Wartawan yang juga bekerja pada Media milik Rafidin.

“Pada saat sejumlah ternak itu ditarik kembali, Rafidin tidak ada di lokasi. Yang datang menarik kembali ternak bantuan tersebut adalah istrinya yang berinisial ID dan didampingi oleh sejumlah orang. Kami juga tidak tahu tentang nama-nama sejumlah orang tersebut. Tetapi kami menduga bahwa istrinya itu datang mengambil kembali bantuan ternak tersebut atas perintah Rafidin,” duga Fitri.

Fitri kemudian menyatakan keheranannya atas tindakan Rafidin yang demikian. Dan tegas Fitri, sebelumnya pihaknya tidak pernah meminta bantuan ternak tersebut kepada Rafidin dan tidak pula pernah menjanjikan apapun sebelum sejumlah ternak tersebut diberikan oleh yang bersangkutan.

Fitri kemudian mengungkap, sempat terjadi percekcokan antara pihaknya dengan istrinya Rafidin pada moment sejumlah ternak bantuan tersebut diambil kembali. Tak hanya itu, pada moment itu pula dijelaskannya bahwa istrinya Rafidin memberikan uang sebesar Rp500 ribu dan kemudian disimpannya di atas serambi.

“Alasan soal dia menarik kembali sejumlah ternak yang diberikan tersebut, hingga kini tidak jelas alias tidak dijelaskan oleh yang bersangkutan. Usai menarik kembali ternak tersebut, istrinya memberikan uang sebesar Rp500 ribu tanpa amplop dengan kemudian disimpan di atas serambi oleh yang bersangkutan. Dan kami tegaskan kepada Bapak (Damsu) untuk tidak mengambil uang tersebut. Sebab, ini soal harga diri. Dan sebelumnya kami tidak meminta kepada Rafidin untuk memberikan bantuan ternak tersebut. Dan kami juga tidak pernah menjanjikan apapun kepada Rafidin sebelum ternak tersebut diserahkan,” ungkap Fitri.

Masalah yang satu ini juga diposting oleh Fitri melalui akun FB milik pribadinya yang bernama Fitri Darmawan. Pada akun FB milik pribadinya itu, Fitri Darmawan menjelaskan bahwa Rafidin menarik kembali bantuan dimaksud karena alasan bahwa beberapa ekor kambing dan satu ekor sapi tersebut ditarik kembali bahwa ternak-ternak tersebut adalah milik keluarganya Rafidin (bukan milik Rafidin).

“Ia beralasan menarik kembali bantuan tersebut karena bantuan ternak yang telah diberikan kepada Damsu karena itu milik keluarganya. Sekali lagi, Rafidin menyatakan bahwa ternak-ternak bantuan yang telah diberikannya kepada Damsu tersebut adalah milik keluarganya. Menarik kembali bantuan yang ia berikan dengan penjelasan tanpa embel-embel, tentu saja sangat aneh dan miris. Sementara sebelum dia menyerahkan bantuan tersebut, kami melayaninya dengan sangat baik,” keluh Fitri Darmawan.

Postingan soal penarikan bantuan ternak oleh Rafidin melalui akun FB milik pribadinya Fitri Darmawan tersebut, juga disikapi beragam oleh sejumlah orang. Kata-kata yang dinilai cukup pedas, juga terlihat diarahkan oleh sejumlah orang tersebut kepada Rafin.

Pada postingan Fitri Darmawan, Minggu (17/7/2022) dengan narasi “Eeehhh, si bapak dewan cuma berani gitu doang??? Kenapa blokir saya pak?? Takut ketauan yaa??? Nyali mu sudah ciut pak???? Hahhahahaaaaaaaa maderaaaaaa🤪🤪🤪🤪. Yang harusnya hati2 itu bapak, makanya berpikir dulu pak baru  bertindak, jangan bertindak dulu baru berpikir. Sekarang jadi pura2 lupa ingatan kan saya orang mana... hahahaaaa. Berani komen, trus blokir,, anda sehat??? Dewan kok gitu???. Hati-hati melangkah pak, karna bumi ini tak rata. Uuuurrrraaaaaa.

Postingan tersebut juga terlihat sempat ditanggapi oleh Rafidin dengan akun FB milik pribadinya bernama Rafidin Baharudin Amasoladeo. Balasan Rafidin melalui kolom komentar tersebut yakni dengan nada tanya dan “peringatan”. “Adinda Fitri ini orang mana...Kayu soal apa...hati2 bicara ya”.

Fitri Darmawan

“Setelah memberikan komentar pada postingan tersebut, diapun langsung memblokir akun FB saya. Pada postingan tersebut, dia tidak menjelaskan alasan rasional terkait menarik kembali bantuamn kepada Damsu. Kecuali, dia hanya menulis komentar di kolom komentar dengan nada seolah-olah berpura-pura bertanya tentang siapa, orang mana saya ini dan kemudian mengingatkan kepada saya untuk hati-hati bicara. Atas sejumlah postingan saya tentang dia menarik kembali bantuan tersebut, dia telah memblokir pertemananya dengan saya di FB,” ungkap Fitri.

Fitri kembali mengungkap, Rafidin pernah menjanjikan akan memberikan bantuan ternak kepada Damsu sebanyak 20 ekor kambing dan 15 sapi. Namun yang diberikan oleh Rafidin kepada Damsu hanya 8 ekor kambing dan 1 ekor sapi. Diantara kambing bantuan yang diberikan oleh Rafidin tersebut, dijelaskanya ada yang sudah beranak. Namun ada beberapa ekor anak kambing dimaksud sudah mati dan buktinya ada pada pihak Fitri.

“Anak-anak kambing yang mati tersebut telah kami kuburkan. Dan bukti soal itu masih kami simpan sebagai bukti. Sementara uang yang disimpan oleh istrinya Rafidin sebesar Rp500 ribu di atas Serambi dimaksud, hingga kini masih kami simpan dan direncanakan akam kami kembali dalam waktu segera. Yang sangat aneh bagi kami dan keluarga, jika kambing tersebut adalah milik keluarganya lantas kenapa Rafidin berani menyebutkanya sebagai ternak bantuan dan kemudian diberikan kepada Damsu. Lebih jelasnya, awalnya dia menyatakan itu murni bantuan dan tidak kaitanya dengan Politik. Tetapi pada saat ternak-ternak tersebut ditarik, istrinya beralasan bahwa ternak-ternak bantuan kepada damsu itu adalah milik keluarganya,” bongkar Fitri.

Fitri menambahkan, beberapa ekor kambing bantuan tersebut diambil kembali oleh Rafidin pada tanggal 2 Juli 2022, tepatnya ba’da Sholat Maghrib. Sedangkan satu ekor sapi bantuan yang dia berikan kepada Damsu tersebut, dijelaskasnya ditarik kembali oleh Rafidin pada tanggal 10 Juli 2022 (bertepatan dengan moment Idul Adha 1443 H).

“Sungguh kami dan keluarga sangat kecewa. Pasalnya, topik awalnya dia menyatakan bahwa ternak-ternak tersebut diberikan kepada Damsu bersifat murni bantuan kepada warga tak mampu. Namun seiring dengan perjalanan waktu, dia melaui istrinya menarik kembali bantuan tersebut karena alasan bahwa-ternak itu adalah milik keluarganya. Tentang siapa sesungguhnya pembohong besar terkait masalah ini, biarkan publik menilainya. Yang jelas, semua orang akan tercengang terkait kisah nyata ini,” pungkas Fitri. (TIM VISIONER) 

No comments

Powered by Blogger.