Header Ads

Musholla Abdulah Tergolong Megah di Rabangodu Utara Diresmikan Oleh Walikota Bima

Moment Foto Bersama Usai Penandatanganan Prasasti Sekaligus Peresmian Pembangunan Musholla Abdullah di Rabangodu Utara-Kota Bima (3/10/2022)

Visioner Berita Kota Bima-Sebuah Musholla bernama Abfullah yag tergolong megah itu berada di wilayah Kelurahan Rabangodu Utara Kecamatan Raba-Kota Bima. Banguna Musholla ini berdiri diatas tanah yang telah diwakafkan oleh Almarhum KY. H. Abdullah kepada Panitia pembangunan rumah Ibadah tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Media Online www.visionerbima.com melaporkan, peletakan batu pertama pembangunan Mushollah ini dilakukan oleh Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE. Dan terkait pembangunan Musholla tersebut, Pemkot Bima dibawah kendali Lutfi mnggelontorkan anggaran sebesar Rp100 juta.

Singkatnya, pembangunan Musholla tersebut telah dituntaskan. Bangunan Musholla ini terlihat megah. Dihiasdi dengan keramik dan warna cetnya yang memukau sehingga tmpak indah bernilai estetika tinggi. Tak hanya itu, di sebelah timur Musholla itu juga terlihat adanya WC umum dan tempat pengambilan ari wudhu. Sedangkan soal air bersih untuk kebutuhan berwudhu dan lainya terlihat sangat lancar.

Diperkirakan anggaran yang dikeluarkan oleh Panitia Pamebangunan untuk menuntaskan bangunan Mushollah tersebut lebih dari Rp300 juta. Selain bantuan senilai Rp100 juta dari Pemkot Bima, anggaran bagi penyelesaian bangunan Musholla yang dinilai megah tersebut diakui atas swadaya masyarakat setempat dan ada pula sumbangan dari pihak Donatur.

Liputan langsung Media ini melaporkan, Senin (3/10/2022) sekitar pukul 17.00 Wita, Musholla Abdullah ini diresmikan secara langsung oleh Walikota Bima. Hadir pada moment peresmian Mushollah ini mantan Ketua DPRD Kota Bima, Subhana HM. Nur, mantan anggota DPRD Kota Bima dari PKS, H.Arman, SE, Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat, berbagai Tokoh di wilayah Rabangodu Utara, Kadis PUPR Kota Bima, H. Muhammad Amin S.Sos, dua Asisten pada Setda Kota Bima yakni Drs. H. Ahmad alias H. Goma dan H. Abdul Gawis, ibu-ibu yang juga kelompok pengajian setempat.

Masih dalam liputan langsung Media ini, peresmian pembangunan Musholla ini ditandai dengan penandatanganan Prasasti oleh Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE yang disaksikan oleh pihak panitia Pembangunan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bima, Lurah Rabangodu Utara, Kabag Prokopim Setda Kota Bimadan lainya.

Ketua Pembangunan Musholla Abdullah, Fitrah Abubakar S.Sos dalam sambutanya bahwa anggaran yang digunakan untuk pembangunan Musholla tersebut sekitar Rp350 juta. Sementara bantuan dari Pemkot Bima terkait pembangunan Musholla ini, diakuinya sebesar Rp100 juta.

“Cikal bakal pembangunan Mushola ini yakni atas dasar kolaborasi 3 unsur. Yakni Umaroh, Ulama dan unsur umat setempat. Ada yang mendukung dengan Infak. Danada pula yang mendukungnya dengan doa,” terang Fitrah.

Sementara proses pembangunan Musholla Abdullah ini, diakuinya memakan waktu selama1tahun 7 hari. Hal tersebut diakuinya tergolong cepat. Dan percepatan penuntasan pembangunan Musholla tersebut, dijelaskanya tak lepas dari partisisipasi nyata dari berbagai pihak, terutama masyarakat setempat.

“Melalaui kesempatan ini, saya atas nama panitia pembangunan Musholla ini menyatakan apresiasi, terimakasih, bangga dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada berbagai pihak termasuk Pemkot Bima karena telah ikut berkontribusi secara nyata sehingga pembangunan rumah Ibadah ini bisa dituntaskan. Sementara untuk kemajuan pembangunan daerah dan masyarakat Kota Bima ke depanya, tentu saja membutuhkan keapikan kolaborasi dari kita semua,” pungkas Fitrah.

Sementara Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE dalam sambutanya pada moment tersebut menyatakan, awalnya dirinya diminta oleh pihak panitia pembangunan untuk melakukan peletakan batu pertama terkait pembangunan Musholla Abdullah ini.   

“Terkait pembangunan Musholla ini, Pemkot Bima hanya menggelontorkan bantuan anggaran sebesar Rp100 juta. Namun bagi penuntasan pembangunya, nampak jelas tingginya kesadaran berbagai elemen masyarakat untuk melakukan swadaya (gotong-royong). Itu sungguh luar biasa dan wajib kita apresiasi,” tutur Lutfi.

 Diakuinya pula, lahan bagi bagunan Musholla ini merupakan wakaf dari Almarhum KY. H. Abdullah. Untuk itu, Lutfi menyampaikan rasa syukur, apresiasi, terimakasih, bangga dan penghormatan yangsetinggi-tingginya kepada Almarhum beserta keluarganya.

Moment Walikota Bima Bersama Rombongan Mengelilingi Wilayah Rabangodu Utara-Kota Bima Usai Peresmian ushollah Abdullah (3/10/2022)

“Melalui kesempatan ini, mari kita sama-sama membacakan Surah Alfatihah untuk Almarhum KY. H. Abdullah, semoga beliau mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT. Dan diharapkan kepada keluarga yang ditinggalkan diharapkan senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” harap Lutfi.

Lepas dari itu, Lutfi kemudian mengungkap bahwa tahun 2022 Pemkot Bima menggelontorkan anggaran bagi bantuan pembangunan Masjid dan Musholla di Kota Bima sebesar Rp8 Miliar. Sementara di tahun 2023, pihak Pemkot Bima merencakan akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp12 Miliar untuk bantuan pembangunan Masjid dan Musholla.

“Bantuan anggaran harus ditingkatkan pada tahun 2023. Sebab, masih banyak Mushollla dan Masjid di Kota Bima yang belum disentuh dengan dana stimulan. Kendati bantuan pada masing-masing Masjid dan Mushollah di tahun 2023 nanti dianggap belum mencukupi, maka yang sangat dibutukan pula adalah adanya swadaya dari masyarakat,” harapnya lagi.

Tingginya kesadaran gotong-royong masyarakat Kota Bima terkait penuntasan pembangunan Musholla dan Masjid, diakuinya sebagai cerminan dari sangat meningkatnya perhatian masyarakat Kota Bima terhadap nilai-nilai keagamaan. Dan hal tersebut diharapkanya bisa dijaga, dipertahankan dan diestarikan sampai kapanpun.

“Tingginya kesadaran masyarakat Kota Bima dalam kaitan itu adalah sama dengan yangterja di Pulau Lombok-NTB. Hal itu merupakan catatan sekaligus nilai-nilai penting yang melekat dalam diri masyarakat Kota Bima. Olehnya demikian, Saya selaku Walikota Bima menyatakan apresiasi, terimakasih, bangga dan penghormatan yang setinggi-tingginya,” papar Lutfi.

Usai meresmikan dan menandatangani Prasasti bagi pembangunan Mushollah Abdullah tersebut, mengelilingi wilayah Kelurahan Rabangodu Utara. Pada moment tersebut, Lutfi didampingi oleh Subhan HM. Nur, Fitrah, Sejumlah Instansi pada Pemkot Bima dan lainya.

Selama mengelililingi wilayah itu, Lutfi menemukan adanya drainase atau selokan yang mampat karena dipenuhi sampah sehingga mengakibatkan genangan air di lingkungan warga saat  musim hujan, ada beberapa rumah warga yang dinilai tak layak di huni dan lapangan bola basket yang sudah rusak namunmemerlukan perhatian dari pemkot Bima serta lampu penarangan yang bersifat segera didikapi oleh Pemerintah pula.

“Alhamdulillah saya sudah mengelilingi wilayah Rabangodu Utara ini. Berbagai persoalan penting yang dihadapi oleh warga tersebut, Insya Allah akan dianggarkan pada tahun 2023. Namun sebelumnya, saya perintahkan kepada Dinas terkait agar segera turun lapangan guna melakukan survey,” pungkas Lutfi. (FAHRIZ/JOEL/RUDY/AL) 

No comments

Powered by Blogger.