Harwoto Legislator Golkar Reses di Donggo, Warga Usul Buka Jalan Tani Baru, Pengadaan Perpipaan dan Renovasi Masjid

DPRD NTB, Harwoto, SH dari fraksi partai Golkar, saat menyerap aspirasi masyarakat di Kecamatan Donggo, Senin (2/2)

Visioner Berita Bima-Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dapil 6 Harwoto, SH, reses atau menyerap aspirasi warga Desa Kala dan Desa Doridungga Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Reses anggota Komisi III masa sidang keempat tahun sidang 2025/2026 tersebut dilaksanakan di Dusun Manggekompo, Desa Kala pada, Senin (2/2/2026).

Dalam kegiatan itu, Warga Desa Kala dan Desa Doridungga menyampaikan kebutuhan utama mereka terkait  infrastruktur dan sarana masjid serta Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Warga meminta bahwa jalan tani So Pusu Desa Kala dibuka baru, dan perbaikan jalan usaha tani So Ngande, Desa Kala yang menjadi jalur penting aktivitas ekonomi dan mobilitas harian warga dua Kecamatan.

Warga Desa Kala, juga mengusulkan pengadaan Perpipaan sekitar 700 meter dari jarak induk baak air utama menuju TPU Manggekompo, renovasi masjid Nurul Qolbi di Dusun Jaya Baru, Desa Kala dan masjid As-sunah di Dusun Kala l.

Selain itu, masyarakat Desa Doridungga meminta pembukaan jalan tani baru So Cahaya Baru, Dusun Doridungga karena selama ini jalan tersebut dinilai luput dari APBDes. Melalui kesempatan tersebut, warga Doridungga berharap penuh usulan jalan tani baru itu diakomodir DPRD NTB.

Menanggapi hal itu, Harwoto, SH, menegaskan bahwa pentingnya fasilitas dasar bagi keselamatan dan aktifitas ekonomi. Pembukaan jalan tani baru, perbaikan jalan tani, renovasi masjid dan pengadaan perpipaan untuk peningkatan sarana TPU bukan sekedar untuk fasilitas fisik, tapi menyangkut keselamatan dan akses usaha serta kualitas hidup masyarakat.

"Aspirasi ini saya catat, dan perjuangkan sesuai kewenangan serta mekanisme yang ada," ujarnya

Komisi lll DPRD Provinsi NTB bidang Keuangan dan Perbankan itu, menilai aspirasi tersebut cermin kebutuhan nyata masyarakat dibidang spritual dan ekonomi. Tempat ibadah adalah pusat pembinaan moral dan pendidikan masyarakat.

"Renovasi masjid aka dibantu melalui anggaran perubahan. Kita pelan-pelan saja, karena ada dalam nomenklaturnya. Insyaallah akan kami sisipkan," imbuhnya.

Menurutnya, pembukaan jalan tani baru di Desa Kala dan Desa Doridungga sangat penting untuk akses ekonomi. Jalan yang rusak, selain menghambat aktivitas pertanian warga, tentu mempengaruhi harga komoditas pertanian. Semua ini akan menjadi perhatian dan bahan perjuangan dia di DPRD Provinsi NTB nanti.

"Saya berharap Pemerintah Desa yang menentukan untuk skala prioritas melalui Musdes. Setelah itu, bikin proposal dengan data yang valid. Dapil 6 itu besar pak, mohon dimaklumi! yang pasti tetap ada untuk dua Desa yang menjadi objek kegiatan ini," tegasnya.

Warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Harwoto, dari fraksi partai Golkar. Mereka menilai dialog terbuka itu menjadi ruang penting untuk menyampaikan kebutuhan desa.

Kegiatan reses yang melibatkan Pemerintah Desa Kala, Pemerintah Desa Doridungga serta warganya tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Momentum ini diharapkan memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat didaerah pemilihan.(rr)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.