![]() |
| Ketua KOHATI Cabang Bima Yang Terpilih Secara Aklamasi, Hartati (Kiri) Didampingi Mantan Ketua KOHATI Cabang Bima, Yulianingsih (Kanan) |
Visioner Berita Kota Bima-Musyawarah Korps HMI-Wati (Mukoh) Cabang Bima ke-XI untuk periode 2026-2027 diakui tak lepas beragam dinamika. Namun keragaman dinamika yang sejak awal “menyelimuti” moment tersebut telah usai. Dan dalam kaitan itu, Hartati suskses menjadi tampuk Pimpinan (Ketua KOHATI) Cabang Bima.
Yang tak kalah menariknya bahwa seluruh rangkaian proses sepanjang perjalanan Muskoh berlangsung,Hartati diakui melanggeng dengan “sangat mulus alias tanpa rival” hingga berhasil menjadi Nakhoda KOHATI Cabang Bima periode 2026-2027. Sekedar catatan, Muskoh tersebut berlangsung selama 2-3 hari pada April 2026.
Keputusan aklamasi ini diambil secara karena hanya satu Kandidat yang memenuhi syarat dan mengikuti seluruh tahapan seleksi dalam forum resmi organisasi tersebut. Demikian ditegaskan oleh Koordinator Steering Committee, Intan Herliantan.
Sosok yang akrab disapa Intan ini menjelaskan, proses penjaringan calon telah dibuka sejak 24 hingga 25 April 2026. Sementara masa pengembalian formulir yakni pada tanggal 26 hingga 29 April 2026. Dan dalam kaitan itu pula tandasnya, hanya dua orang yang mengambil formulir.
“Dari dua orang yang mengambil formulir, hanya satu yang mengembalikan berkas pencalonan, yakni Hartati. Hartati merupakan utusan dari Komisariat (Komsat) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Unirversitas Mbojo (Umbo) Bima. Sedangkan Fitriani yang merupakan delegasi dari Komsat Sekolah Tinggi Kejuruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kota Bima dan Universitas Nggusuwaru (Unswa) tidak mengembalikan formulir,” tandas Intan kepada sejumlah Awak Media, Senin (4/5/2026).
Intan menegaskan, dalam kaitan itu Steering Committee (SC) hanya melakukan Verifikasi Factual (Verfal) terhadap satu berkas calon yang masuk. Oleh sebab itu, Hartati dinyatakan telah memenuhi syarat sebagai kandidat.
“Ya, hanya satu kandidat calon yang dinyatakan telah memenuhi syarat yakni Hartati,” ulas Intan.
Ketegasan senada disampaikan oleh Koordinator Presidium Sidang yakni Wanda, yang memimpin jalannya Muskoh Cabang Bima tersebut. Wanda kembali menegaskan bahwa bahwa forum berjalan sesuai mekanisme organisasi, mulai dari Pleno I hingga Pleno IV.
“Dalam forum hanya ada satu kandidat yang mengikuti uji kelayakan. Karena tidak ada calon lain, maka Hartati diputuskan secara aklamasi sebagai Ketua KOHATI Cabang Bima periode 2026-2026,” terang Wanda.
Pernyataan sekaligus ketegasan yang sama juga disampaikan oleh Ketua KOHATI Cabang Bima sebelumnya yakni Yulianingsih. Sosok yang ajrab disapa Yuli ini menegaskan, proses pelaksaanaan Muskoh berlangsung transparan dan sesuai aturan organisasi. Yuli mengaku, sejak awal hanya mengetahui satu bakal calon yang memenuhi syarat hingga tahap akhir.
“Sejak proses pendaftaran hingga penetapan berlangsung, hanya satu kandidat yang memenuhi kriteria. Itu berdasarkan hasil Verfal SC keputusan presidium sidang,” jelas Yuli.
Yuli kemudian mengharapkan kepada kepemimpinan baru agar mampu membawa Kohati Cabang Bima ke arah yang lebih progresif.
“Selamat kepada Hartati sebagai formateur terpilih. Semoga Kohati ke depan semakin maju dan berkembang di bawah kepemimpinannya,” harap Yuli.
Dengan terpilihnya Hartati secara aklamasi, terbesit sebuah harapan besar agar organisasi Korps HMI-Wati Cabang Bima dapat terus berkontribusi dalam pengembangan kapasitas perempuan serta penguatan peran kader HMI di daerah. (RIZAL/JOEL/RUDY/AL/AA/DK/DINO)
