Yoseph Meninggal Dunia, Managemen PT. Goen Tebarkan Kebaikan

Almarhum Yoseph
 

Visioner Berita Kota Bima-Yoseph adalah warga salah satu daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia (Yoseph) bekerja di PT. Goen di Surabaya selama 19 tahun. Yakni dimulai sejak tahun 2016 hingga sebelum meninggal dunia (2026).

Yoseph meninggal dunia di Kota pada Juni 2026. Dijelaskan bahwa Yoseph meninggal dunia dugaan mengidap penyakit asma. Ia meninggal di salah satu Rumah Sakit (RS) di Kota Bima. Pertanyaan soal serangkaian kemanusiaan yang dilakukan oleh Perusahaan pasca korban meninggal dunia pun ahirnya terjawab.

Diantaranya mobil ambuloance untuk mengantarkan jenazah korban ke kampung halamanya, uang jalan dan seluruh utang Almarhum selama hidupnya. Total nilainya sebesar Puluhan Juta Rupiah.

Sementara soal rekrutmen Almarhum sebagai pekerja pada Perusahaan tersebut dijelaskan tidak diawali dengan surat lamaran dan rangkaian administrasi lainya sebagai ketentuan yang berlaku. Ownwe PT. Goen yakni Leny, SE menjelaskan banyak hal soal Almarhum kepada Media Online www.visionerbima.com, Minggu (16/8/2026).

“Selama hidupnya, Yoseph itu adalah orang yang sangat baik. Soal upah selama ia menjadi supir di Perusahaan ini berlaku per rate. Yakni Rp700 ribu per rate. Terkadang untuk Bima-Surabaya, Yoseph mampu melakoninya sebanyak dua rate dalam satu minggu. Soal upaah untuk setiap ratenya ada yang diambilnya sendiri di kasir dan ada pula yang dikirim melalui rekening Menantunya yakni Rudy Gandut,” terang Leny.

Selama beraktivitas di PT. Goen tersebut, pihaknya tetap memberlakukan Yoseph sebagai manusia sesungguhnya, tak terkecuali perhatianya pada sesi lainya selain sebagai pekerja pada Perusahaan itu pula.

“Kepergian Yoseph untuk selama-lamanya (meninggal dunui) tentu saja menjadi kesedihan dan duka cita teramat dalam bagi serta seluruh keluarga. Usai meninggal dunia, kami menjaminkan Ambulance untuk pengantaran jenazahnya ke kampung halanya dan ditambah dengan uang jalan. Tak hanya itu, semua utang Almarhum di masa hidupnya telah kami lunasi. Sekali lagi, atas nama PT. Goen serta seluruh keluarga kami menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Yoseph,” terang Leny.

Leny kembali menjelaskan, berbagai upaya kemanusiaan yang diperankan pihaknya pasca Yoseph meninggal dunia tersebut lahir atas kesepakatan bersama antara pihaknya dengan  istri Yoseph (Margareta) serta keluarganya, bukan dilakukan secara serta-merta.

“Soal BPJS Ketenagakerjaan untuk Yoseph misalnya, tentu saja perlu kami jelaskan dengan sejelas-jelasnya. Awalnya kami sudah mengurus hal itu. Namun mereka tidak menghendakinya, kecuali maunya uang saja. Lebih jelasnya mereka memilih yuang ketimbang BPJS Ketenagakerjaan,” tandas Leny.

Sementara laporan Margareta ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota) pasca Yoseph meninggal dunia, ditegaskanya sesutu yang dinilai sangat magagetkan. Tetapi secara khusus pihaknya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Kadisnakertrans Kota Bima melalui Kabid Hubungan Keindustrian (HKI) setempat, Azhar, SE atas penjelasanya sedara detail dan mendalam kepada Media Online www.visionerbima.com.

 Melalui kesempatan ini pula, kami sampaikan bahwa seluruh Karyawan PT. Goen memiliki BPJS Ketenagakerjaan, kecuali Ypseph. Sebab pada saat Kepengurusan BPJS Ketenagakerjaan tersebut, Yoseph justeru memilih uang. Untuk itu, tentu saja kami dari PT. Goen tidak bisa memaksa Yoseph,” ungkap Leny.

 Adakah sentuhan secara kemanusiaan untuk anak dan istri Yoseph dari PT. Goen?. Pertanyaan tersebut dijawab dengan “santai” oleh Leny.

 “Untuk hal itu, sebagai manusia tentu saja ada. Tapi cara berkomunikasi dan berkoordinasinya harus bijak, bukan dengan cara “berbeda”,” pungkas Leny. 

Secara terpisah istri Almarhum Yoseph yakm Margareta membenarkan perbuatan baik dari pihak PT. oen tersebut. Yakni Ambulance pengantaran jenazah dari Kota Bima ke Kampung halaman korban, uang jalan hingga melunasi seluruh utang Almarhum Yoseph di masa hidupnya.

"Iya itu benar adanya. Dan semua bukti secara administrasi dari PT. Goen terkait hal itu ada di tangan kami, termasuk soal termasuk bukti berupa tandatangan dan kwitansi," sahutnya dengan singkat, Minggu (16/8/2026). (RIZAL/JOEL/RUDY/AL/AA/AZHAR/DK/DINO).  

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama