Kasus Dugaan Penganiayaan Siswa Berujung Oknum Anggota Polri Diamankan

    ILUSTRASI. Dok. Gambar: google.com
Visioner Berita Kabupaten Bima-Peristiwa tawuran oknum pelajar yang terjadi di Kecamatan Lambu-Kabupaten Bima Minggu lalu pun melahirkan dampak. Korban yang berasal pada salah satu Desa di Kecamatan Lambu, sebut saja Ahmadin (bukan nama sebenarnya/identitas lengkap tidak bisa dipiblikasi karena pertimbangan kasus anak dibawah umur) dijelaskan sempat dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) setempat karena diduga mengalami luka.

Tak hanya itu, korban juga mengadukan secara resmi kepada unit SPKT Polres Bima Kota dan selanjutnya dilaporkan secara resmi pula kepada Unit PPA Satreskrim Polres setempat. Dalam kasus ini korban melaporkan salah seorang oknum Anggota Polres Bima Kota berinisial S. 

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui tentang sejauhmana perkembangan penanganan kasus ini oleh Unit PPA Satreskrim Polres Bima Kota. Namun kabar terkini yang diperoleh Media ini mengungkap, penanganan kasus ini dijelaskan masih dalam tahapan penyelidikan.

Seiring dengan proses penanganan kasus ini, Senin (21/9/2026) muncul kabar yang dinilai sangat mengejutkan. Dikabarkan bahwa S telah diamankan oleh Penyidik Unit Paminal Polres Bima Kota.

Namun sebelumnya, korban yang dikabarkan didampingi oleh LESHAM NTB melaporkan secara resmi kasus ini kepada Unit Paminal Polres Bima Kota. Laporan tersebut pun ditangani secara serius oleh Unit Paminal setempat yang dikendalikan secara langsung oleh Kapolres Bima Kota, AKBP Mubiarto Banu Kristanto, S.IK, MM.

Proses penanganan. Yang dilakukan secara serius, profesional, terukur dan bertanggungjawab tersebut pun membuahkan hasil yang dinilai sangat baik. Sebagai bentuk kekuatan komitmenya, Kapolres Bima Kota langsung memerintahkan Kanit Paminal setempat yakni Aiptu Fatwa untuk melakukan pengamanan terhadap S.

S diamankan oleh Unit Paminal pada Senin sore (21/9/2026). Dan hingga berita iji dipublikasi menjelaskan bahwa S masih diamankan oleh Unit Paminal Polres Bima Kota. 

Sementara upaya rekonsiliasi antara kedua belah pihak yang diduga bertikai, hingga kini dikabarkan belum membuahkan hasil. Hasil "tes ombak" yang dilakukan Media Online www.visionerbima.com di beranda Media Sosial (Medsos) mengungkap adanya "reaksi tegas" dari keluarga korban. Di beranda Medsos itu pula, hingga kini keluarga korban belum menunjukan adanya titik terang bagai sosilusi penyelesaian "perkara" ini secara damai.

Sementara pertanyaan tentang luka yang diderita pihak pelapor (korban) terkait kasus ini belum diketahui. Pasalnya, data kongkrit dari pihak PKM Lambu terkait hal itu pun belum diperoleh sejumlah Awak Media.

Sekedar catatan, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh sejumlah Awak Media menduga bahwa peristiwa ini bermula dari dugaan tawuran antar oknum pelajar di salah satu Sekolah di Kecamatan Lambu. Peristiwa yang diduga melahirkan akibat. 

Yakni korban (pelapor) di rujuk ke PKM Lambu untuk ditangani secara medis. Pantauan langsung sejumlah Awak Media di beranda Maya (Medsos) memperlihatkan korban dalam kondisi terbaring di salah satu ruangan di PKM Lambu.

Atas peristiwa tersebut, dijelaskan bahwa pihak sekolah setempat meminta tolong kepada S untuk melakukan peleraian agar "ketegangan dimaksud mampu dihentikan". Permintaan pihak Sekolah tersebut pun dilakukan oleh S. 

Dan dikabarkan oula bahwa ketegangan itu dijelaskan "berakhir setelah S melakukan peleraian". Tak hanya itu, S pun diduga sempat terkena pukulan saat melakukan peleraian terhadap peristiwa itu.

Sementara catatan Medis dari pihak PKM Lambu terkait luka yang diderita korban hingga kini belum diketahui. Oleh sebab itu, berbagai pihak mendesak agar pihak PKM Lambu sesegera mungkin mengungkap dan menjelaskan secara transparan, profesional dan bertanggungjawab terkait keterangan media terkait penanganan kasus dimaksud.

Singkatnya, penanganan peristiwa ini masih dilaksanakan oleh Unit Paminal dan Unit PPA Polres Bima Kota. Untuk penangananya pada Unit PPA Satreskrim Polres Bima Kota, hingga kini masih dalam tahapan Penyelidikan. (RIZAL/JOEL/RUDY/AL/AA/AZHAR/DK/DINO)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama