Header Ads

Dihina Karena Ijazah SMA Paket C, Dinda Menang Jadi Bupati-Pun Kini Sukses Bergelar SE

Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE-Dok.Foto: Abbie Makase Kabarbima
Visioner Berita Kota Bima-“Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China”, demikian penjelasan sebuah Hadist. “Dan menuntut ilmu tanpa mengenal usia”, demikian salah satu uraian Filsafat. Artinya, betapa pentingnya ilmu bagi setiap orang. Dengan ilmu, setiap orang bisa membedakan antara yang benar dengan yang sebaliknya. Pun kualitas ilmu bisa membedakan soal dewasa atau sebaliknya setiap orang.

Urain di atas mungkin saja tidak berlebihan jika dikaitkan dengan Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (Dinda). Saat maju sebagai Calon Bupati Bima berpasangan dengan Drs. H. Dachlan M. Noer (Wakil Bupati Bima), Dinda menggunakan Ijazah SMA Paket C. Kendati demikian, pasangan Dinda-Dachlan sukses memenangkan pertarungan Pilkada sekaligus pembuktian sebagai pihak yang dicintai oleh rakyat di Kabupaten Bima mengalahkan Pasangan Calon (Paslon) lainnya (ada yang S2 dan bahkan S2).

Setelah remi menjabat sebagai Bupati Bima, Ketua DPD 2 Golkar Kabupaten Bima yang juga ketua KONI setempat ini-tampaknya Dinda tak berhenti menuntut ilmu. Memilih Kampus STIE Bima berakreditasi kelas B, pun dilakukan oleh Dinda guna meraih titel sarjana Ekonomi (SE), berikut sekelumit catatan pentingnya,-  

Foto bersama Dinda dengan Wisudawati STIE Bima dan Wartawan Bima
Tertanggal 27 Oktober 2018, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima menggelar Wisuda Sarjana Angkatan ke-XV tahun 2018 sebanyak 202 Mahasiswa. Kegiatan tersebut, berlangsung di Aula Kampus setempat. Prosesi wisuda tahun ini, dinilai sangat istimewa. Karena, diantara wisudawan –wisudawati terdapat Politisi cantik yakni Dinda. Hal tersebut, dinilai kian membuktikan bahwa sebagai sosok politisi dan seorang Bupati wanita pertama di belahan Indonesia Timur ini (Dinda) tak pernah berhenti belajar-mencari demi kematangan dirinya.

Ketua STIE Bima, Firdaus, ST, MM menjelaskan, hingga Wisuda ke-15 kali ini tercatat sebagai kegiatan perdana yang dilakukan oleh STIE Bima di aulanya sendiri. Dan bahkan, moment ini sekaligus dapat melaksanakan kegatan rapat senat terbuka di lingkungan Kampus.

Diakui Firdaus, STIE Bima sudah berhasil mencetak lebih dari tiga ribu wisudawan-wisudawati, dan fakta ini merupakan salah satu kerja nyata sebagai bagian dari akuntabilitas STIE Bima kepada masyarakat. Untuk itu, Firdaus menyampaikan ucapan selamat secara khusus kepada para wisudawan-wisudawati yang baru saja dikukuhkan ini termasuk kepada Dinda.

Ketua STIE Bima, Firdaus SE, MM saat memasang Toga kepada Dinda Sebagai Sarjana Ekonomi (SE)
"Kepada seluruh wisudawan-wisudawati yang diwisuda hari ini, kami atas nama civitas STIE Bima mengucapkan selamat karena telah berhasil dalam mengemban ilmu serta menyelesaikan Studi S1," papar Firdaus sembari berharap agar seluruh Alumni STIE Bima dapat memanfaatkan ilmunya dengan sebaik-baiknya dalam membantu masyarakat lebih-lebih untuk diri pribadi serta tetap menjaga nama baik Almamater.

Firdaus menegaskan, wisuda merupakan bentuk kesungguhan civitas akademika STIE Bima dalam melaksanakan tugasnya sesuai agenda yang telah ditentukan-target mutu dalam bidang pendidikan yang ingin dicapai. Makna penting lain bagi STIE Bima ujarnya, keberhasilan meluluskan mahasiswa untuk jenjang pendidikan sarjana bagi Perguruan Tinggi lebih kepada wujud karya STIE Bima yang tercermin pada Tri Dharma Perguruan Tinggi.

"Pendidikan pada perguruan tinggi merupakan pendidikan akhir sebelum seseorang terjun ke masyarakat dengan predikat sebagai Sarjana Ekonomi, tentu saja memiliki kebanggaan tersendiri. Kalian yang diwisuda hari ini, secara legal diakui memiliki keahlian sesuai  gelar akademi yang tercantum. Maka Harapan kami, setelah berada di tengah masyarakat, anda diharapkan bisa menggambarkan kompetensi anda pada bidang yang telah dipelajari di STIE Bima," ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan Kopertis Wilayah IIIV I Made Gunawan menegaskan, wisuda merupakan akhir dari seluruh rangkaian studi dan juga menjadi awal kehidupan akademik yang lebih kompleks dan dinamis. "Agar bisa  bersaing dan menjadi pemenang anda harus berbagi ilmu. Ketika saudara  berbagi ilmu pengetahuan, maka itulah keberhasilan yang sebenarnya," terangnya.

Wisudawan-Wisudawati STIE Bima Yang Diwisuda Hari ini (27/10/2018)
Dirinya juga menyampaikan, jumlah pengangguran menjadi masalah klasik saat ini. Pun, hal itu  menjadi tantangan bagi perguruan tinggi. Made meminta kepada wisudawan untuk tidak beroreantasi menjadi PNS, tapi juga membuka peluang bekerja sendiri sesuai dengan bidang ilmu yang diperoleh dari bangku kuliah.

Sementara, Dinda yang mewakili wisudawan-wisudawati saat menyampaikan pesan dan kesan almuni, terlihat sangat terharu dan bahkan meneteskan air mata. Dinda kemudian mengatakan, apapun status dan jabatan, jangan pernah lupakan orang tua. "Berapapun panjangnya gelar di depan dan di belakang nama kita, pastikan kita menjadi pribadi yang menyenangkan bagi orang lain di mana pun kita berada," harap Dinda.

Dinda yang mengangkat judul Skripsi "Pengaruh Kedisiplinan Pegawai Terhadap Kinerja Pegawai Setda Kabupaten Bima" ini, juga berharap bahwa apa yang dilakukannya saat ini semoga dapat menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.

Liputan langsung sejmlah Wartawan pada moment tersebut melaporkan, selain dihadiri pejabat yang mewakili Walikota Bima dan Bupati Bima. Moment wisuda STIE Bima ini dimulai sejak pukul 09.00 Wita dan juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bima, Perwakilan Kopertis Wilayah VIII, jajaran Perbankan dan orang tua mahasiswa yang diwisuda.

Masihn dalam liputan sejumlah awak media, prosesi Wisuda Ketua STIE Bima Firdaus, ST, MM, juga memberikan penghargaan kepada wisudawan dan wisudawati terbaik pertama atas nama Ratu Anggriani dengan IPK 3,86, kedua atas nama Muhammad Feby Arirangga dengan IPK 3,78 dan yang ke tiga atas nama Ardianti Wulandari dengan IPK 3,67. (RIZAL/WILDAN/BUYUNG/GILANG/NANA/AL)

No comments

Powered by Blogger.