Header Ads

Satu Rumah Panggung dan Harta Benda Ludes Terbakar, Pemkab Bima Diminta Segera Turun Tangan

Saat Rumah Korban Terbakar

Visioner Berita Kabupaten Bima-Sabtu (23/11/2019), pasangan suami-istri (Pasutri), Aidin HM. Ali-Jahara tertimpa musibah paling serius. Pasutri tujuh anak ini, harus menderita bahkan menangis karena rumah panggungnya terbakar hingga rata dengan tanah.

Rumah panggung yang berokasi di RT 05/02 Desa Kala Kecamatan Donggo Kabupaten itu, dilahap si jago merah (api) sekitar pukul 13.00 Wita. Diduga, rumah panggung ini ludes terbakar karena arus pendek listrik,

Akibat musibah ini, korban mengalami kerugian yang tidak sedikit. Uang jutaan rupiah, dua kartu ATM, ijazah milik lima orang anak, surat emas pegadaian, satu unit motor Vario, kemiri sebanyak 20 karung, gabah (padi) sebanyak 15 karung, beras 150 Kg pun ikut ludes dilahap api (terbakar).

Musibah kebakaran ini, diketahui oleh awak media dari Ketua PK KNPI Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima terpilih-sebut saya Suryadin S.Pdi alias Pena Bumi. Bahkan beberapa jam usai kejadian berlangsung, Pena Bumi langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Ia mengabarkan, atas kejadian tersebut pihak Dinas Sosial (Disos) Kabupaten Bima segera turun tangan memberikan bantuan tanggap darurat kepada korban kebakaran. “Atas musibah ini, kami minta kepada Pemkab Bima segera turun tangan,” pinta Pena Bumi.

Kondisi Rumah Korban Setelah Terbakar
Sementara dua unit mobil tangky pemadam kebakaran tiba di TKP setelah tumah korban rata dengan tanah alias terlambar. Namun demikian, pihak pemadam kebakaran berhasil menjinakan api sehingga tak merembet ke rumah warga yang lainya. Tetapi, rumah dan harta benda korban satupun tak ada yang mampu diselamatkan. Hanya saja, dalam peristiwa ini tak ada korban jiwa. Kecuali, korban kebakaran menangis histeris karena rumah dan harta bendanya ludes dilahap api.

Informasi terkini yang dihimpun oleh Visioner melaporkan, karena rumahnya hangus terbakar akhirnya dengan terpaksa korban bersama anak-anaknya hidup numpang di rumah keluarga terdekat.
Akibat kejadian tersebut, rumah korban rata dengan tanah. Selain itu,  Uang Jutaan Rupiah, Dua Kartu ATM, Kartu PKH, Surat-surat penting, ijazah Lima Anaknya, Surat Emas Pegadaian, Motor Vario, 20 Karung Kemiri, 15 Karung Gabah Padi dan Beras 50 Kg dilaporkan ikut terbakar.

Sementara itu Bupati Bima melalui Kabag Humas setempat mengaku telah mendengar peristiwa itu. Rencananya, dalam waktu dekat memberikan bantuan tanggap darurat dari Dinas Sosial dan BPBD setempat. “Langkah awalnya adalah memberikan tanggap darurat kepada korban,” janjinya.

Ketua PK KNPI Kecamatan Soromandi Terpilih, Pena Bumi (Kanan) Usai Kebakaran Terjadi
Soal rumah korban yang terbakar, pihaknya meminta kepada Pemerintah Desa setempat segera bersurat resmi kepada Pemkab Bima melalui Kabag Kesra. “Kerugian korbanpun harus dicatat semua. Insya Allah Pemerintah akan membantunya sesuai standar yang ditentukan. Hal yang paling dibutuhkan sekarang adalah Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Bima segera menemui korban untuk menyerahkan bantuan tanggap darurat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kadis Sosial Kabupateen Bima, Drs. Andi Sirajudin, M.AP yang dimintai tanggapanya juga mengaku telah mendengar kejadian yang menimpa warga tersebut. Oleh sebab itu, pihaknya akan segera mengirim bantuan tanggap darurat. “Saya sudah perintahkan Ketua Tagana Kabupaten Bima untuk segera turun ke lokasi kejadian. Itu musibah, dan kita berharap agar korban tetap tabah, tegar dan sabar. Sebab, kita tidak tahu datangnya musibah,” sahutnya dengan nada singkat, Sabtu (23/11/2019). (TIM VISIONER)

No comments

Powered by Blogger.