Header Ads

Bukti Cinta Masyarakat Bolo-Madapangga Terhadap IDP-Dahlan, Sukses Mematahkan Wacana “Liar dan Kebencian”

Imam Suhadi, SH: Kita Bicara Fakta, Bukan Sekedar Kata-Sosok IDP-Dahlan Patut Diteladani


Dahsyatnya Sambutan Masyarakat Terhadap IDP-Dahlan Pada Kegiatan Blusukan Putaran Kedua di Salah Satu Desa di Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Beberapa Waktu Lalu

Visioner Berita Kabupaten Bima-Jelang Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025, sejak awal hingga saat ini beragam serangan yang diarahkan oleh kelompok tertentu kepada Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Bima periode 2020-2025, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE-Drs. H. Dahlan M. Noer (IDP-Dahlan) diakui masih saja terjadi, terutama melalui Media Sosial (Medsos).

Tak hanya itu, kata-kata “tak senonoh” alias jauh dari nilai-nilai penting bagi kehidupan beragama, berbudaya, berbangsa dan bernegara yang dilontarkan oleh oknum tertentu terhadap IDP-Dahlan melalui Medsos jelang pelaksanaan Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025, adalah fakta tak terbantahkan, bahkan sempat viral dan memicu keprihatinan berbagai pihak.

Menghadapi hal tersebut, sejak awal hingga saat ini IDP-Dahlan masih saja terlihat sabar, sangat santai, bijak serta tetap berbuat baik dan menebar kebaikan kepada semua pihak. Masih soal jelang Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025, kelompok tertentu juga menyebutkan bahwa dukungan masyarakat terhadap IDP-Dahlan semakin hari kian tergerus di semua wilayah di Kabupaten Bima. Dan bahkan kelompok tertentu tersebut, secara gamblang memastikan bahwa IDP-Dahlan akan kalah dalam pesta demokrasi yang dihelat pada tanggal 9 Desember 2020.

Masih menurut kelompok tertentu dimaksud, antara lain IDP-Dahlan akan mengalami kekalahan di Kecamatan Bolo dan Madapangga karena rasa cinta masyarakat telah tergerus, dan hal disebutnya sebagai salah satu indikasi bahwa Incumbent ini akan kalah pada pesta Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025. Namun, fakta sesungguhnya yang terjadi di lapangan justeru berbicara sebaliknya.

Buktinya pada kegiatan blusukan IDP-Dahlan baik putaran pertama maupun kedua bersama Tim Pemenangan, Relawan dan Sultan Muda Bima yang juga anak kandung IDP yakni Muhammad Putera Feriyandi S.IP (Ketua DPRD Kabupaten Bima), sambutan masyarakat di Kecamatan Bolo dan Madapangga justeru jauh lebih dahsyat jika dibandingkan dengan Paslon lainya. Liputan langsung sejumlah awak media pada kegiatan blusukan putaran pertama maupun kedua, masyarakat di hampir semua Desa di Kecamatan Bolo dan Madapangga telah bersepakat untuk kembali mengantarkan IDP-Dahlan sebagai Bupati-Wakil Bupati Bima melalui pesta demokrasi yang dilaksanakan tanggal 9 desember 2020.

Masih soal stigma serupa yang dinilai sengaja dibangun oleh kelompok tertentu sebagai upaya “menghadang” laju dukungan masyarakat terhadap IDP-Dahlan pada Pilkada periode 2020-2025, juga diakui sama seperti pada Pilkada Kabupaten Bima periode 2015-2020 (mereka memastikan IDP-Dahlan kalah di Bolo dan Madapangga, Red). Namun pada kenyataanya, saat itu IDP-Dahlan menang di Bolo dan Madapangga. Dan IDP-Dahlan sukses dimenangkan oleh rakyat menjadi Bupati-Wakil Bupati Bima periode 2015-2020 setelah dinyatakan menang di 13 Kecamatan. Tetapi, saat itu IDP-Dahlan yang mengalami kekalahan di lima Kecamatan-sebut saja Sanggar, Monta, Parado, Lambu dan Ambalawi.

Masih soal Bolo dan Madapangga, pada moment Pilkada tahun 2015 IDP-Dahlan sebagai penantang berhasil mengukir sejarah terindah di Kecamatan Bolo dan Madapangga sekaligus menguburkan mimpi Paslon Bupati-Wakil Bupati Bima, Drs. H. Syafrudin HM. Nur M.Pd-Drs. H. Maskur HMS (SYUKUR) yang saat itu berposisi sebagai Incumbent. Singkatnya, pada pesta Pilkada tahun 2015 pasangan SYUKUR mengalami kekalahan di wilayah yang disebut-sebut sebagai basis militansinya yakni Bolo, Madapangga dan Sape. Sementara hasil perjuangan keras Pasangan SYUKUR selaku Incumbent dengan seluruh instrumen perjuanganya pada pentas Pilkada setempat tahun 2015 itu, hanya mampu menang di salah satu Kecamatan yakni Ambalawi.


Senyum Indah IDP Sembari Mengangkat Tiga Jari Ditengah Massa Yang Mengambutnya Pada Kegiatan Blusukan Putaran Kdua di Salah Satu Desa di Madapangga, Belum Lama Ini.

Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025 akan dihelat pada tanggal 9 Desember 2020. IDP-Dahlan kembali berhadapan dengan dua mantan Calon Bupati Bima periode 2015-2020 yang dikalahkanya dengan sangat mudah. Yakni Drs. H. Syafrudin HM. Nur M.Pd dan Ady Mahyudi, SE. Kini keduanya berpasangan (SAFA’AD).

Mungkinkan gabungan dua kekuatan bernomor urut 2 ini (SAFA’AD) akan mampu menghempaskan incumbent dengan nomor urut 3 (IDP-Dahlan) khusunya di Bolo dan Madapangga, hingga kini masih dalam tanda tanda besar. Sementara hasil survey sejumlah lembaga berkredible di Indonesia menjelaskan, hingga saat ini masih memposisikan IDP-Dahlan pada urutan teratas.  

Berpihaj pada hal itu pula, banyak pihak menyebutkan bahwa potensi bagi IDP-Dahlan untuk kembali mempertahankan Bolo dan Madapangga sebagai wilayah kemenanganya pada Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025 sangatlah besar. Indikasi itu ditemukan melalui dahsyatnya sambutan masyarakat kegiatan blusukan yang telah dilaksanakan oleh pasangan IDP-Dahlan di hampir semua Desa di dua Kecamatan tersebut, kecuali di Desa Kananga Kecamatan Bolo yang disebut-sebut sebagai basis militansinya pasangan SYAFA’AD.

Akankah IDP-Dahlan selaku Incumbent yang diakui memiliki keragaman variable strategis sangat mumpuni serta diusung-didukung oleh banyak  Parpol jika dibandingkan dengan paslon lainya (Golkar, Gerindra, PKB, PPP, PBB, Partai Berkaya) dapat dikalahkan oleh Pasangan SYAFA’D dan Pasangan IMAN pada pesta Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025?. Dan seperti apa sambutan masyarakat khususnya di Kecamatan Bolo-Madapangga pada kegiatan blusukan IDP-Dahlan baik pada putaram pertama maupun kedua?.  

Dua pertanyaan tersebut, pun kini ditanggapi. “Kita sudah menyelesaikan kegiatan blusukan di Kecamatan Bolo dan Madapangga. Di hampir semua Desa di dua Kecamatan tersebut, sambutan masyarakat terhadap IDP-Dahlan sungguh luar biasa.Sambutan masyarakat terhadap IDP-Dahlan tersebut, tentu saja jauh lebih meriah jika dibandingkan dengan Paslon lainya, kecuali di Desa Kananga Kecamatan Bolo,” terang Ketua Koalisi Parpol pengusung IDP-Dahlan, Imam Suhadi, SH kepada sejumlah awak media.   

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima ini menjelaskan, dahsyatnya sambutan masyarakat melalui moment blusukan putaran pertama dan kedua itu mencerminkan bahwa IDP-Dahlan masih sangat dicintai oleh masyarakat di hampir semua Desa di Bolo dan Madapangga. Oleh sebab itu, kuat keyakinan bahwa IDP-Dahlan akan kembali dimenangkan oleh masyarakat Bolo dan Madapangga pada moment Pilkada periode 2020-2025.


Dahsyatnya Sambutan Warga Terhadap IDP-Dahlan Pada Kegiatan Blusukan Putaran Kedua di Desa Rasabou Kecamatan Bolo, Minggu (1/11/2020)

“Bukti dari dahsyatnya sambutan masyarakat terhadap IDP-Dahlan pada kegiatan blusukan di dua Kecamatan tersebut, baik dalam bentuk foto maupun video sudah beredar luas di ranah Medsos yang tentu saja telah diketahui oleh publik khususnya di Bima. Melalui foto dan video yang telah beredar luas di ranah Medsos, dapat dipastikan bahwa semua pihak bisa membandingkan tentang kemeriahan sambutan masyarakat di dua Kecamatan tersebut antara IDP-Dahlan dengan Paslon lainya,” tandas Imam.

Di moment blusukan di sejumlah Desa di Kecamatan Bolo yakni Kara, Rasabou, Tambe, Nggembe dan Jala pada Minggu (1/11/2020) dihadapkan tantangan serius sekaligus ujian tentang masih kentalnya cinta masyarakat atau sebaliknya. Maksudnya, moment blusukan tersebut dihadapkan dengan hujan deras lebih dari satu jam lamanya.

“Derasnya hujan tersebut, sedikitpun tak menyurutkan semangat dan cinta masyarakat dalam menyambut IDP-Dahlan. Hujan deras di mulai dari Desa Rasabou hingga ke Desa Rada Kecamatan Bolo. Kendati demikian, jalan raya di Bolo bagian utara mulai dari Cabang Donggo hingga Desa Rada praktis saja macet total selama berjam-jam karena disesaki oleh para pecinta pecinta IDP-Dahlan. Selanjutnya arus lalu lintas kembali normal di sepanjang jalan raya tersebut, yakni setelah kegiatan blusukan IDP-Dahlan berakhir di Bolo bagian utara. Pun dahsyatnya sambutan masyarakat pada kegiatan blusukan putaran kedua tersebut, merupakan salah satu catatan penting yang semakin memperkuat keyakinan bahwa Bolo masih menjadi salah satu wilayah sebagai basis kemenangan IDP-Dahlan pada Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025,” beber Imam.    

Sementara wacana sebelumnya yang menyebutkan bahwa kekuatan IDP-Dahlan sudah tergerus setelah keluarnya seorang Pengurus Partai Golkar di wilayah setempat dan kemudian mendukung Paslon lainya, justerus tak berbanding lurus dengan fakta yang terjadi pada kegiatan blusukan putaran kedua yang dilaksanakan pada Minggu (1/11/2020).

 “Dahsyatnya sambutan masyarakat pada kegiatan blusukan dimaksud, merupakan bukti nyata tentang kian kentalnya rasa cinta masyarakat setempat terhadap IDP-Dahlan. Dan hal itu juga menjadi tamparan keras bagi kelompok tertentu yang menghembuskan wacana liar dimaksud. Logisnya, warga tumpah ruah di jalan raya hingga rela basah kuyup di tengah hujan deras selama lebih dari satu jam pada moment tersebut adalah wujud nyata dari kentalnya rasa cinta serta kasih sayangnya terhadap IDP-Dahlan. Memang seperti itu faktanya, dan tidak bisa dibantah oleh siapapun,” timpalnya.

Dalam dalam kaitan itu, pihaknya menyatakan apreasiasi, terimakasi, bangga dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada masyarakat setempat yang telah mematahkan wacana-wacana liar sebelumnya (isu telah tergerusnya suara IDP-Dahlan di Kecamatan Bolo). Melalaui kesempatan ini, kami berharap agar, kekuatan cinta dan kebersamaan tetap terjaga sampai kapanpun. Sejak awal sampai sekarang, kami percaya dan bahkan sangat yakin bahwa tanggal 9 Desember 2020 akan menjatukan pilihanya kepada pasangan Nomor Urut 3 (IDP-Dahlan),” harap Imam.

Imam menyatakan, sambutan masyarakat terhadap IDP-Dahlan di berbagai Kecamatan di Kabupaten Bima baik pada kegiatan blusukan putaran pertama maupun putaran kedua yang masih berlangsung sampai sekarang selalu saja ramai, terutama di Kecamatan-Kecamatan dengan jumlah pemilih sangat signifikan (Sape, Lambu, Bolo, Madapangga, Woha, Langgudu dan lainya).


Jalan Raya di Bolo Bagian Utara Macet Total Lebih Dari Satu Jam Karena Disesaki Oleh Para Pendukung IDP-Dahlan Pada Kegiatan Blusukan Putaran Kedua, Minggu (1/11/2020)

“Selain rasa cinta masyarakat yang masih sangat kental terhadap IDP-Dahlan, ramainya sambutan masyarakat pada kegiatan blusukan tersebut juga didorong oleh kerja keras seluruh Tim Pemenangan mulai dari Koalisi Partai, Gender, Relawan dan pilar-pilar penting lainya, tak terkecuali para simpatisan Paslon ini. Sejak awal hingga jelang puncak pelaksanaan Pilkada , seluruh instrumen perjuangan IDP-Dahlan mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga ke Desa masih sangat solid, terstruktur dan  masiv dalam bekerja untuk satu tujuan. Yakni kembali memenangkan IDP-Dahlan sebagai Bupati-Wakil Bupati Bima periode 2020-2025 melalui pesta rakyat tersebut (Pilkada),” urainya.

Gencarnya serangan yang salah satunya negative compaign dari kelompok tertentu terhadap IDP-Dahlan terutama di Medsos, diakuinya sedikitpun tak mampu menggoyahkan dukungan masyarakat di semua wilayah. Tetapi, hal tersebut justeru kian hari semakin meningkatkan dukungan masyarakat terhadap IDP-Dahlan. Bentuknya, ratusan orang Tim pemenangan dan relawan dari Paslon dari berbagai Kecamatan telah bergabung serta menyatakan komitmen untuk berjuang memenangkan pasangan IDP-Dahlan. Dan potensi kemungkinan tentang perpindahan pendukung Paslon lain ke IDP-Dahlan, diakuinya masih berlangsung sampai dengan saat ini.

“Mereka bergabung dengan IDP-Dahlan, bukan dipaksa. Tetapi, didasari oleh cinta dan hati yang ikhlas. Mereka telah menyatakan komitmen untuk berjuang secara bersama-sama memenangkan IDP-Dahlan pada Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025, juga dilandasi oleh keyakinan dan alasan yang sangat rasional. Kerja keras dan nyata Tim Pemenangan yang salah satunya dinakhodai oleh Syafrudin (Bos Bali), patut diacungi diapresiasi karena telah membuktikan kemampuanya dalam menghadirkan para pendukung dari Paslon lainya untuk bergabung sekaligus berjuang bersama-sama untuk memenangkan IDP-Dahlan,” ujar Imam.

Menjawab tudingan miring dari kelompok tertentu bahwa IDP-Dahlan gagal memimpin Kabupaten Bima Kabupaten Bima pada periode pertama, Imam menegaskan tak memiliki waktu untuk berbalas pantun, terutama di ranah Medsos. Sebab, catatan penting tentang keberhasilan maupun kegagalan setiap Pemimpin dalam membangun daerah tercermin pada APBD-APBDP sebagai pedoman pelaksanaan berbagai program yang telah disahkan oleh DPRD setempat pada setiap tahunya.  


Kendati Hujan Deras Mengguyur Bolo Utara, Semangat Warga Kendor Menyambut Kegiatan Blusukan IDP-Dahlan. Warga terlihat Berjoget Ria Diiringi Music Perjuangan IDP-Dahlan  (1/11/2020)

“Sementara base praktis tentang kinerja IDP-Dahlan mulai dari tahun 2015 hingga saat ini telah dituangkan secara jelas dan terang dalam buku APBD 2 Kabupaten Bima sebagai pedoman pelaksanaan berbagai program pembangunan. Hal itu bukan saja ada di Bappeda Kabupaten Bima, Tetapi, juga pada pihak DPRD setempat. Sederetan piagam penghargaan dari Pemerintah kepada IDP-Dahlan adalah prestasi yang berbasiskan kinerja nyata untuk daerah dan masyarakat yang dipimpinya, bukan diperoleh dengan cara mudah,” tutur Imam.  

Karena puncak pelaksanaan Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025 semakin mendekat, Imam menghimbau kepada seluruh instumen perjuangan hingga para simpatisan agar tetap tetap fokus bekerja, bersikap etis, santai, ramah, santun, komunikatif, renda diri, menghargai satu sama lain serta taat pada nilai-nilai penting bagi kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.

“Mari secara bersama-sama menjaga stabilitas politik dan keamanan daerah selama proses Pilkada berlangsung. Perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi adalah hal yang biasa. Hargai dan hormati setiap perbedaan. Jangan saling melukai, sebab kita adalah saudara. Siapapun yang menang pada Pesta Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025 adalah pemimpin kita semua. Dan yang kalah dalam kaitan itu, tentu saja keluarga kita semua. Sekali lagi, mari bertarung secara terhormat dan tetap menghormati setiap perbedaan pilihan. Kelebihan dan kekurangan adalah manusiawi, sementara kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT,” ucap Imam.

Diakuinya, pada setiap kesempatan terutama melalui kegiatan IDP-Dahlan selalu mengajarkan hal-hal itu baik kepada seluruh instrumen perjuanganya maupun kepada masyarakat di seluruh wilayah di Kabupaten Bima.

“Diserang tak membuat IDP-Dahlan berang. Dibenci tak dibalasnya dengan membenci. Dicaci-maki tak disikapinya dengan menyakiti. Dihina tak dibalasnya dengan menghina. Sejak awal hingga saat ini, kesabaran keramahan, kesantunan, senyuman, rendah hati serta terus berbuat baik dan menebarkan kebaikan terhadap sesama sungguh masih terpatri dalam diri IDP-Dahlan. Pun demikian halnya dengan kedewasaan serta kematangan dalam diri IDP-Dahlan. Sekali lagi saya nyatakan, Sungguh keduanya (IDP-Dahlan) memiliki sifat yang patut diteladani oleh kita semua. Mari menjual ide dan gagasan cerdas, bukan mengiklankan kemarahan dan melukai sesama. Tetaplah tersenyum dan ramah kepada siapapun, jangan marah-marah karena Pilkada merupakan pesta rakyat yang dilaksanakan hanya sekali dalam lima tahun,” Imbuhnya.

Imam menambahkan, kegiatan blusukan IDP-Dahlan untuk Putaran kedua akan menuntaskan semua Desa yang belum disentuh pada pelaksanaan blusukan putaran pertama. Setelah menyudahi kegiatan blusukan di semua Desa di Kecamatan Bolo dan Madapangga, maka selanjutnya IDP-Dahlan akan melaksanakan hal yang sama di Desa-Desa di Berbagai Kecamatan di kabupaten Bima, seperti Sape, Lambu, Lambitu, Tambora dan lainya. 

"Tanggal 4-5/11/2020, IDP melaksanakan kegiatan blusukan putaran kedua di Kecamatan Sape. Rencana untuk itu telah dimatangkan dan disepakti bersama, dan di moment itu pula kita semua akan menyaksikan kejutan-kejutan yang Insya Allah jauh lebih dahsyat lagi," pungkas Imam.

Soal Serangan Yang Bertubi-Tubi Itu, Inilah Jawaban Singkat dan Bijak Dari IDP


Paslon Bupati-Wakil Bupati Bima Nomor Urut 3, IDP-Dahlan Berpose Bersama Pendukungnya Pada Kegiatan Blusukan Putaran Pertama di Salah Sati Desa di Kabupaten Bima

Sedangkan Calon Bupati Bima yakni Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) menegaskan, pihaknya lebih memilih fokus berjuang bersama seluruh instumen politik dan para pecinta serta simpatisan guna mewujudkan harapan dan cita-cita besarnya. Yakni dimenangkan atas dasar cinta oleh rakyat di Kabupaten Bima pada Pilkada yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 Desember 2020.

“Kami memilih fokus berjuang, berbuat berbuat baik dan terus menebar kebaikan terhadap sesama. Diberbagai kesempatan, baik pada kegiatan blusukan maupun dalam menyambut masyarakat yang datang di Pandopo, saya selalu berpesan agar kita semua sama-sama berjuang dengan tetap mengedepankan nilai-nilai penting bagi kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara. Dan di setiap moment itu pula, dengan sungguh-sungguh saya tegaskan tak punya waktu meladeni serangan dari pihak tertentu, dan juga tak punya waktu untuk membeberkan keburukan orang lain,” tegasnya.

Hal lain yang menjadi salah satu fokus IDP-Dahlan jelang Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025, yakni berjuang untuk merebut kembali lima Kecamatan yang mengalahkanya pada Pilkada periode 2015-2020.

“Tahun 2015, IDP-Dahlan kalah di lima Kecamatan tersebut. Insya Allah melalui ikhtiar dan do’a bersama para pecinta, IDP-Dahlan akan berusaha keras untuk merebut kembali lima Kecamatan tersebut pada Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025. Pertarungan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, IDP-Dahlan kembali maju di pentas Pilkada lebih kepada melanjutkan sejumlah program yang belum dituntaskan pada periode pertama, semoga Allah SWT menijabah niat mulia untuk masyarakat dan daerah ini,” harapnya.      

Menang atau kalah pada pesta demoksrasi tersebut (Pilkada, Red), baginya tetap kembali kepada Keputusan Tuhan (Allah SWT), dan masyarakat di Kabupaten Bima sebagai pemilih. IDP pun percaya bahwa proses tak akan menghinati hasil. Namun sebelumnya, ikhtiar dan do’a adalah dua hal penting yang wajib untuk dilaksanakan oleh IDP-Dahlan bersama seluruh instrumen perjuangan serta para pecintanya.

Sementara dahsyatnya sambutan masyarakat terhadap IDP-Dahlan pada setiap kegiatan blusukan di berbagai silayah di Kabupaten Bima, diyakininya sebagai wujud nyata dari masih kentalnya rasa cinta dan kasih sayangnya terhadap IDP-Dahlan pula. Masih kentalnya cinta dan kasih sayang masyarakat di seluruh wilayah di Kabupaten Bima terhadap IDP-Dahlan, tentu lahir karena alasan yang sangat rasional, terukur dan bertanggungjawab. Salah satunya, didasari oleh kebaikan.

“Setiap perbuatan baik yang kita lakukan terhadap sesama, tentu saja dibalas dengan kebaikan. Jangan berhenti berbuat baik dan menebar kebaikan terhadap sesama, Insya Allah hal itu ada berkahnya untuk kita semua. Insya Allah saya akan terus berbuat baik, dan menyampaikan pesan-pesan yang baik kepada siapapun. Perbedaan pilihan pada Pilkada adalah demokratis, namun jangan menghentikan berbuat baik terhadap sesama,” saranya.   

Kian ramainya masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Bima yang datang ke kediamanya (Pandopo), juga diyakininya diawali oleh perbuatan baik. Pada moment tersebut, kebersamaan, rasa cinta dan kekuatan Ukhwah Islamiyah antara IDP-Dahlan dengan masyarakat terlihat nyata adanya.

“Setiap hari, Pandopo ini diramaikan oleh kedatangan masyarakat di seluruh wilayah di Kabupaten Bima. Mereka datang bersilaturrahmi dan menyatakan masih kentalnya rasa cinta terhadap IDP-Dahlan. Kehadiran masyarakat pada tiap harinya di Pandopo ini, tentu saja wajib hukumnya untuk dilayani dengan baik oleh kami. Alhamdulillah, inilah yang saya yakini sebagai salah satu berkah dari berbuat baik terhadap sesama. Pertanyaan tentang kemana arah dukunganya pada Pilkada Kabupaten Bima periode 2020-2025, ya jelas dong mereka memilih nomor urut 3 dong (IDP-Dahlan). Sekali lagi, melalui kesempatan ini pula IDP-Dahlan menyatakan apresiatif, terimakasih, bangga dan penghargaan yang setingginya kepada masyarakat di seluruh wilayah di Kabupaten Bima atas kehadiranya di Pandopo ini. Dan hal yang sama diharapkan tetap terjaga-terlestari sampaim kapanpun,” terangnya.

Bertarung secara terhormat dan tidak saling melukai antara satu dengan yang lain pada Pilkada tersebut, tetap bersifat mutlak. Jika hal tersebut bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, itu mencerminkan bahwa semua pihak telah mampu membuktikan pastisipasinya dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan di daerah ini. Oleh karena itu, tak henti-hentinya IDP berharap agar pesta demokrasi ini bisa terlaksana dengan sebaik-baiknya.

“Sebab, stabilitas politik dan keamanan daerah selama proses Pilkada berlangsung merupakan tanggungjawab kita semua. Perbedan pilihan itu biasa, namun kebersamaan dan tetap memperkuat Ukhwah Islamiyah antar sesama juga wajib untuk diterjemahkan oleh kita semua. Jangan saling melukai satu sama lain hanya karena perbedaan pilihan, sebab kita adalah saudara. Oleh karenanya, mari kita secara bersama-sama melaksanakan pesta demokrasi ini dengan riang-gembira, tetap memperkuat tali silaturrahmi antara satu dengan yang lain sehingga pada akhirnya masyarakat dan daerah ini tetap dalam situasi yang aman serta kondusif,” pungkasnya. (TIM VISIONER)  

No comments

Powered by Blogger.