Header Ads

Di Hari Puncak, Panitia Event Fun Trabas Bima Bagikan 200 Paket Sembako

Panitia Event Fun Trabas Bima Menyerahkan Secara Simblis Paket Sembako Untuk Warga Tak Mampu dan Terdampak Covid-10 Kepada Lurah Sambina'e (6/2/2021)

Visioner Berita Kota Bima-Sabtu (6/2/2021) merupakan puncak pelaksanaan Event Fun Trabas Bima. Lebih dari 500 trabaser dalam dua kategori yakni Fun Trabas dan Hard Enduro, secara resmi dilepas untuk membuktikan kehebatan di medan-medan tergolong sangat extreem.

Pada event yang diakui paling spektakuler di Pulau Sumbawa ini, para Trabaser sukses melaksanakan event dengan baik walau ada dua orang Trabaser ditimpa insident (kecelakaan). Yakni Papi Nas (Trabaser asal Club Uma Tua Dompu) dan Toriq (Trabaser dari Club Rege Max asal Sumbawa). Papi Nas mengalami patah tulang pada tangan bagian kanan, dan terpaksa harus dirujuk ke Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB). Sementara Toriq, dikabarkan mengalami pergeseren engsel pada bagian tanganya.

Ratusan peserta Fun Trabas dilepas di Sambinae II menuju jalur-jalur extreem yakni Panda, Busu, Ndano Na’e dan lainya. Medan-medan yang dilewati peserta Fun Trabas ini, bukan saja melintasi perbukitan penuh bebatuan. Tetapi juga saungai-sungai yang diakui sangat exrem. Kendati demikian, para peserta Fun Trabas ini mampu menyelesaikanya dengan baik, namun ada pula yang pulang di tengah jalan karena kendaraan mengalami kerusakan dan soal tenaga yang kurang vit.

Kegiatan Event Fun Trabas Bima ini, diakui yang paling spektakuler di Pulau Sumbawa. Sebab, ada tiga event yang dilaksanakan, yakni Fun Trabas, Hard Enduro dan Bhakti Sosial (Baksos) dalam bentuk membagikan lebih dari 100 paket Sembako kepada warga tak mampun dan terdampak Covid-19 baik di Kota maupun Kabupaten Bima, serta menyerahkan bantuan bagi kelanjutan pembangunan Masjid dan Mushola baik di Kota maupun Kabupaten Bima.

Spektakulernya kegiatan Event Trabas Bima ini, juga dikarenakan oleh besar-nya hadiah, baik untuk hadiah utama maupun hadiah hiburan. Untuk hadiah hiburan yakni 5 buah kipas angin, 5 buah blender, 3 buah helm, 1 unit TV ukuran 24 in dan dua buah TV ukuran 32 in, 3 buah kulkas, dan 3 buah mesin cuci. Sementara hadiah utamanya yakni 1 unit sepeda motor Honda Beat, 1 unit sepeda motor Yamaha Mio dan 1 unit sepeda motor trail merk Viar.

Hadiah-hadiah tersebut diberikan kepada para peserta yakni setelah diundi. Proses pengundianya yakni melalui Media Online (siaran langsung di Facebook). Hal ini dilaksanakan oleh Panitia karena pertimbangan mentaati Protap Covid-19 alias menghindari kerumunan massa. Liputan langsung sejumlah awak media melaporkan, kegiatan Event Fun Trabas Bima ini berakhir sekitar pukul 16.45 Wita.

Demi mentaati Protap Covid-19, pelaksanaan Event Fun Trabas Bima ini terlihat sangat ketat. Baik Panitia maupun para peserta diwajibkan untuk menggunakan masker, hand sanitizer dan menjaga jarak. Tak hanya itu, baik peserta maupun Panitia diwajibkan untuk dicek suhu badanya sebelum masuk ke arena. Dari hasil cek suhu badan tersebut, baik Panitia maupun para peserta diakui tak ada yang terjangkit Covid-19.

“Alhamdulillah, pelaksanakan Even Fun Trabas Bima telah usai dilaksanakan. Pada event ini ada tiga mata kegiatan yang kami laksanakan. Yakni Fun Trabas, Hard Enduro dan Baksos. Dan pada puncak pelaksanaan Event Fun Trabas Bima ini, yang diutamakan adalah keharusan bagi Panitia maupun Peserta Trabas untuk mentaati Protap Covid-19,” tegas Ketua Panitia Event Fun Trabas Bima, Raka.

Liputan langsung sejumlah awak media pada puncak pelaksanaan Event Fun Trabas Bima ini, juga ditemukan adanya hal yang sangat menarik. Yakni,  Panitia Event Fun Trabas Bima membagikan 200 paket Sembako untuk warga tak mampu dan terdampak Copvid-19 di Kelurahan Sambina’e Kecamatan Mpunda-Kota Bima.

Ratusan paket Sembako tersebut, diserahkan secara simbolis oleh Panitia Event Fun Trabas Bima kepada Lurah Sambina’e yang disaksikan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, dan Karang Taruna Sambina’e. Bantuan tersebut diserahkan di Pos Pemeriksaan Kesehatan yang lokasinya tidak terlalu jauh dari arena utama pelepasan Trabaser.

Selanjutnya, ratusan paket Sembako tersebut akan diserahkan oleh Lurah Sambina’e kepada para penerima manfaat. “Semoga bantuan ini bermanfaat bagi para penerima manfaat,” harap salah seorang Panitia Event Fun Trabas Bima, Bhaddi Yunarko didampingi Nizar.

Bukan itu saja, dalam waktu segera pula pihak Panitia Event Fun Trabas Bima akan menyerahkan ratusan pohon Lamtoro Gun kepada Lurah Sambina’e. Hal tersebut, diakui bertujuan untuk mendukiung program penghijauan dari Pemerintah.Dan Lamtoro Gun tersebut juga sangat bermanfaat bagi hewan ternak seperti sapi. “Insya Allah Lamtoro Gun ini akan kami serahkan kepada Lurah Sambina’e dalam waktu segera,” janji Bhaddi Yunarko.

Moment Penyerahan Bantuan Sembako Untuk Warga Tak Mampu dan Terdampak Covid-19 di Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Oleh Panitia Event Fun Trabas Bima (5/2/2021)

Sehari sebelum pucak pelaksanaan kegiatan tersebut yakni Jum’at (5/2/2021), Panitia Event Fun Trabas Bima menyerahkan sebanyak 100 paket Sembako kepada 100 orang warga tak mampu dan terdampak Covid-19 di Desa Rite Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima. Sentuhan kemanusiaan di Desa Nipa Kecamatan Ambalawi tersebut, dilakukan oleh Panitia Event Fun Trabas Bima yang diwakilkan kepada Club Treco.

Pada hari yang sama yakni Jum’at (5/2/2021), Panitia Event Fun Trabas Bima juga menyerahkan sebanyak 10 paket Sembako untuk 10 orang Disabilitas di Desa Donggobolo Kecamatan Woha Kabupaten Bima. 10 Paket Sembako tersebut diserahkan oleh Panitia Event Fun Trabas Bima kepada delegasi Disabilitas yakni Intan Purnama Sari.

Selanjutnya, Intan yang akan menyerahkanya secara langsung kepada 10 orang Disabilitas dimaksud. “Semoga bantuan ini bisa membantu para Disabilitas di sana,” harap salah seorang Panitia Event Fun Trabas Bima, Bhaddi Yunarko.

10 Paket Sembako Untuk 10 Orang Disabilitas di Desa Donggobolo Kecamatan Woha Dari Panitia Event Fun Trabas Bima (5/2/2021)

Sementara itu, Intan menyatakan apresiasi, terimakasih, bangga dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Panitia Event Fun Trabas Bima karena telah membantu 10 orang Disabilitas asal Desa Donggobolo KecamatanWoha Kabupaten Bima.

“Semoga kebaikan ini akan menjadi ladang amal bagi Panitia Event Fun Trabas Bima di hari kelak. Yang pasti, bantuan ini sangat bermanfaat bagi 10 orang Disabilitas di Desa Donggobolo Kecamatan Woha,” terang Intan.

Catatan penting lainya, anggaran untuk pengadaan Sembako bagi warga tak mampun dan terdampak Covid-19 serta bantuan bagi kelanjutan Masjid dan Mushollah yang sudah diserahkan oleh Panitia Event Fun Trabas Bima tersebut bukan bersumber dari Pemerintah. Tetapi, sumber anggaranya adalah dari Para Trabaser dan para Donatur baik di NTB maupun di Pulau Jawa.

Dan seluruh rangkaian Kegiatan yang dilaksanakan oleh Panitia Event Fun Trabas Bima ini, ditegaskan sama sekali tidak ada korelasinya dengan dunia politik. Pun demikian halnya dengan kegiatan Baksos yang sudah dilakukan (tidak bernuansa politik), tetapi murni beramal. (TIM VISIONER)

No comments

Powered by Blogger.