Header Ads

Wabup Tinjau Lokasi Bencana Banjir di Tambora

Wabup Bima Meninjau Lokasi Banjir Dengan Mengendarai Sepeda Motor.

Visioner Berita Kabupaten Bima-Wakil Bupati Bima, Drs. H. Dahlan HM Noer, memantau rumah warga dan sejumlah fasilitas milik Pemerintah yang rusak, akibat dihantam banjir lumpur beberapa waktu lalu, di empat Desa se-Kecamatan Tambora, Jum'at (5/2/2021).

Selain melihat langsung kondisi masyarakat, rangkaian Kunjungan Kerja (Kunker) orang nomor dua di Kabupaten Bima tersebut, juga menyerahkan bantuan tanggap darurat berupa beras satu ton, seng BJL, paku, mie instan, air mineral gelas, selimut, minyak goreng dan biskuit kaleng.

Bantuan tersebut untuk 150 Kepala Keluarga (KK) korban di Desa Kawinda Nae, Desa Rasabou, Desa Labuan Kananga dan Desa Oi Panihi.

Wabup yang biasa di sapa Babe itu, tiba di Desa Labuan Kananga sekitar pukul 11:30 WITA. Didampangi Kalak BPBD, Kadis Perkim, Kabag Prokopim, Kabag APE dan sejumlah pejabat lingkup Pemkab Bima lainnya.

Di Desa Labuan Kananga, Wabup melihat langsung kondisi Pustu dan SDN 1 Labuan Kananga yang digenangi air beserta lumpur. Curah hujan yang sangat tinggi dua minggu terakhir, mengakibatkan banjir dan roda perekonomian warga di Desa tersebut lumpuh total. Namun tidak ada korban jiwa.

Usai di Desa Labuan Kananga, Wakil Bupati lanjut ke Desa Kawinda Nae. Beserta rombongan, setelah melaksanakan Jum'at khusu di Masjid Istiqlal Desa Kawinda Nae, Wabup lanjut memantau kondisi jalan dan tujuh jembatan yang ambruk akibat banjir lumpur. 

Tanpa mengenal lelah Wabup menggunakan sepeda motor dan mengendarainya sendiri. Dari rumah ke rumah pemukiman warga, Wabub Dahlan, mendatangi mereka dan berdialog langsung.

Di Desa Kawinda Nae, Wabup beserta rombongan melihat  SDN Inpres So Nae, yang hingga Jum'at 5 Februari siang masih digenangi air hujan. 

Kepada Kalak BPBD, M Aris Gunawan, ST, MT dan Kadis Perkim, Taufikurahman ST, MT, Wabup memerintahkan agar segera dibuatkan saluran pembuangan sementara, sebelum dibuatkan drainase permanen. 

Kemudian meninjau abrasi pinggir laut sepanjang dua ratus meter di Dusun Kawinda dan Dusun Ompu Ibu. Abrasi tersebut akan mengancam pemukiman warga jika tidak cepat ditangani.

Kunker Wabup berakhir di Desa Oi Panihi, setelah melihat tiga jembatan yang ambruk di Desa Rasabou. Selain jembatan, Wabup juga melihat Pustu yang ada di Desa Oi Panihi. Menurut Kepala PKM Tambora, H Khairil, Bidan Desanya sudah dua tahun tidak melayani warga yang berobat karena kondisi Pustunya rusak akibat diterjang banjir lumpur. 

H. Khairil mengaku, para medisnya hanya melayani berobat di rumah Bidan bertugas, jika ada warga yang hendak berobat.

Sementara itu, Wakil Bupati terpilih dua periode tersebut, menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan, jembatan dan fasilitas Sekolah dan Kesehatan mendesak untuk dilakukan. Apalagi saat ini, bangsa dan daerah sedang menghadapi pandemi Covid-19. 

''Pemkab Bima tetap komit mempercepat perbaikan semua fasilitas yang rusak. Setelah Kunker akan dilakukan rapat evaluasi. Merumuskan langkah yang tepat, cepat dan kongkrit,'' ujar Wabup.

Wabup Babe meminta, masyarakat yang terdampak bisa bersabar. Dan jembatan darurat akan segera dibuat untuk memudahkan akses masyarakat antar desa. (FAHRIZ)

No comments

Powered by Blogger.