Header Ads

Demi Pengabdian Pada Korban Bencana, Ketua Bhayangkari Polres Kabupaten Bima Jadi Tukang Masak

Ketua Bhayangkari Polres Bima Kabupaten, Tita Gunawan (Baju Hitam) Sedang Membungkus Nasi Yang Akan Diberikan Kepada Korban bencana Banjir Bandang di Kabupaten Bima (7/4/2021)

Visioner Berita Kabupaten Bima-Hingga kini korban bencana banjir bandang di empat Kecamatan di Kabupaten Bima masih membutuhkan sentuhan kemanusiaan dari berbagai pihak, terutama makanan, minuman dan kebutuhan lainnya. Soal bantuan dari para pihak untuk korban bencana banjir bandang di Kabupaten Bima tersebut, hingga kini terlihat masih berlangsung.

Rabu (7/4/2021) Visioner menemukan ada hal unik di dapur umum Bhayangkari Polri yang dipusatkan di sekitar rumah Dinas Kapolres Bima Kabupaten, AKB Gunawan, S.IK. Yakni Ketua Bhayangkari Polres Bima Kabupaten, Tita Gunawan sedang memasak berbagai menu makanan yang diperuntukan bagi korban bencana banjir bandang di empat Kecamatan di Kabupaten Bima.

Nampaknya Tita Gunawan rela jadi tukang masak demi membantu para korban bencana banjir bandang di Kabupaten Bima. Menu makanan yang dihidangkan dan kemudian diserahkan kepada para korban bencana tersebut, ternyata berbeda-beda pada setiap harinya alias tak monoton. Hal ini dimaksudkan agar penerima manfaat tidak merasa bosan.

“Menu makanan yang kami berikan kepada para korban bencana banjir bandang di Kabupaten Bima pada setiap harinya, tentu saja tidak monoton. Jika hari ini menunya hanya nasi, sayur, telur, tahu dan tempe, maka keesokan adalah nasi, daging, sayur, tempe, tahu. Dan keesekoan harinya, menu yang kami berikan kepada mereka adalah nasi, ikan, sayur, tahu, dan tempe. Demikian pula untuk seterusnya, menunya selalu berganti-ganti,” terang Tita kepada Visioner.

Sosok yang dikenal suka becanda dan diakui sangat baik ini memaparkan, menyerahkan bantuan makanan dan minuman kepada para korban bencana di Kabupaten Bima pada tiap harinya sebanyak tiga kali. Yakni pagi, siang dan sore.

“Untuk pagi, siang dan sore kami menyerahkan masing-masing 200 bungkus nasi kepada para korban bencana banjir bandang di Kabupaten Bima. Total jumlah yang kami bagikan pada empat titik korban bencana banjir bandang di Kabupaten Bima pada setiap harinya sebanyak 600 bungkus nasi,” tandas Tita.

Lauk-pauk yang diberikan oleh pihaknya kepada korban bencana banjir bandang di empat titik di Kabupaten Bima, semuanya serba higenis. Sterilisasinya pun diakuinya terjamin.

“Makanan yang kami berikan kepada korban bencana di empat titik di Kabupaten Bima tersebut, unsur empat sehat lima sempurnanya Insya Allah terpenuhi,” urainya.

Dapur umum bagi untuk melayani para korban bencana di Kabupaten Bima ini, diakuinya dibuka sejak empat hari lalu. Sementara sumber anggaran untuk kegiatan kemanusiaan ini adalah dari Ketua Bhayangkari Polri (Istri Kapolri), Ketua Bhayangkari Polda NTB (Istri Kapolda NTB), Bhayangkari Cabang Polres Kota dan Polres Kabupaten di NTB, dan dari Bhayangaki dari berbagai daerah di Indonesia.

“Sebelum dapur umum ini dibangun, kami dari Bhayangkari Cabang Bima sudah membagikan nasi bungkus kepada para korban bencana sebanyak 300 bungkus," bebernya.

Masih soal sentuhan kemanusiaan terhadap para korban bencana banjir bandang di kabupaten Bima, ketua Bhayangkari Polri (Istri Kapolri) juga menyumbang 400 dus air miner, 400 paket Sembako, 400 paket obat-obatan, 400 buah ember, 400 buah keranjang, 400 buah gayung, 400 buah sapu dan lainnya.

Tak hanya itu, Ketua Bhayangkari Polri juga telah menghadirkan tandon air bersih sebanyak 4 buah untuk dibagikan kepada masyarakat di empat Kecamatan yang tertimpa bencana banjir bandang di Kabupaten Bima.

“Dalam waktu segera, kami juga akan membagikan masker dan hand sanitizer sebanyak 750 buah kepada korban bencana banjir bandang di empat Kecamatan di Kabupaten Bima,” tuturnya.

Menyajikan makanan dan minuman bagi para korban banjir di Kabupaten Bima tersebut, tentu saja memiliki kepuasan tersendiri.

“Antara lain bisa mengantarkan secara langsung makanan dan minuman kepada para korban bencana banjir bandang di Kabupaten Bima. Selain itu, walau dengan nasi bungkus saja kami bisa bertemu langsung dengan saudara kita yang tettimpa bencana di Kabupaten Bima. Tak hanya itu, kami melayani mereka dan mereka menyambutnya dengan baik. Itu antara lain kepuasaan batin yang kami dapatkan,” ucap Tita.

Dengan masih diberikan kesehatan oleh Allah SWT hingga saat ini, pihaknya bersama crew memasak yang ada dan didalamnya melibatkan Wakil Ketua Bhayangkari Kabupaten Bima (Istri Wakapolres setempat) akan terus melayani para korban bencana banjir bandang di Kabupaten Bima.  

“Para korban bencana banjir bandang di Kabupaten Bima sangat mengharapkan bantuan makanan. Sebab, mereka tidak bisa memasak sendiri karena semua peralatan dapurnya terseret oleh banjir bandang,” ungkap Tita.

Tita kemudian berharap agar musibah banjir bandang khususnya di Kabupaten Bima tak lagi terjadi di kemudian hari. Karena dengan demikian, masyarakat di Kabupaten Bima bisa hidup tenang, aman dan nyaman.

“Sementara tentang kebutuhan para korban bencana di Kabupaten Bima saat ini, atas nama Bhayangkari Polri kami berharap agar semua pihak bisa hadir menyentuh mereka. Sebab, para korban bencana banjir bandang di kabupaten Bima membutuhkan sentuhan dari pihak manapun.

“Kami dari Bhayangkari Polri, Alhamdulilah tetap memperhatikan mereka, salah satunya dengan membuka dapur umum dan kemudian menyerahkan makanan dan minuman bagi korban banjir bandang di Kabupaten Bima ini. Selanjutnya, kami juga berharap agar para pihak bisa hadir memberikan bantuan kepada para korban bencana banjir bandang di Kabupaten Bima ini,” ulas Tita. (RIZAL/FAHRIZ/GILANG/AL/RUDY)

No comments

Powered by Blogger.