Header Ads

Rekaman CCTV Terduga Pembunuh Hasanudin Dicek ke Polda NTB

Kasat Reskrim Polres Bima Kota, Iptu Rayendra Riqiila Adi Putra, S.IK, S.T.K

Visioner Berita Kota Bima-Kasus pembunuhan sadis yang menimpa pegawai DLH Kota Bima, Hasanudin alias Aba Uka, hingga kini pelakunya masih misteri. Namun pihak Polres Bima Kota melalui Sat Reskrimnya, masih bekerja keras untuk mengungkap pelaku pembunuhan terhadap Hasanudin ini.

Kapolres Bima Kota, AKBP Haryo Tejo Wicaksono S.IK, SH melalui Kasat Reskrim setempat, Ipti Rayendra Rizqiila Adi Putra, S.IK, S.T.K yang dimintai komentarnya menjelaskan, penanganan kasus ini masih dilakukan secara intensif oleh Penyidik.

“Sampai saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengumpulkan alat-bukti. Sementara rekaman CCTV terkait terduga pelakunya sudah dikirim untuk dicek lebh lanjut di Mapolda NTB. Pun demikian halnya dengan hal-hal lain yang menyangkut ITE sebelum korban dibunuh,” ungkapnya kepada Visioner.

Kasat Reskrim Polres Bima Kota ini kemudian menangkis adanya isu bahwa telah ditangkapnya seorang waria terkait kasus ini. Seorang waria tersebut, tidak ditangkap dan tidak pula ditahan. Kecuali, yang bersangkutan hanya diperiksa sebagai saksi.

“Isu itu tidak benar. Sampai saat ini, tak seorang pelaku pun yang ditangkap apalagi ditahan. Sekali lagi kami tegaskan, seorang waria tersebut hanya dimintai keteranganya sebagai saksi oleh Penyidik,” ulasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Visioner melaporkan, kasus pembunuhan terhadap Hasanudin ini bermotifkan pencurian dan kekerasan (Curas). Sepeda motor dan HP milik korban yang dibawa kabur oleh para pelakunya, hingga kini belum berhasil ditemukan.

Masih soal kasus ini, warga Kelurahan Rontu Kecamatan Raba menggelar aksi pemblokiran jalan di Rontu hingga mendatangi Mapolres Bima Kota. Warga memblokir jalan hingga mendatangi Mapolres Bima Kota, mendesak Polisi agar segera mengungkap pelaku pembunuhan terhadap Hasanudin.

Sementara Polisi masih bekerja keras untuk mengungkap pelakunya, yakni sejak awal hingga saat ini. Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE dan Kadis DLH Kota Bima H. Muhammad Gawis menyataka duka teramat dalam atas kematian tak wajar yang menimpa ASN pada DLH setempat ini (Hasanudin). Oleh karenanya, baik Walikota Bima maupun Kadis DLH setempat berharap agar Polisi bisa mengungkap pelakunya dan kemudian menghukum sesuai dengan tindakan kejahatan yang dilakukanya.

Sedangkan duka dan air mata keluarga korban, hingga kini masih masih berlangsung. Mereka berharap besar kepada Polisi agar mampu mengungkap pembunuh Hasanuddin. Pertanyaan tentang siapa sesunggunya yang terekam dalam CCTV yang sudah diamankan Polisi hingga di cek ke Mapolda NTB itu, hingga kini masih misteri. (TIM VISIONER) 

No comments

Powered by Blogger.