Header Ads

Tak Kenal Lelah, Bupati Bima Lakukan Trauma Healing di Desa Pela

Bupati Bima Saat Lakukan Trauma Healing di Desa Pela.

Visioner Berita Kabupaten Bima-Setelah melakukan di Desa Rabakodo Kecamatan Woha (8/4) kemarin,  Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, kembali menggelar agenda Trauma Healing di Desa Pela, Kecamatan Monta, Jum'at (9/4/2021).

Selain menyemangati dan menghibur ratusan anak-anak sekolah, Bupati Umi Dinda juga menyerahkan ratusan bingkisan tanggap darurat, bagi warga terdampak yang dipusatkan di Lapangan olah raga Desa Pela.

Bupati Umi Dinda, mengatakan, Desa Pela, yang pertama kali menerima luapan air banjir. Oleh karena itu, kita harus memastikan anak-anak dapat menkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Sehingga bisa berakftivitas dan dijauhkan dari beban fikiran yang macam-macam. Anak-anak harus bisa menerima pelajaran dengan baik.

‘’Terima kasih. Kita sudah bisa bertemu, bertatap muka dengan seluruh anak-anak, ibu guru dan keluarga yang ada di Desa Pela, korban bencana banjir. Mohon maaf, tidak bisa sering menyambangi keluarga di Desa Pela. Karena kita berkeliling juga, untuk memberikan semangat yang sama bagi masyarakat yang ada di desa-desa yang lain,’’ kata Bupati Umi Dinda.

Selain menyemangati anak-anak sekolah, Bupati Bima dua periode ini juga bertemu dengan orang tua murid dan warga korban banjir.

Didampingi Camat Monta Drs. Nurdin, anggota Dewan dari Partai Golkar, asisten Setda dan sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Bima, Bupati Bima mengatakan, terimakasih dapat bersama Bank BRI Bima, untuk memberikan bantuan sembako bagi keluarga terdampak banjir.

Bupati mengaku, sehari setelah banjir, sudah datang di RT 09 bersama Gubernur NTB, meninjau langsung keluarga yang kena musibah.

‘’Saya berharap keluarga di Pela bersabar menghadapi musibah banjir. Tidak saling menyalahkan. Ini adalah ujian, dan kalau kita sabar melaluinya, maka Allah akan meninggikan derajat kita,’’ ujar Bupati.

Kepada Kades Pela, Ketua RT, RW, Kadus dan para relawan, Bupati berharap, dapat membagikan ratusan bingkisan secara merata. Sehingga beban keluarga yang berduka dapat berkurang.

Data yang diperoleh sedikitnya 137 KK, di Desa Pela ikut jadi korban saat banjir bandang beberapa hari lalu. Mereka kebanyak berada pada wilayah pemukiman. Selain itu, ratusan hektar lahan pertanian dan ratusan ekor ternak warga ikut jadi korban. (FAHRIZ)

No comments

Powered by Blogger.